Musafir

- Reporter

Selasa, 10 Maret 2020 - 00:12

facebook twitter whatsapp copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hidupku bagai balada seorang musafir yang sudah tua renta, berjalan tertatih tatih di padang pasir dengan sisa-sisa kekuatan yang ada

Tiada teman, sahabat atau apapun namanya untuk dapat berbagi dalam kesepian, kesendirian, dan kesunyian

Harapan sang musafir tua, ingin mencapai kebahagiaan, ketentraman dalam ridho ilahi di ufuk sebelah sana

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Adakah sang musafir tua bisa mencapai ufuk yang didambakan atau akan jatuh tersungkur tidak dapat bangun lagi untuk melanjutkan perjalanannya

Kalau itu yang terjadi sang musafir jatuh tersungkur yaitulah kisah dramatis nan menyedihkan sang musafir tua

Tetapi kalau sang musafir tua dengan sisa-sisa kekuatannya dapat mencapai titik ufuk tempat kebahagiaan, ketentraman, dan ridho Allah swt maka itulah bianglala pelangi indah yang dapat dipeluk dengan dekapan tangan dan penuh sarat kebahagiaan

Baca Juga :  AMANAH

Oleh: Onoyigus

Facebook Comments Box

Berita Terkait

AMANAH
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 4 November 2023 - 08:37

Cak Imin Klaim Dapat Dukungan Habib di Solo: Mereka Soroti Pendidikan

Kamis, 10 Februari 2022 - 08:45

Komunitas Petani Muda Bojonegoro Deklarasi Gus Muhaimin Jadi Presiden 2024

Berita Terbaru

Beberapa varietas yang disukai adalah Inpari 32. Para petani menyukai varietas ini karena dinilai memiliki beberapa keunggulan.

Pertanian

Jelang Musim Tanam, Petani Lebih Suka Benih Inpari 32

Minggu, 5 Nov 2023 - 05:06