oleh

Kopi Tebing di Baureno Suguhkan Keindahan Senja

bojonegorotoday.com – Beragam inovasi terus dilakukan untuk mengembangkan sektor ekonomi krearif. Seperti yang dilakukan Radi, pemilik ‘Kopi Tebing’ di Gunung Pegat Desa Sumuragung, Kecamatan Baureno, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur ini.

Kopi Tebing milik pria berumur 45 tahun ini, berada di salah satu tebing gunung pegat. Salain memiliki panggung akustik, suasana di pagi hari sangat sejuk. Harga makanan dan minuman pun cukup terjangkau. Rata-rata pengunjungnya adalah anak-anak muda.

“Tak kalah menariknya, di Kopi Tebing ini pengunjung dapat menik mati sunset atau senja di sore hari,” kata Radi kepada bojonegorotoday.com, Kamis (18/06/2020) siang.

Baca Juga :  Wisata Tangguh Semeru Pastikan Tempat Wisata Terapkan Protokol Kesehatan

Saat sore hari pengunjung dapat menikmati senja atau proses matahari terbenam. Pemandangan yang nikmat untuk sejenak melepas penat dari aktifitas sehari-hari. Pegunjung di sore hari memang cukup banyak dibandingkan pagi maupun siang hari.

“Kopi Tebing ini baru buka pada 10 Juni lalu, tapi Alhamdulillah perkembangannya cukup baik,” ujarnya.

Awal mula ia mendirikan Kopi Tebing ini terinspirasi dari perkembangan zaman dan sisi bisnis untuk menjangkau kaum milenial dan kongkow keluarga. Kopi Tebing ini jug cocok untuk kongkow keluarga. Ada fasilitas indoor dan outdoor.

Baca Juga :  Tahun Ini, Disdag Target Cetak 31 ribu Kartu Pedagang Produktif

“Harga minuman dan makanan disini mulai dari 3 ribu hingga 15 ribu,” katanya.

Kopi Tebing buka mulai pukul 08.00 Wib hingga pukul 22.00 Wib. Namun, diatas jam tersebut terkadang juga masih melayani pengunjung. Lokasi Kopi Tebing ini cukup strategis, tidak jauh dari jalan raya, hanya berjarak sekitar 50 meter.

Bangunan Kopi Tebing ini cukup sederhana. Untuk beribadah, pengunjung tidak perlu bingung sebab pihak Magajemen sudah menyediakan Mushola bagi para pengunjung. Tempat parkir kendaraan juga cukup luas untuk sepeda motor dan mobil.

Baca Juga :  Paguyuban MPSI Prihatin Adanya Wacana Kenaikan Cukai

“Saat ini kami baru mempunyai 8 karyawan,” ujar pria beranak 4 ini.

Radi mengungkapkan, kedepan Kopi Tebing ini bakal dikonsep ada spot-spot foto bagi pengunjung. Tujuannya untuk mamanjakan pengunjung sehingga setelah dari Kopi Tebing minimal ada kenang-kenangan spot foto yang bagus dan bakal kembali.

“Meski tergolong baru, selain pengunjung dari Bojonegoro sudah ada pengunjung dari Lamongan dan Tuban,” tutup pria kelahiran Lamongan ini. (mil/yud)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Today