Diharapkan Tumbuh Kader Ideologis, Militan dan Berkontribusi untuk Daerah

- Reporter

Rabu, 4 Maret 2020 - 08:30

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

bojonegorotoday.com – Pelatihan Kader Lanjut (PKL) IV Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Bojonegoro yang dilaksanakan beberapa waktu lalu diharapkan tumbuh kader ideologis, militan dan berkontribusi untuk daerah.

Hal itu seperti yang disampaikan Ketua Umum PC PMII Bojonegoro, M Nur Hayan kepada bojonegorotoday.com, Rabu (04/03/2020). PKL IV tersebut dilakukan di Aula Tirtawana Dander Bojonegoro, Senin (02/03/2020) lalu.

“PKL IV dirangkai dialog interaktif dengan tema Membangun Kualitas SDM, antara Wacana atau Fakta,” katanya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dihadiri Wakil Bupati Bojonegoro, Drs H Budi Irawanto MPd, Ketua Mabincab PMII Bojonegoro, Ahmad Taufiq SHi MSi dan tamu undangan beserta puluhan Anggota dan Kader PMII se Bojonegoro.

Baca Juga :  PMII Unugiri Bojonegoro Galang Dana Untuk Korban Bencana Alam Kalsel dan Sulbar

Dalam sambutannya, Ketua Panitia PKL IV, Sahabat Dias menyampaikan, PMII memiliki amanah kaderisasi dalam membentuk serta mengasah kemampuan kader yang juga merupakan SDM Daerah, dari posisi dan perannya, maka dengan memohon rahmad dan ridlo Allah SWT.

“Semoga para keder lulusan PKL Bojonegoro akan jadi kader militan yang terus konsisten di jalur pergerakan,” ucapnya.

Ketua Umum Cabang Bojonegoro, M Nur Hayan menyampaikan terimakasih kepada seluruh panitia, tamu undangan terutama, kehadirannya Bapak Drs H Budi Irawanto Wakil Bupati Bojonegoro yang membuka Dialog Intetaktif dan PKL IV.

“Terkait mengenai pembangunan kualitas SDM, Pelatihan Kader Lanjut IV diharapkan dapat mencetak kader yang ideologis, militan serta mampu berkontribusi terhadap pembangunan daerah,” harapnya.

Baca Juga :  Kader NU Tak Goyah Menjaga Ideologi dan Nasionalisme

Sementara itu, Ketua Mabincab PC PMII Bojonegoro, Ahmad Taufiq menyampaikan bahwa keberadaan organisasi PMII, HMI, GMNI terbuka lebar untuk modal social, apalagi PMII 49,3% dimana hal ini merupakan modal sosial untuk membangun arti penting sebuah keberadaan sosial.

“Pelatihan Kader Lanjut sebagai tolak ukur Kaderisasi untuk medekonstruksi gerakan dan pikiran untuk pembangunan daerah,” katanya.

Wakil Bupati Bojonegoro, Drs H Budi Irawanto mengapresiasai adanya kegiatan seperti ini oleh organisasi PMII. Diharapkan para aktivis dapat berkontribusi dan memberikan masukan kepada pemerintahan daerah bojonegoro.

“Karena saya yakin tujuan pemerintah daerah dan kalian organisasi pergerakan itu sama yaitu untuk membawa Bojonegoro yang lebih baik lagi,” pungkasnya. (sis/yud)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Bupati Anna Berharap Muhammadiyah dan Pemerintah Daerah Bisa Sinergi
Perkuat Komunikasi Antar Lembaga, Bupati Anna Buka TKD Karang Taruna
Transformasi Digital, Lakpesdam NU Bojonegoro Luncurkan Website Banom dan Lembaga
Bupati Anna Resmikan Gedung Graha Pergerakan IKA PMII Bojonegoro
Hadiri Pelantikan DPC GMNI, Bupati Bojonegoro Ajak Kolaborasi Pembangunan
Kongres BEM PTNU Nusantara, Bupati Bojonegoro Ajak Mahasiswa Kembangkan Inovasi
Perkuat Intelektual Sarjana, PAC ISNU Kanor Gelar Pelatihan Penguatan SDM
PC Fatayat NU Bojonegoro Sukses Wujudkan Rumah Layak Huni
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 4 November 2023 - 08:37

Cak Imin Klaim Dapat Dukungan Habib di Solo: Mereka Soroti Pendidikan

Kamis, 10 Februari 2022 - 08:45

Komunitas Petani Muda Bojonegoro Deklarasi Gus Muhaimin Jadi Presiden 2024

Berita Terbaru

Beberapa varietas yang disukai adalah Inpari 32. Para petani menyukai varietas ini karena dinilai memiliki beberapa keunggulan.

Pertanian

Jelang Musim Tanam, Petani Lebih Suka Benih Inpari 32

Minggu, 5 Nov 2023 - 05:06