oleh

Gotong Royong Anak Bangsa Menjadi Modal dalam Menghadapi Pandemi

-Nasional-117 views

bojonegorotoday.com – Wakil Ketua DPRD Bojonegoro, Hj Mitroatin, menyampaikan Pancasila adalah mempersatukan bangsa di tengah virus corona. Hari-hari dihadapkan pada upaya bersama menghadapi wabah virus corona (Covi-19) yang menjadi bencana global.

Kehadiran COVID-19 tersebut membuat masyarakat berada dalam situasi yang tidak nyaman dan penuh ketidakpastian. Semua wajib bersyukur bahwa di Indonesia yang memiliki dasar Negara Pancasila. Pancasila mempunyai sila sila yang sangat luhur.

“Bisa kita implementasikan dalam kehidupan di tengah pandemi corona, seperti gotong royong tawakkal dan usaha pada saat pandemi saling membantu bahu membahu,” jelasnya kepada bojonegorotoday.com, Senin (01/06/2020).

Baca Juga :  Dilema Peran Perawat saat Pandemi

Pancasila dalam tindakan melalui gotong-royong telah dipraktikan sebagian masyarakat selama Pandemi Covid-19 melanda Indonesia. Gotong royong sesama anak bangsa inilah yang menjadi modal dalam menghadapi pandemi corona virus ini.

“Gotong royong ini pula yang bisa menjadi modal utama, dalam mewujudkan kemandirian Bangsa Indonesia di tengah pandemi Covid-19,” tandas Wakil Ketua DPRD dari Fraksi Golkas ini.

Hj Mitroatin mengungkapkan, Pancasila sebagai Ideologi Negara, tidak hanya menyatukan kemajemukan etnis, budaya, dan agama. Tetapi juga menjadi modal bangsa untuk saling bergotong royong untuk menghadapi permasalahan Pandemi Covid-19 bersama-sama.

Baca Juga :  Hari Kartini Ditengah Pandemi, Ini yang Dilakukan Dharma Wanita di Bojonegoro

Sila pertama, sebagai manusia beragama, adanya pandemi ini harus dijadikan sebagai muhasabbah untuk menuju kehidupan yang lebih baik. Terus tawakkal dan berusaha untuk menghadapi pandemi agar cepat selesai.

Sila kedua, teposliro kemausiaan saling membantu yang mmpu membntu yang tidak mmpu, utamanya yang teerdampak Covid-19. Sila ketiga, bersatu padu bersama menghadapi tidak memandang agama suku etnis di Indonesia saling membantu.

Baca Juga :  NU Minta Pesantren Tak Terprovokasi Teror Orang Gila

“Sila keempat, di dalam menghadapi pandemi kita harus mengikuti aturan pemerintah dan umarok. Dan kalau ada masalah dimusyawarahkan terlebih dahulu,” tutur Politisi Partai berlambang Pohon Beringin ini.

Kemudian Sila kelima, dengan bersama-sama menghadapi sesuai dengan cerminan diatas, maka Insya Allah di tengah pandemi ini akan ada rasa adil nyaman bagi masyarakat Indonesia khususnya Bojonegoro.

“Selamat Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2020, mari kita terus bergerak bersama dalam menghadapi pandemi,” pungkasnya. (mil/yud)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Today