Berharap Kaum Milenial Bisa Jadi Petani Profesional

- Reporter

Jumat, 6 Desember 2019 - 02:46

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

bojonegorotoday.com | Farida Hidayati, politis Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang duduk di Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) berharap kaum milenial mau menjadi petani menjadikan pertanian sebagai lahan bisnis menjanjikan bukan hanya sekadar profesi turunan temurun.

“Saya sangat berharap kaum milenial masih mau menjadi petani di sawah. Ingat, kaum tani adalah soko guru bangsa yang menjaga ketahanan pangan nasional. Petani Indonesia harus kaya, karena petani itu bukan wilayah kotor,” katanya.

Anggota DPR RI yang terpilih dari Dapil IX Jawa Timur meyakini jika kaum milenial mau turun ke sawah dan menjadi petani profesional maka petani Indonesia tidak akan dipandang sebelah mata oleh bangsa lain.

“Jika banyak petani kaya, sektor pertanian nasional tidak akan dipandang sebelah mata lagi oleh kaum milenial. Kaum muda harus mendukung program pemerintah yakni dalam hal meningkatkan indeks dan produktivitas pertanian, serta mendukung modernisasi teknologi pertanian agar kaum milenial tertarik untuk terjun ke sawah,” katanya.

Farida mengatakan, Gapoktan merupakan wadah bagi petani harus banyak menempatkan kaum muda.

“Gapoktan adalah kumpulan beberapa kelompok tani yang bergabung dan bekerja sama untuk meningkatkan skala ekonomi dan efisiensi usaha,” tuturnya.

Dia menambahkan, melalui Gapoktan kelompok tani dapat lebih berdaya guna dan berhasil guna, serta menyediakan sarana produksi pertanian, peningkatan, permodalan, atau perluasan usaha tani untuk para petani dan kelompok tani dari sektor hulu dan hilir, serta peningkatan kerjasama dan pemasaran produk.

Baca Juga :  Harga Gabah Di Bojonegoro Naik, Ini Kata Petani

“Sudah mulai diterapkan di berbagai wilayah, contoh di daerah pemilihan saya di Bojonegoro Jawa Timur. Sejumlah anak muda kita rekrut untuk menjadi pengurus dan anggota Gapoktan. Saya optimis, dengan peralatan moderen dan pelatihan yang baik, anak-anak muda Indonesia akan menjadi petani yang sukses,” ucapnya.

Farida menegaskan, ia mendiskusikan soal program tani milenial dengan Kementerian Pertanian.

“Saya mendukung anak muda terjun ke sawah, tentu perlu dukungan semua pihak. Khususnya soal pelatihan, peralatan, nah peran pemerintah dalam hal ini Kementerian Pertanian sangat dibutuhkan,” tandasnya. (pkb.or.id)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Pesemaian Padi Mengering, Petani Kepohbaru Terancam Gagal Tanam
Padi Inpari Digdaya, Beras Pulen Kelas Premium Sedigdaya Namanya
Mengenal Varietas Padi Logawa, Lebih Kuat Batangnya Lebih Joss Hasilnya.
Jelang Musim Tanam, Petani Lebih Suka Benih Inpari 32
Siapkan Sarpras Pertanian, Jaga Ketahanan Pangan di Bojonegoro
Harga Gabah Di Bojonegoro Naik, Ini Kata Petani
Tingkatkan Hasil Pertanian, Pemkab Bojonegoro Realisasikan 30.806 Meter JUT
Panen Jagung Pulut, Bupati Harap Gerakan Potensi Lahan Tanaman Pangan

Berita Terkait

Sabtu, 4 November 2023 - 08:37

Cak Imin Klaim Dapat Dukungan Habib di Solo: Mereka Soroti Pendidikan

Kamis, 10 Februari 2022 - 08:45

Komunitas Petani Muda Bojonegoro Deklarasi Gus Muhaimin Jadi Presiden 2024

Berita Terbaru

Beberapa varietas yang disukai adalah Inpari 32. Para petani menyukai varietas ini karena dinilai memiliki beberapa keunggulan.

Pertanian

Jelang Musim Tanam, Petani Lebih Suka Benih Inpari 32

Minggu, 5 Nov 2023 - 05:06