Wabup Bojonegoro Hadiri Sidang Isbat Nikah Terpadu

- Reporter

Sabtu, 5 September 2020 - 00:49

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

bojonegorotoday.com – Wakil Bupati (Wabup) Bojonegoro, Budi Irawanto menghadiri pelaksanaan Sidang Isbat Nikah Terpadu di Pendopo Kantor Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Jumat (04/09/2020).

Kegiatan tersebut diadakan Pengadilan Agama (PA) Bojonegoro bekerja sama dengan Kementerian Agama (Kemenag) dan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bojonegoro.

Dalam pelaksanaan sidang Isbat nikah Terpadu Wakil Bupati menyerahkan secara simbolis Buku Nikah kepada pasangan suami istri setelah sidang isbat nikah. Selain itu, Wakil Bupati juga mengucapkan selamat kepada pasangan suami istri.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Selamat kepada para penerima buku nikah dan terima kasih kepada Pengadilan Agama, Dinas Kependudukan Catpil, Kantor Kementerian Agama dan pihak-pihak terkait yang sudah membantu pelaksanaan istbat nikah,” ucap Wabup.

Wabup menyampaikan, Isbat nikah ini bukan pertama kali dilakukan di Bojonegoro. Pemkab sangat mendukung dengan kegiatan ini, dari beberapa kecamatan, antusiasnya sangat tinggi. Ada yang sudah nikah sejak tahun 50 an, baru memiliki buku nikah.

“Hal ini sangat bermanfaat bagi mereka yang belum memiliki buku nikah,” kata Wabup.

Kegiatan ini merupakan wujud sinergitas yang ada di Pemerintah Kabupaten Bojonegoro. Pemkab Bojonegoro diharakan bisa memberikan perhatian khusus kepada peserta sidang Isbat terpadu, sehingga biaya sidang Isbat bisa dengan gratis.

“Masyarakat bisa merasakan secara langsung, tidak semata-mata melakukan bidang pembangunan infrastruktur saja juga program mental spiritual,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Pengadilan Agama, Faiq menyampaikan, bahwa dasar Sidang Isbat tersebut adalah Peraturan Mahkamah Agung RI Nomor 1 tahun 2015 tentang pelayanan terpadu sidang keliling Pengadilan Negeri, Pengadilan Agama dan Mahkamah Syariah.

“Dalam rangka penerbitan akta perkawinan, buku nikah dan akta kelahiran,” katanya.

Hal ini sangat positif, sebab sangat bermanfaat bagi masyarakat, terutama untuk legalitas formal bagi masyarakat yang pernikahannya belum tercatat atau sudah nikah sah secara agama tapi administrasi negara belum tercatat. (mil/yud)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Sabtu, 4 November 2023 - 08:37

Cak Imin Klaim Dapat Dukungan Habib di Solo: Mereka Soroti Pendidikan

Kamis, 10 Februari 2022 - 08:45

Komunitas Petani Muda Bojonegoro Deklarasi Gus Muhaimin Jadi Presiden 2024

Berita Terbaru

Beberapa varietas yang disukai adalah Inpari 32. Para petani menyukai varietas ini karena dinilai memiliki beberapa keunggulan.

Pertanian

Jelang Musim Tanam, Petani Lebih Suka Benih Inpari 32

Minggu, 5 Nov 2023 - 05:06