Operasional Pasar Dibatasi, Pendapatan Pedagang Pasar Turun

- Reporter

Minggu, 5 April 2020 - 02:10

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

bojonegorotoday.com – Semua pasar di wilayah Kabupaten Bojonegoro jam operasionalnya dibatasi oleh pemerintah daerah setempat. Mulai pukul 06.00 Wib hingga pukul 14.30 Wib. Hal ini dilakukan dalam rangka memutus sebaran virus corona (Covid-19).

Plt Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Kabupaten Bojonegoro, Sukaemi mengatakan, hal ini diberlakukan sejak 28 Maret 2020 lalu. Berlaku untuk semua pasar daerah dan pasar desa hingga aman dari sebaran Covid 19 di kota kaya Migas ini.

“Diharapkan para pedagang bisa memahami kondisi saat ini,” katanya kepada bojonegorotoday.com (BToday).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sukaemi menjelaskan, pembatasan jam operasional dilakukan sebagai upaya mengurangi kerumunan masyarakat sesuai dengan instruksi pemerintah. Pintu-pintu masuk ke area pasar juga akan dibatasi untuk meminimalisasi risiko, seperti di pasar tradisional Kota Bojonegoro.

Baca Juga :  Cegah Sebaran Covid-19, Koramil Bubulan Bangun Bilik Sterilisasi

“Agar penyebarannya tidak meluas dan berkembang menjadi gangguan terhadap keamanan, dan ketertiban masyarakat,” ucapnya.

Aturan tersebut merupakan instruksi pemerintah untuk membatasi interaksi sosial guna menekan risiko penularan Covid-19. Pihaknya bakal terus menjalankan seluruh instruksi pemerintah.

“Kita berharap pedagang untuk melakukan aktifitas sesuai jadwal berjualan yang telah ditetapkan, untuk mengurangi resiko penyebaran virus corona,” tandasnya.

Sementara itu, salah satu pedagang di pasar kota Bojonegoro, Sulastri, mendukung dari instruksi yang diberikan oleh Pemkab Bojonegoro guna menekan penyebaran covid-19 di Bojonegoro, walaupun memangkas jam buka dari tokonya.

“Dirinya juga berharap kondisi seperti ini segera bisa berlalu dan kembali normal seperti biasanya. Sebab, mulai adanya Covid-19 ini pendapatanya menurun cukup drastis,” imbuhnya. (mil/yud)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Peringati MayDay 2023, DPC Sarbumusi NU Bojonegoro Launching LBH BUMI
Tiga Pilar Bubulan Kawal Penyaluran Migor Subsidi
Beredar Kabar Hoax Tim Covid Hunter Turun Malam Hari di Bojonegoro
Bentuk Karakter Generasi Muda, Koramil Dander Rutin Latih Beladiri
Sempat Gegerkan Warga, Korban Meninggal Mendadak Ternyata ODGJ
Forkopimda Bojonegoro Dukung Penuh Gerakan Jatim Bermasker
Bawa Tuntutan, Demo Forum Kedaulatan Masyarakat Bojonegoro Terkesan Lucu
Dua Pasangan Diduga Mesum Diamankan Satpol PP

Berita Terkait

Sabtu, 4 November 2023 - 08:37

Cak Imin Klaim Dapat Dukungan Habib di Solo: Mereka Soroti Pendidikan

Kamis, 10 Februari 2022 - 08:45

Komunitas Petani Muda Bojonegoro Deklarasi Gus Muhaimin Jadi Presiden 2024

Berita Terbaru

Beberapa varietas yang disukai adalah Inpari 32. Para petani menyukai varietas ini karena dinilai memiliki beberapa keunggulan.

Pertanian

Jelang Musim Tanam, Petani Lebih Suka Benih Inpari 32

Minggu, 5 Nov 2023 - 05:06