oleh

Tabrakan Beruntun di Tikusan, 4 Kendaraan Ringsek

bojonegorotoday.comKecelakaan beruntun terjadi di Jalan Raya Bojonegoro – Surabaya terpatnya turut Desa Tikusan, Kecamatan Kapas, Kamis (21/05/2020) sekitar pukul 01.30 Wib. Penyebab kecelakaan tersebut diduga sopir mengantuk.

Akibat kecelakan tersebut tidak ada korban jiwa. Hanya, kendaraan yang terlibat kecelakaan mengalami ringsek dibagian depan hingga belakang mobil. Ringsek ringan, sedang, hingga berat. Kerugian materil yang dialami sekitar Rp 50 juta.

Baca Juga :  Pandemi Corona, Ketersediaan Beras Bulog Dianggap Masih Aman

Kanit Laka Lantas Polres Bojonegoro, Iptu Suiswanto mengatakan, ada empat kendaraan roda empat yang terlibat kecelakaan tersebut. Kronologinya, empat kendaraan itu sama-sama melaju dari arah timur ke barat dengan kecepatan pelan merambat.

“Sesampainya di TKP depan Agroguna, Pengemudi Truck Fuso, Daryanto, diduga mengantuk dan tidak bisa menguasai kendaraan sehingga terjadi lakalantas beruntun,” katanya kepada bojonegorotoday.com saat dikonfirmasi.

Truck Fuso nopol S 9158 UJ yang dikemudikan Daryanto (Paling belakang), nubruk Mobil Kijang warna biru nopol S 1657 AI dikemudikan Dedi Hermanto, nubruk Truck nopol S 9012 JA yang dikemudikan Suliadi, nubruk Truck nopol N 8724 UK yang dikemudikan Yoyok Supriyanto.

Baca Juga :  Sambut Lebaran, Kapolres Bojonegoro beserta Forkopimda Gelar Takbir Virtual

“Bersyukur tidak ada korban jiwa akibat kecelakaan tersebut,” ucap Kanit Laka Lantas.

Identitas pengemudi, Dedi Hermanto (35) Desa Pandanlancar 02/05 Kecamatan Deket Kabupateb Lamongan (Material). Kemudian, Suliadi (51) Dusun Slempit 01/02 Desa Mokokusumo, Kecamatan Kemlagi Mojokerto (Material).

Lalu, Lanjut Kanit Laka Lantas, Yoyok Supriyanto (42) Jalan Cisadane, 01/04 Desa Sumberbendo Kecamatan Pare Kabupaten Kediri dan Daryanto (50) Lingtuk Buntung, 4/8, Cepu, Kabupaten Blora Jawa Tengah mengalami kerugian materil.

Baca Juga :  Sempat Kritis, Bocah 3 Tahun Jadi Korban Kecelakaan Kereta Api

“Kami menghimbau untuk tetap berhati-hati saat berkendara. Jika mengantuk beristirahatlah terlebih dulu. Stop kecelakaan, utamakan keselamatan,” tutupnya. (mil/yud)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *