Kopi Tebing di Baureno Suguhkan Keindahan Senja

- Reporter

Kamis, 18 Juni 2020 - 07:20

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

bojonegorotoday.com – Beragam inovasi terus dilakukan untuk mengembangkan sektor ekonomi krearif. Seperti yang dilakukan Radi, pemilik ‘Kopi Tebing’ di Gunung Pegat Desa Sumuragung, Kecamatan Baureno, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur ini.

Kopi Tebing milik pria berumur 45 tahun ini, berada di salah satu tebing gunung pegat. Salain memiliki panggung akustik, suasana di pagi hari sangat sejuk. Harga makanan dan minuman pun cukup terjangkau. Rata-rata pengunjungnya adalah anak-anak muda.

“Tak kalah menariknya, di Kopi Tebing ini pengunjung dapat menik mati sunset atau senja di sore hari,” kata Radi kepada bojonegorotoday.com, Kamis (18/06/2020) siang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat sore hari pengunjung dapat menikmati senja atau proses matahari terbenam. Pemandangan yang nikmat untuk sejenak melepas penat dari aktifitas sehari-hari. Pegunjung di sore hari memang cukup banyak dibandingkan pagi maupun siang hari.

Baca Juga :  Pertahankan Resep Turun-temurun, Kue Kering Ini Cocok untuk Suguhan Lebaran

“Kopi Tebing ini baru buka pada 10 Juni lalu, tapi Alhamdulillah perkembangannya cukup baik,” ujarnya.

Awal mula ia mendirikan Kopi Tebing ini terinspirasi dari perkembangan zaman dan sisi bisnis untuk menjangkau kaum milenial dan kongkow keluarga. Kopi Tebing ini jug cocok untuk kongkow keluarga. Ada fasilitas indoor dan outdoor.

“Harga minuman dan makanan disini mulai dari 3 ribu hingga 15 ribu,” katanya.

Kopi Tebing buka mulai pukul 08.00 Wib hingga pukul 22.00 Wib. Namun, diatas jam tersebut terkadang juga masih melayani pengunjung. Lokasi Kopi Tebing ini cukup strategis, tidak jauh dari jalan raya, hanya berjarak sekitar 50 meter.

Bangunan Kopi Tebing ini cukup sederhana. Untuk beribadah, pengunjung tidak perlu bingung sebab pihak Magajemen sudah menyediakan Mushola bagi para pengunjung. Tempat parkir kendaraan juga cukup luas untuk sepeda motor dan mobil.

Baca Juga :  Awalnya Coba-Coba Membuat Wingko, Kini Usahanya Semakin Berkembang

“Saat ini kami baru mempunyai 8 karyawan,” ujar pria beranak 4 ini.

Radi mengungkapkan, kedepan Kopi Tebing ini bakal dikonsep ada spot-spot foto bagi pengunjung. Tujuannya untuk mamanjakan pengunjung sehingga setelah dari Kopi Tebing minimal ada kenang-kenangan spot foto yang bagus dan bakal kembali.

“Meski tergolong baru, selain pengunjung dari Bojonegoro sudah ada pengunjung dari Lamongan dan Tuban,” tutup pria kelahiran Lamongan ini. (mil/yud)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Menparekraf Beri Dukungan Pelaku Ekonomi Kreatif di Bojonegoro
Sambut Ramadhan 1443 H, Pelaku UMKM IKM Bojonegoro Gelar Bazar Murah
IKM Bojonegoro Siap Merambah Dunia Ekspor
Meneropong Potensi Ekonomi Lokal di Sekitar Jembatan Kanor Rengel (1)
Warga Desa Kedungdowo Balen Olah Limbah Peternakan Jadi Pupuk Organik
Siap Investasi, Keind Gelar Business Trip to Bojonegoro
Buka Usaha Awal Pandemi, Peminat Hingga Luar Jawa
Kerajinan Pelepah Pisang dari Bojonegoro Raih Juara Tingkat Jatim

Berita Terkait

Sabtu, 4 November 2023 - 08:37

Cak Imin Klaim Dapat Dukungan Habib di Solo: Mereka Soroti Pendidikan

Kamis, 10 Februari 2022 - 08:45

Komunitas Petani Muda Bojonegoro Deklarasi Gus Muhaimin Jadi Presiden 2024

Berita Terbaru

Beberapa varietas yang disukai adalah Inpari 32. Para petani menyukai varietas ini karena dinilai memiliki beberapa keunggulan.

Pertanian

Jelang Musim Tanam, Petani Lebih Suka Benih Inpari 32

Minggu, 5 Nov 2023 - 05:06