Pesta Pernikahan di Bojonegoro Ini Terpaksa Dibubarkan Petugas

- Reporter

Minggu, 29 Maret 2020 - 12:12

facebook twitter whatsapp copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

bojonegorotoday.com Acara pernikahan di rumah Hamdan, warga Dusun Gembol RT 07 RW 02 Desa Sidomulyo, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur terpaksa dibubarkan dan diberi peringatan keras oleh petugas.

Petugas gabungan dari Polsek, Koramil, Satpol PP Kecamatan Kedungadem serta Kepala Desa Sidomulyo memberikan memberikan peringatan keras, lantaran nekat menggelar acara pernikahan ditengah pandemik corona.

Kapolsek Kedungadem, AKP Agus El Fauzi mengungkapkan, bahwa sebelumnya pihak polsek telah memberikan peringatan menunda pesta pernikahan tersebut. Namun tak diindahkan. Pun, pihaknya mendatangi acara pernikahhan tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sebumnya, kami sudah mengingatkan supaya pesta yang mengundang orang banyak berkumpul ini ditunda, karena saat ini sedang gencar memerangi penyebaran virus corona,” kata Kapolsek, Minggu (29/03/2020).

Baca Juga :  Pemkab Bojonegoro Siapkan RS Sementara Untuk Pasien Corona

Petugas juga menyarankan kepada para undangan untuk pulang ke rumah masing masing guna pencegahan sebaran Covid-19, serta mengingatkan agar tetap berada di rumah masing masing.

“Jika memang melangsungkan pernikahan, bisa dilaksanakan pernikahannya dengan orang terbatas sesuai protap pencegahan Covid-19 dan untuk pesta pengumpulan masa agar tidak dilakukan dan bisa di tunda,” ucapnya menegaskan.

Kapolsek mengingatkan kepada masyarakat tentang  Undang Undang nomor 4 Tahun 1984 tentang penyakit atau wabah menular, Pasal 14 (1) barang siapa yang menghalang halangi pelaksanaan penanganan wabah penyakit yang menular bisa di pidana 1 tahun penjara.

Juga disampaikan terkait Undang Undang No 6 Tahun 2018, tentang ke karangtinaan kesehatan, bahwa setiap orang yang tidak mematuhi Undang Undang, yang berlaku dan menghalangi penyelenggara ke karangtinaan yang menyebabkan ke daruratan, akan di Penjara 1 Tahun dan Denda 100 Juta Rupiah. (mil/yud)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Peringati MayDay 2023, DPC Sarbumusi NU Bojonegoro Launching LBH BUMI
Tiga Pilar Bubulan Kawal Penyaluran Migor Subsidi
Beredar Kabar Hoax Tim Covid Hunter Turun Malam Hari di Bojonegoro
Bentuk Karakter Generasi Muda, Koramil Dander Rutin Latih Beladiri
Sempat Gegerkan Warga, Korban Meninggal Mendadak Ternyata ODGJ
Forkopimda Bojonegoro Dukung Penuh Gerakan Jatim Bermasker
Bawa Tuntutan, Demo Forum Kedaulatan Masyarakat Bojonegoro Terkesan Lucu
Dua Pasangan Diduga Mesum Diamankan Satpol PP

Berita Terkait

Kamis, 21 Desember 2023 - 04:12

Pesemaian Padi Mengering, Petani Kepohbaru Terancam Gagal Tanam

Minggu, 5 November 2023 - 14:46

Padi Inpari Digdaya, Beras Pulen Kelas Premium Sedigdaya Namanya

Minggu, 5 November 2023 - 05:51

Mengenal Varietas Padi Logawa, Lebih Kuat Batangnya Lebih Joss Hasilnya.

Jumat, 24 Februari 2023 - 01:37

Siapkan Sarpras Pertanian, Jaga Ketahanan Pangan di Bojonegoro

Jumat, 3 Februari 2023 - 02:03

Harga Gabah Di Bojonegoro Naik, Ini Kata Petani

Selasa, 13 Desember 2022 - 01:00

Tingkatkan Hasil Pertanian, Pemkab Bojonegoro Realisasikan 30.806 Meter JUT

Sabtu, 1 Oktober 2022 - 10:31

Panen Jagung Pulut, Bupati Harap Gerakan Potensi Lahan Tanaman Pangan

Selasa, 6 September 2022 - 03:06

Fun Farmer’s Day 2022, Kuatkan Produk Lokal Pertanian Bojonegoro

Berita Terbaru