Buntut Polemik Subkon dengan Rekind, Forkomas Baja Mengadu ke DPR RI

- Reporter

Rabu, 19 Agustus 2020 - 09:49

facebook twitter whatsapp copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

bojonegorotoday.com – Permasalahan antara pelaku usaha lokal sebagai subkontraktor (Subkon) dengan PT Rekayasa Industri (Rekind) sebagai operator pelaksana proyek di lapangan Gas Unitisasi Jambaran-Tiung Biru (J-TB) hingga kini belum kelar.

Poin penting dari permasalahan tersebut adalah keterlambatan pembayaran proyek yang dikerjakan oleh para pelaku usaha lokal sebagai subkon. Diharapkan, PT Rekayasa Industri sebagai operator pelaksana benar-benar bertanggung jawab.

Buntut dari permasalahan itu, Perwakilan Ormas Forum Komunikasi Masyarakat Banyuurip-Jambaran (Forkomas Baja) mengadu ke DPR RI Jakarta, Rabu (19/08/2020). Harapannya permasalahan Subkon dengan PT Rekind segera tuntas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Perwakilan Ormas Fokomas Baja diterima Habibburohman, Andre Rosiadi, Bambang Hariyadi dan Wihadi Wiyanto sebagai rpresentasi dari Wakil Ketua DPR RI Summi Dasco Achmad di Ruang Rapat Pimpinan DPR RI Lantai 4 Gedung Nusantara 1.

Baca Juga :  RUPS di Luar Bojonegoro, Mantan Ketua DPRD Ingatkan Pemkab Untuk Tak Menghadiri

Ketua Forum Komunikasi Masyarakat Banyuurip-Jambaran (Forkomas Baja), Purnomo mengatakan, langkah yang diambail ini merupakan buntut persoalan antara pelaku usaha lokal sebagai subkontraktor dengan PT Rekind sebagai operator pelaksana proyek.

“Banyak persoalan yang kami sampaikan di Gedung DPR RI, salah satunya keterlambatan pembayaran proyek yang dikerjakan oleh para pelaku usaha lokal sebagai Subkon ,” katanya kepada bojonegorotoday.com, Rabu (19/08/2020).

Dalam agenda penyampaian aspirasi tersebut, pihak Wakil Ketua DPR RI menyampaikan menindaklanjuti hasil pertemuan hari ini. Bukti kongkrit, langsung menghubungi Direktur Utama PT Rekind dan menanyakan langsung permasalahan yang terjadi.

“Pihak PT Rekayasa Industri berjanji akan segera menyelesaikan permasalahan yang terjadi secepat mungkin,” pungkasnya. (mil/yud)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

GMNI Buka Sekolah Energi, Bupati : Saatnya Kita Transformasi Energi
Lindungi Keamanan dan Keselamatan Jalur Pipa Minyak, EMCL Lakukan Sosialisasi
Masuki Tahap Pelatihan, Peserta Dilatih Perencanaan hingga Pelaporan Program
Bupati Bojonegoro Harapkan Potensi Sumur Kolibri Penyokong Produksi Migas Negara
Resmi Dilantik, Kadin Jatim: Kadin Bojonegoro Harus Miliki Program Sertifikasi
EMCL bersama INSPEKTRA Sosialisasikan Keselamatan Jalur Pipa Kedung Keris
Regional Indonesia Timur Subholding Upstream Pertamina Kuatkan Relasi dengan Pers
Pemkab Bojonegoro dan Kementerian ESDM Tingkatkan Peran Warga Lokal di Industri Migas

Berita Terkait

Sabtu, 4 November 2023 - 08:37

Cak Imin Klaim Dapat Dukungan Habib di Solo: Mereka Soroti Pendidikan

Kamis, 10 Februari 2022 - 08:45

Komunitas Petani Muda Bojonegoro Deklarasi Gus Muhaimin Jadi Presiden 2024

Berita Terbaru

Beberapa varietas yang disukai adalah Inpari 32. Para petani menyukai varietas ini karena dinilai memiliki beberapa keunggulan.

Pertanian

Jelang Musim Tanam, Petani Lebih Suka Benih Inpari 32

Minggu, 5 Nov 2023 - 05:06