oleh

Reses Mochlasin Afan, Perlu Adanya Ekonomi Alternatif di Masa Pandemi

bojonegororotoday.com – Mochlasin Afan menggelar Reses Anggota DPRD Kabupaten Bojonegoro Masa Sidang II Tahun 2020 di Desa Panunggalan, Kecamatan Sugihwaras kabupaten setempat, Jumat (26/06/2020).

Reses kali ini sangat berbeda dengan reses-reses sebelumnya. Sebab, reses tahun ini di masa Pandemi Corona (Covid-19). Sehingga jumlah peserta reses terbatas dan tidak dipebolehkan berlama-lama.

Reses Anggota DPRD Mochlasin Afan dari Fraksi Demokrat ini dihadiri 25 undangan yang merupakan konstituien di daerah pemilihannya (Dapil III) Bojonegoro. Reses ini dalam rangka menjaring aspirasi masyarakat.

Baca Juga :  Abimanyu Ponco Atmojo Iswinarno, Dilantik Menjadi Pj. Sekda Bojonegoro.

Reses yang dimulai pukul 15.00 Wib ini menerapkan protokol kesehatan Covid-19. Disediakan tempat cuci tangan, handsanitizar, menggunakan masker, jaga jarak dan tamu undangan di cek suhu sebelum masuk.

Moclasin Afan mengatakan, bahwa reses kali ini memang berbeda dengan sebelumnya. Reses masa sidang II ini menerapkan protokol kesehatan Covid-19. Meskipun demikian, menjaring aspirasi ini tetap berjalan.

Baca Juga :  Pasien Positif Virus Corona di Bojonegoro Bertambah

“Dinamika dalam reses ini masyarakat curhat akibat pandemi corona yang berdampak pada ekonomi keluarga,” katanya kepada bojonegorotoday.com.

Karena masyarakat terdampak ekonomi, lanjut dia, maka masyarakat perlu sentuhan dari pemerintah. Ada beberapa usulan yang disampaikan warga, salahsatunya terkait infrastruktur dasar yang menjadi kebutuhan.

“Tetapi yang menarik adalah banyak kelompok masyatakat yang terdampak Covid-19 ini membutuhkan ekonomi alternatif untuk menghidupi keluarga,” ucap pria yang menjabat Ketua Komisi C ini.

Baca Juga :  154 Desa Di Kabupaten Bojonegoro, Gelar Pilkades Serentak Hari Ini. Wilayah Timur Lebih Banyak.

Salahsatu ekonomi kreatif misalnya ada konstiuen yang menanyakan bagaimana mendirikan kelompok ternak, sehingga dapat menopang ekonomi keluarga. Mereka berharap adanya ekonomi alternatif dari pemerintah.

“Apa yang menjadi keluh kesah dari konstituan, harus kita perjuangkan, terlebih di masa pandemi corona ini jangan sampai ekonomi warga menjadi lumpuh,” tegasnya. (mil/yud)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Today