oleh

352 Desa Bebas ODF, Tahun Ini Target Selesai

bojonegorotoday.com – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro menargetkan akhir tahun ini seluruh desa di wilayah setempat bebas buang air besar sembarangan (BABS). Program Open Defecation Free (ODF) atau stop buang air besar di sembarang tempat terus dilakukan.

Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bojonegoro, Suharto mengatakan, bahwa saat ini ada 352 desa dari 430 desa dan kelurahan atau sebesar 81,86 persen yang berhasil mencapai program Bebas Air Besar Sembarangan (BABS) atau Open Defecation Free (ODF).

Jika dihitung dari total 28 kecamatan di wilayah Kabupaten Bojonegoro, lanjut Suharto, ada 11 kecamatan yang sudah ODF. Yakni, Kecamatan Gayam, Dander, Ngambon, Bojonegoro, Baureno, Sumberjo, Kecamatan Padangan, Bubulan, Balen, Trucuk dan Kecamatan Kapas.

Baca Juga :  Bupati Bojonegoro Harapkan Dinkes Lebih Serius Tangani AKI AKB

Suharto menjelaskan, 11 kecamatan dari 28 kecamatan yang ada di Kabupaten Bojonegoro telah menjadi Kecamatan ODF. Sedangkan, sisanya yang belum ODF perlu didorong untuk melakukan percepatan pencapaian desa/kelurahan menuju kecamatan Open Defecation Free (ODF).

“Untuk mensukseskan ODF tersebut, Pemkab Bojonegoro terus berupaya melakukan advokasi dan support, melalui dukungan kebijakan agar menumbuhkan kembali semangat pemerintah kecamatan dan pemerintah desa untuk mengupayakannya,” kata Suharto.

Baca Juga :  Seluruh Ruangan Mapolres Bojonegoro Disemprot Cairan Disinfektan

Ia menambahkan, salah satu faktor belum tercapainya ODF di seluruh desa tersebut disebabkan kurangnya partispasi masyarakat, salah satunya masih BAB di tempat sembarangan dan menganggap BAB di sembarang tempat adalah hal biasa.

Untuk itu pihaknya terus mendorong agar masyarakat terus menjaga perilaku hidup sehat, dan mendorong agar pemerintah desa dan kecamatan untuk lebih gencar mensosialisasikan pada masyarakat agar tidak BAB di sembarang tempat terus dilakukan.

Baca Juga :  Dukung Jatim Bermasker, Kompol Achmad Fauzy Berbagi Masker Gratis

“Kami terus berupaya melakukan penyuluhan dan sosialisasi. Kita dorong agar masyarakat berperilaku hidup sehat dan tidak BAB sembarangan,” pungkasnya. (moh/yud)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Today