Bawa Jagung di FGD Kadin, Bojonegoro Siap Garap Program Ketahanan Pangan Nasional,

- Reporter

Kamis, 4 Juli 2019 - 02:26

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bojonegorotoday.com_Jakarta_ Untuk mengoptimalkan potensi jagung sebagai bagian dari Program Ketahanan Pangan Nasional, Bupati Bojonegoro, DR. Hj. Anna Mu’awanah, menyampaikan potensi jagung Bojonegoro di Focus Group Discussion (FGD) Kamar Dagang Dan Industri Indonesia (KADIN) Indonesia. Rabu, (03/07).

FGD dengan tema “Strategi Pemanfaatan Jagung Untuk Mendukung Ketahanan Pangan Nasional Berbasis Hewani” dilaksanakan di Menara KADIN Indonesia Jakarta, dihadiri para narasumber diantaranya Direktur Pengadaan Perum Bulog, Mayjen TNI DR. Bachtiar S.IP. A.AP, Ketua Perkumpulan Petani Jagung, Robert
Selain itu, hadir juga Ir. Syukur Iwantoro, M.S MBA Sekjen Kementrian Pertanian RI, Rudyan Kopot Ketua Komite Tetap Perkebunan, Prof. Dr. Ir. Fadel Muhammad Ketua Dewan Jagung Indonesia, H. Suharyo Husen Wakil Ketua Komite Tetap Pertahanan Pangan serta PT. Charoen Pokhpand Indonesia.

Baca Juga :  Tahun lalu 2 Oknum PNS di Pecat, Tahun Ini BKPP Belum Merilis

Prof Dr. Ir Fadel Muhammad, Ketua Dewan Jagung Indonesia mengatakan bahwa produktivitas jagung yang makin melimpah nantinya harus dibarengi dengan upaya pengelolaan yang kompleks.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kita bisa memaksimalkan produksi benih dan pupuk yang berkualitas agar produksi jagung bisa maksimal, tidak turun.” tutur mantan Gubernur Gorontalo.

Bupati Bojonegoro Anna Muawannah, didampingi Helmy Elisabeth, Plt. Kadin Pertanian, Catur Rahayu Plt Dinas Peternakan, Elvia Nuraini Kabid budidaya dan pengembangan ternak, serta Ike Kabid Bappeda, mengatakan bahwa produksi jagung di tahun 2018 sudah menambah surplus hingga 236 ribu Ton.

“Ada 140 H lahan yang belum tergarap maksimal,” jelasnya.

Untuk itu, Pemkab Bojonegoro telah melakukan percepatan pembangunan salah satunya dengan membangun bendung gerak sebagai sumber irigasi air.

Baca Juga :  Perlunya Penegasan Pelaksanaan Proyek di Kabupaten Bojonegoro

“Pengembangan pertanian tidak bisa maksimal tanpa dukungan sumberdaya air,” tambah Bupati perempuan pertama di Bojonegoro.

Upaya lainnya, menurut Anna adalah Pemkab Bojonegoro telah memfasilitasi petani dengan Kartu Petani Mandiri dan Asuransi Usaha Tanaman Pertanian (AUTP) serta peningkatan kapasitas petani melalui 1500 kelompok petani yang sudah terbentuk.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

DPRD Apresiasi Raihan Penghargaan Pemkab Bojonegoro dari Kemendagri
Ketua DPRD Apresiasi Capaian Indeks Kepuasan Masyarakat Bojonegoro
Bupati Bojonegoro Hadiri Sidang Paripurna PAW Ketua DPRD
13 Partai Politik di Bojonegoro Terima Banpol
Natasha Devianti Tegaskan Komitmen Mengawal Masalah Stunting
Banteng Merah Putih Geruduk Kantor DPRD Bojonegoro
Komisi C Dukung Dinas Pendidikan Gelar Sekolah Tatap Muka 100 Persen
Eksekutif dan Legislatif Samakan Persepsi Arah Kebijakan 2021

Berita Terkait

Sabtu, 4 November 2023 - 08:37

Cak Imin Klaim Dapat Dukungan Habib di Solo: Mereka Soroti Pendidikan

Kamis, 10 Februari 2022 - 08:45

Komunitas Petani Muda Bojonegoro Deklarasi Gus Muhaimin Jadi Presiden 2024

Berita Terbaru

Beberapa varietas yang disukai adalah Inpari 32. Para petani menyukai varietas ini karena dinilai memiliki beberapa keunggulan.

Pertanian

Jelang Musim Tanam, Petani Lebih Suka Benih Inpari 32

Minggu, 5 Nov 2023 - 05:06