oleh

Perlunya Penegasan Pelaksanaan Proyek di Kabupaten Bojonegoro

bojonegorotoday.com – Ada bebera hal yang menjadi perhatian ekstra bagi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bojonegoro terkai proyek di kabupaten setemapt. Diantaranya, ada pengerjaan proyek yang tidak selesai 100 persen.

Hal itu seperti disampaikan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bojonegoro, Sukur Priyanto. Selain itu, ada proyek yang ditinggalkan kontraktornya setelah menerima DP dan ada pengerjaan proyek yang kualitasnya tidak sesuai dengan harapan.

“Beberapa hal ini menjadi perhatian ekstra untuk kita semuanya, sehingga apa yang terjadi di tahun 2019 lalu itu tidak terjadi pada tahun 2020 ini,” katanya kepada bojonegorotoday.com, Kamis (09/07/2020).

Baca Juga :  154 Desa Di Kabupaten Bojonegoro, Gelar Pilkades Serentak Hari Ini. Wilayah Timur Lebih Banyak.

Wakil Ketua DPRD dari Fraksi Demokrat ini menambahkan, pembangunan di Kabupaten Bojonegoro tidak hanya pada tahun ini saja, melainkan juga pada tahun-tahun berikutnya masih banyak mimpi dan harapan masyarakat Bojonegoro. Sehingga harus dijaga baik.

“Kita semua mempunyai kewajiban yang sama agar hal-hal yang tidak diinginkan tidak terjadi,” ujarnya menegaskan.

Dampak dari pada itu, lanjut Sukur, jika pengerjaan proyek kualitasnya buruk tentu bangunan tersebut cepet rusak dan masyarakat yang dirugikan tidak bisa menikmati capaian pembangunan. Ketika sudah dikasih DP, lalu kontraktor pergi, otomatis sangat dirugikan.

Baca Juga :  Jelang Kemarau, Pekerjaan Pembangunan Jalan Sebabkan Debu

“Mestinya anggaran tersebut bisa digunakan untuk membangun tapi hanya dinikmati kontraktor yang melarikan diri itu, ini adalah suatu contoh,” terang Politisi Demokrat ini.

Kapasitas DPRD melakukan pengawasan sesuai dengan Fungsi DPRD. Jika terjadi seperti itu maka DPRD akan mengingatkan OPD terkait untuk mawas diri dan komitmen kedepan tidak boleh terulang kembali. Dalam hal ini, DPRD bertindak sesuai dengan fungsinya.

Baca Juga :  Besok, Bupati Bojonegoro bakal Lantik 24 Kades di 15 Kecamatan

“Yang jelas, tahun ini dan tahun-tahun berikutnya jangan sampai hal itu terjadi,” tutupnya. (mil/yud)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Today