Jelang Idul Adha, Disnakan Bojonegoro Sidak Lapak Pedagang Hewan Kurban

- Reporter

Senin, 27 Juli 2020 - 04:57

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

bojonegorotoday.com – Menjelang Hari Raya Idul Adha 1441 Hijriyah, Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakan) Kabupaten Bojonegoro melakukan sidak pemeriksaan kesehatan hewan kurban di sejumlah lapak pedagang hewan kurban di Bojonegoro.

Pemeriksaan tak hanya dilakukan di lokasi penjualan hewan kurban saja. Namun, juga di tempat pemotongan hewan kurban. Langkah ini dilakukan untuk memastikan layak dan tidaknya hewan tersebut digunakan untuk kurban.

Dalam sidak tersebut, pihak Disnakan Kabupaten Bojonegoro juga memperhatikan protokol kesehatan, pasang bener himbauan serta memberikan bantuan berupa cairan disenfektan dan masker gratis kepada pedagang hewan kurban.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rencananya, Disnakan bakal menyasar 15 lokasi penjualan hewan kurban jenis kambing dan domba, namun pada sidak Disnakan baru mengunjungi empat lokasi, yakni di Jalan Pemuda satu titik, Jalan Lisman dua titik dan Jalan Untung Suropati satu titik.

Baca Juga :  Lawan Corona, Ormas MSTPM Bagikan Masker ke Pengguna Jalan

“Kegiatan ini sifatnya berkelanjutan, dengan menyisir 11 lokasi lagi, diantaranya Jalan Panglima Sudirman, MH Tamrin dan Patimura,” kata Kabid Keshatan Hewan, Disnakkan Bojonegoro, Sugiharti S Rahayu, Senin (27/07/2020).

“Hasil pemeriksaan sangat baik. Penjual memelihara ternak dagangannya dengan baik,” tandasnya.

Yayuk, sapaan akrabnya menambahkan, kegiatan ini untuk memberikan kepastian, agar masyarakat bisa mendapatkan ternak kurban dengan produk daging berkualitas yang ASUH (Aman, Sehat, Utuh dan Halal).

Sesuai kondisi riil dilapangan, yakni hewan dalam kondisi sehat, tidak cacat, jantan (testis lengkap dan simetris), cukup umur. Kambing/domba diatas satu tahun, sapi diatas 2 tahun.

“Karena kurban adalah ibadah dan daging dikonsumsi oleh manusia sehingga harus ASUH,” imbuhnya.

Baca Juga :  Polres Bojonegoro Bagikan Masker Gratis Bagi Pengguna Jalan di Hari Kedua Ops Patuh Semeru

Seluruh pelaku yang terlibat dalam proses kegiatan hewan kurban diminta tetap memperhatikan dan mengikuti protokol kesehatan, minimal mengenakan masker. Selain menggunakan peralatan yang steril, higienes, cuci tangan dan jaga jarak.

“Diupayakan menjaga jarak. Physichal distanching, karena pandemi Covid-19 belum berakhir,” pungkasnya.

Sementara itu, Jasuri, salah seorang penjual kambing kurban di Jalam Lisman Bojonegoro mengaku, untuk penjualan hewan juga makin diminati pembeli. Terlebih ketika menjelang Idhul Adha.

Sehari saja penjualan kambing kurban bisa terjual hingga 8 ekor. Baik kambing jenis gibas maupun kambing Jawa. Untuk harga mulai Rp 2 juta hingga Rp 3,5 jutaan.

“Untuk pemilihan hewan kurban terlebih kambing variasi baik gibas maupun Jawa. Namun pemilihan kambing lebih kepada yang siap untuk berkurban, baik sehat dan telah berumur,” ucapnya.

Baca Juga :  Instruksi Kapolda Jatim, Polres Bojonegoro Masifkan 3T Untuk Kendalikan Kasus Covid-19

Dalam sidak, mulai dari pemeriksaan mata, telinga, gigi, alat vital hingga postur tubuh hewan, masuk dalam daftar pemeriksaan. Hal itu dilakukan, agar semua hewan tersebut dalam kondisi normal saat dikurbankan pada 31 Juli 2020 idul adha nanti. (mil/yud)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Peringati MayDay 2023, DPC Sarbumusi NU Bojonegoro Launching LBH BUMI
Tiga Pilar Bubulan Kawal Penyaluran Migor Subsidi
Beredar Kabar Hoax Tim Covid Hunter Turun Malam Hari di Bojonegoro
Bentuk Karakter Generasi Muda, Koramil Dander Rutin Latih Beladiri
Sempat Gegerkan Warga, Korban Meninggal Mendadak Ternyata ODGJ
Forkopimda Bojonegoro Dukung Penuh Gerakan Jatim Bermasker
Bawa Tuntutan, Demo Forum Kedaulatan Masyarakat Bojonegoro Terkesan Lucu
Dua Pasangan Diduga Mesum Diamankan Satpol PP

Berita Terkait

Sabtu, 4 November 2023 - 08:37

Cak Imin Klaim Dapat Dukungan Habib di Solo: Mereka Soroti Pendidikan

Kamis, 10 Februari 2022 - 08:45

Komunitas Petani Muda Bojonegoro Deklarasi Gus Muhaimin Jadi Presiden 2024

Berita Terbaru

Beberapa varietas yang disukai adalah Inpari 32. Para petani menyukai varietas ini karena dinilai memiliki beberapa keunggulan.

Pertanian

Jelang Musim Tanam, Petani Lebih Suka Benih Inpari 32

Minggu, 5 Nov 2023 - 05:06