oleh

Data Baru, 32.605 ODR dan 185 OTG, Dinkes : Juga Rawan Penularan

bojonegorotoday.com – Peningkatan upaya pencegahan virus corona (Covid-19) di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, hendaknya lebih ditingkatkan. Sebab, di kota Migas ini sedikitnya ada 32.605 orang dengan resiko (ODR), Kamis (16/04/2020).

Selain itu, data yang dirilis Humas Pemkab Bojonegoro tanggal 16 April 2020 juga terdapat 185 orang tanpa gejala (OTG). Dua status itu juga rawan penularan. Namun sebaliknya, jika dipantau sejak awal, dapat dicegah. Sehingga tim Gugus Tugas harus maksimal.

Baca Juga :  Tim Kuasa Hukum Tan Tjin Wat bakal Tempuh Jalur Hukum Gegara Ini

Kasi Penanggulangan Penyakit Menular, Dinkes Bojonegoro, dr Whenny Dyah Prajanti menjelaskan, ODR adalah orang yang memiliki riwayat perjalanan dari wilayah zona merah. Sedangkan OTG adalah orang yang berkontak dengan pasien positif corona.

Karena itu, lanjut dia, alasan puluhan orang yang berkontak dengan empat positif Covid-19 tidak masuk dalam data ODP, tapi OTG. Sebab mereka yang kental berkontak fisik itu memang tidak ada gejalanya. Namun, tetap dilakukan pemeriksaan sesuai SOP Covid-19.

Baca Juga :  Lagi, Kejari Bojonegoro Salurkan Ratusan Paket Sembako

“ODR adalah orang yang memiliki riwayat perjalanan dari wilayah zona merah, sedangkan OTG adalah orang yang berkontak dengan pasien positif corona,” jelasnya.

Sementara itu, Kabag Humas Pemkab Bojonegoro Masirin mengungkapkan, upaya peningkatan pencegahan virus corona tetap dilakukan sesuai standar operasional satuan tim Gugus Tugas di kecamatan maupun desa di wilayah Bojonegoro.

Baca Juga :  Putus Rantai Covid-19, Kapolres dan Dandim Tinjau Kampung Tangguh Semeru

“Upaya peningkatan pencegahan penyebaran Covid-19 telah dilakukan,” ucap Masirin.

Hal ini juga tidak lantas dilakukan tim Gugus Tugas saja. Melainkan semua warga Bojonegoro wajib turut serta dalam upaya peningkatan pencegahan penyebaran virus corona ini secara sadar. Sadar bahwa memang virus ini tidak bisa disepelekan.

“Informasi tentang data sebaran, wilayah kecamatan dan desa terjangkit lebih lengkap dapat dilihat di website lawancorona.bojonegorokab.go.id,” imbuhnya. (mil/yud)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Today