oleh

Bupati Anna Sampaikan Nota Keuangan Rancangan Perubahan APBD Tahun 2020

bojonegorotoday.com – Bupati Bojonegoro, Anna Muawanah, menyampaikan Nota Keuangan tentang Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) Kabupaten Bojonegoro Tahun Anggaran 2020, Kamis (03/09/2020).

Penyampaian nota keuangan tersebut dilakukan secara videoconference dalam agenda Paripurna Penyampaian Nota Penjelasan atas Raperda tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2020, di ruang Paripurna DPRD Kabupaten Bojonegoro.

Berbagai kebijakan umum terkait APBD, baik menyangkut pendapatan, belanja maupun  pembiayaan telah ditetapkan  dalam Perda Nomor 6 Tahun 2019 tentang APBD Kabupaten Bojonegoro tahun 2020, yang sedang dan akan dilaksanakan pada tahun 2020.

Kemudian, karena dalam pelaksanaannya diperlukan adanya penyesuaian terhadap target pendapatan, alokasi belanja dan pembiayaan yang telah dilakukan beberapa kali melalui Perubahan Peraturan Bupati tentang Penjabaran APBD Tahun 2020.

Baca Juga :  Semua Fraksi Setujui Raperda Perubahan Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah

“Sehingga Perubahan APBD tahun 2020 ini harus dilakukan,” kata Bupati.

Dengan sisa waktu efektif maksimal hanya 4 bulan, Bupati perempuan pertama di Bojonegoro ini sangat berharap Pembahasan dan persetujuan Perubahan APBD tahun 2020 yang diajukan ini, dapat segera dibahas dan disetujui bersama DPRD.

“Nota Keuangan ini sebagai media untuk memberikan gambaran terkait berbagai penyesuaian kebijakan APBD tahun 2020, baik terhadap perubahan pada sisi pendapatan, belanja maupun sisi pembiayaannya,” jelasnya.

Sebagaimana konsep strategi dan prioritas program dari anggaran pendapatan yang telah disampaikan dalam penyampaian Nota Keuangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Induk Tahun 2020 dan hasil perhitungan pelaksanaan APBD tahun 2019.

Baca Juga :  Akibat Wabah Covid-19, Kunker DPRD Bojonegoro Tersendat

“Serta evaluasi capaian target Penerimaan Daerah dan Belanja Daerah pada semester pertama tahun 2020 mengharuskan untuk dilakukan perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun 2020,” bebernya.

Sisi pendapatan. Total sisi Pendapatan pada Perubahan APBD Tahun 2020 diestimasikan mencapai Rp 3,506 Triliun atau mengalami penurunan sebesar 14,15% dibandingkan target pendapatan dalam APBD Tahun 2020 sebelum perubahan mencapai Rp 4,84 Triliun.

Dari total estimasi kemampuan pendapatan pada Perubahan APBD Tahun 2020 tersebut, target Pendapatan Asli Daerah mengalami penurunan 32,59 %, yakni dari Rp 843 Miliar pada APBD 2020 sebelum perubahan, pada Perubahan APBD menjadi sebesar Rp 568 Milliar.

Baca Juga :  Pandemi Corona, BLT Dana Desa Hanya Berlaku Tiga Bulan

Pendapatan daerah pada Perubahan APBD tahun 2020 mengalami penurunan Rp 578 Miliar. Hasil Audit BPK terhadap Laporan Keuangan Daerah Kabupaten Bojonegoro Tahun 2019, terdapat SiLPA sebesar Rp 2 Triliun atau mengalami penurunan Rp 116 Miliar dari estimasi pada APBD sebelum perubahan.

“Dengan demikian, Penerimaan Daerah pada Perubahan APBD Tahun 2020 mengalami penurunan Rp 695 Miliar yaitu dari yang semula Rp 6 Triliun menjadi sebesar Rp 5 Triliun Rp 709 Miliar,” imbuh Bupati. (mil/yud)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Today