oleh

Berharap Kaum Milenial Bisa Jadi Petani Profesional

-Pertanian-81 views

bojonegorotoday.com | Farida Hidayati, politis Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang duduk di Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) berharap kaum milenial mau menjadi petani menjadikan pertanian sebagai lahan bisnis menjanjikan bukan hanya sekadar profesi turunan temurun.

“Saya sangat berharap kaum milenial masih mau menjadi petani di sawah. Ingat, kaum tani adalah soko guru bangsa yang menjaga ketahanan pangan nasional. Petani Indonesia harus kaya, karena petani itu bukan wilayah kotor,” katanya.

Anggota DPR RI yang terpilih dari Dapil IX Jawa Timur meyakini jika kaum milenial mau turun ke sawah dan menjadi petani profesional maka petani Indonesia tidak akan dipandang sebelah mata oleh bangsa lain.

Baca Juga :  Berharap di Komisi IV, Fokus Kembangkan Agroindustri Pertanian dan Ekonomi Kreatif

“Jika banyak petani kaya, sektor pertanian nasional tidak akan dipandang sebelah mata lagi oleh kaum milenial. Kaum muda harus mendukung program pemerintah yakni dalam hal meningkatkan indeks dan produktivitas pertanian, serta mendukung modernisasi teknologi pertanian agar kaum milenial tertarik untuk terjun ke sawah,” katanya.

Farida mengatakan, Gapoktan merupakan wadah bagi petani harus banyak menempatkan kaum muda.

Baca Juga :  Apresiasi Panen Tembakau, Bupati Dorong Petani Tingkatkan Kualitas.

“Gapoktan adalah kumpulan beberapa kelompok tani yang bergabung dan bekerja sama untuk meningkatkan skala ekonomi dan efisiensi usaha,” tuturnya.

Dia menambahkan, melalui Gapoktan kelompok tani dapat lebih berdaya guna dan berhasil guna, serta menyediakan sarana produksi pertanian, peningkatan, permodalan, atau perluasan usaha tani untuk para petani dan kelompok tani dari sektor hulu dan hilir, serta peningkatan kerjasama dan pemasaran produk.

“Sudah mulai diterapkan di berbagai wilayah, contoh di daerah pemilihan saya di Bojonegoro Jawa Timur. Sejumlah anak muda kita rekrut untuk menjadi pengurus dan anggota Gapoktan. Saya optimis, dengan peralatan moderen dan pelatihan yang baik, anak-anak muda Indonesia akan menjadi petani yang sukses,” ucapnya.

Baca Juga :  Apresiasi Panen Tembakau, Bupati Dorong Petani Tingkatkan Kualitas.

Farida menegaskan, ia mendiskusikan soal program tani milenial dengan Kementerian Pertanian.

“Saya mendukung anak muda terjun ke sawah, tentu perlu dukungan semua pihak. Khususnya soal pelatihan, peralatan, nah peran pemerintah dalam hal ini Kementerian Pertanian sangat dibutuhkan,” tandasnya. (pkb.or.id)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *