oleh

Lazisnu Kepohbaru Gandeng Banom NU Lakukan Penyemprotan Disinfektan

bojonegorotoday.comKabupaten Bojonegoro menyandang status siaga darurat bencana non alam epidemi virus corona (Covid-19). Seluruh elemen masyarakat Bojonegoro pun diminta siap siaga pencegahan penyebaran virus dari wuhan ini.

Lembaga Amil Zakat, Infaq dan Sedekah (Lazisnu) Kecamatan Kepohbaru, Kabupaten Bojonegoro bekerjasama Badan Otonom (Banom) Nahdlatul Ulama, selama dua hari melakukan penyemprotan disinfektan 24-25 Maret 2020.

Hal ini sebagai bentuk kesiapsiagaan dalam pencegahan penyebaran Covid-19. Penyemprotan cairan disinfektan dilakukan di masjid, mushala-mushala dan lembaga pendidikan di seluruh wilayah Kecamatan Kepohbaru.

Baca Juga :  Bupati Bojonegoro Harapkan Dinkes Lebih Serius Tangani AKI AKB

“Kami melakukan ini sebagai wujud kepedulian Lazisnu pada masyarakat untuk mengantisipasi penyebaran virus corona,” kata Ketua Lazisnu Kepohbaru, Khusnul Ma’arif kepada bojonegorotoday.com, Rabu (25/03/2020).

Langkah antisipasi penyebran virus corona dengan menyemprotkan cairan disinfektan ke sejumlah fasilitas umum. Lalu, penyemprotan disinfektan di tempat ibadah dilakukan setelah berkoordinasi dengan pihak sesepuh, ulama, serta takmir masjid dan mushala setempat.

Baca Juga :  Dinkes Bersama Kodim Cek Warga Bojonegoro Sepulang dari Luar Negeri

“Kita gandeng teman-teman Banom NU, Ansor dan Banser serta Fatayat, Muslimat dan IPNU-IPPNU untuk melaksanakan kegiatan yang dilakukan sejak kemarin, karena untuk merampungkan penyemprotan ke sejumlah fasum ibadah dan lembaga pendidikan tidak cukup dilakukan sehari,” ucapnya.

Sementara itu, Wakil Ra’is Syuriah MWC NU Kepohbaru, Kyai Muhammad Gufron menyambut baik upaya pencegahan penyebaran virus corona yang diinisiasi Laziznu Kepohbaru tersebut.

“Langkah ini patut kita apresiasi. Selaku Orang tua saya mengucapkan terimakasih atas kepedulian Lazisnu dan Seluruh Banom NU terhadap masyarakat,” ungkapnya.

Baca Juga :  352 Desa Bebas ODF, Tahun Ini Target Selesai

Kiyai Ghufron mengajak kepada seluruh masyarakat Kepohbaru agar tetap tenang, menjaga kebersihan di lingkungan masing-masing dan menaati imbauan-imbauan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro.

“Sebagai umat Islam kita jangan panik, yang terpenting selalu berdoa kepada Allah SWT, semoga musibah corona cepat berlalu atas ijin Allah,” pesan Kyai Gufron. (red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Today