oleh

Nasi Buwohan Bojonegoro, Kuliner Tempo Dulu Kini Jadi Ikon Baru

-Wisata-156 views

Bojonegorotoday.com- Sego buwohan atau nasi buwohan hari ini menjadi pembicaraan diseluruh Bojonegoro. Makanan jenis ini, sebenarnya sudah ada sejak zaman dahulu, meski ada beberapa perbedaan sebutan, seperti sego sruwanan atau sego gantingan, namun istilah khas buwohan baru meledak dalam setahun terakhir dan menjadi buruan pencinta kuliner.

Berbeda dengan nasi bebek, atau nasi pecel, dimana sebutan namanya adalah gabungan dari dua nama makanan, yakni nasi ditambah bebek atau nasi dicampur pecel, namun nasi buwohan adalah nasi yang berasal dari buwohan atau undangan kendurian.

Buwoh berasal dari bahasa jawa. Artinya, menghadiri undangan, baik undangan hajat pernikahan atau sunatan. Nah, saat menghadiri acara tersebut, tamu akan disuguhi makan dan pulangnya dibawakan nasi. Dari situlah istilah nasi buwohan atau sego buwohan berasal.

Inilah fakta-fakta soal nasi buwohan.


  1. Nasi buwohan selalu dibungkus daun jati. Tidak daun lain.
  2. Lauknya sederhana. Yakni, tahu goreng, kabu, dan sayur nangka muda.
  3. Harga umumnya Rp 6 ribu-Rp 10 ribu per bungkus.
  4. Banyak dijual saat pagi. Saat siang atau malam susah didapatkan.
  5. Banyak dijual di warung sederhana. Resto dan hotel belum banyak yang menjual.

(dan)

News Feed