oleh

Terdakwa Pembunuhan Janda Divonis 12 Tahun Penjara

bojonegorotoday.com – Terdakwa pembunuhan janda di lokasi saluran irigasi waduk Desa Sumodikaran, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, berinisial ST (19) divonis Majelis Hakim Pengadilan Negeri Bojonegoro selama 12 tahun penjara.

Vonis terdakwa lebih ringan dari tuntutan JPU selama 17 tahun penjara. Namun, vonis majelis hakim tersebut sudah duapertiga dari tuntutan jaksa penuntut umun (JPU). Terlebih, majelis hakim memiliki pertimbangan lain, misal hal yang meringankan terdakwa.

Hal-hal yang meringankan terdakwa yakni, terdakwa mengakui perbuatannya sehingga memperlancar jalannya sidang. Terdakwa merasa bersalah dan menyesal. Terdakwa belum pernah dihukum.

Baca Juga :  Penggunaan Masker bagi Hakim saat Sidang, Begini Penjelasannya

“Selain itu, terdakwa masih berusia muda atau pelajar, diharapkan dapat memperbaiki perilakunya,” kata Humas Pengadilan Negeri Bojonegoro, Isdaryanto SH MH, kepada bojonegorotoday.com, Minggu (31/05/2020).

Sedangkan, hal-hal yang memberatkan terdakwa yakni, perbuatan terdakwa telah mengakibatkan hilangnya nyawa orang lain. Perbuatan terdakwa meresahkan masyarakat.

Setelah majelis hakim mempertimbangkan hal-hal tersebut, ditambah ada fakta persidangan bahwa terdakwa melakukan perbuatan itu karena ada rangkaian pengancaman oleh korban, maka majelis memutuskan hukuman 12 tahun.

Baca Juga :  Unggul Tri EM Jabat Ketua Pengadilan Negeri Bojonegoro

“Vonis sudah lebih dua pertiga dari tuntutan jaksa,” jelasnya.

Isdaryanto menambahkan, ada fakta persidangan berdasarkan keterangan saksi saksi dan terdakwa. Bahwa terdakwa dimintai sejumlah uang, diancam akan memberitahukan ke orang tua terdakwa terkait kehamilan korban.

“Terkait membuktikan korban hamil dengan siapa, ini sulit dibuktikan karena korban sudah meninggal,” ucapnya.

Sidang pembacaan vonis terdakwa warga Desa Sumodikaran, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro itu dilakukan secara vidcon pada Rabu (20/05/2020). Putusan tersebut telah inkracht (putusan yang berkekuatan hukum tetap).

Baca Juga :  Berbagi Masker serta Kampanyekan Zona Integritas dan Layanan Pengadilan

“Antara terdakwa dan jaksa, sama-sama menerima,” ujarnya.

Diketahui, korban berinisial AI berusia 20 tahun asal Desa Ngumpakdalem, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro merupakan kekasih terdakwa. Pada saat terbunuh, korban tengah hamil empat bulanan. (mil/yud)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Today