oleh

Sebanyak 81 Pelanggar Terjaring Operasi Zebra Semeru 2020

bojonegorotoday.com – Sebanyak 81 pengendara terjaring Operasi Zebra Semeru 2020 hari pertama pada Senin (26/10/2020). Mereka diberi sanksi tegas berupa surat tilang lantaran melanggar aturan lalulintas. Namun, sebagian pelanggar hanya diberi teguran.

Operasi Zebra Semeru 2020 hari pertama, Sat Lantas Polres Bojonegoro menggelar razia kendaraan bermotor dengan 2 sistem, yakni operasi stasioner di Jalan Raya Bojongoro-Cepu, tepatnya di Jalan Raya Desa Ngujo Kecamatan Kalitidu.

Kemudian, sistem hunting atau patroli di sejumlah ruas jalan di Kabupaten Bojonegoro. Dari 81 pelanggaran tersebut, 41 pelanggar diberikan surat tilang, sementara 40 pelanggar lainnya diberikan teguran.

Selain razia kendaraan, petugas juga melakukan sosialisasi penerapan protokol kesehatan Covid-19 kepada para pengguna jalan. Sebanyak 4 orang pengendara yang tidak memakai masker saat berkendara di jalan dilakukan penindakan.

Baca Juga :  Pelanggaran Lalulintas di Bojonegoro Turun Hingga 63 Persen

Kanit Turjawali Sat Lantas Polres Bojonegoro, Ipda Ahmad Adhi Kiswanto SH, selaku perwira pengendali (padal) kegiatan operasi di lapangan menuturkan, bahwa dalam operasi, petugas melaksanakan di lokasi yang rawan kecelakaan lalulintas dan rawan pelanggaran.

“Petugas telah menindak sebanyak 81 pengendara yang terbukti secara kasat mata melakukan pelanggaran peraturan lalu lintas. Tidak semua pelanggaran kami berikan penindankan dengan tilang. Sebanyak 41 pelanggar kita tilang, sisanya kita berikan teguran,” katanya.

41 pelanggar yang diberikan surat tilang tersebut jenis pelanggaran meliputi, pelanggaran melawan arus, sebanyak 12 pelanggar. Pelanggaran tidak menggunakan helm pengaman sebanyak 4 pelanggar. Pelanggaran tidak menggunakan sabuk keselamatan sebanyak 1 pelanggar.

Baca Juga :  Satlantas Polres Bojonegoro Bagikan Nasi Kotak Sembari Sosialisasi Tertib Lalulintas

Lalu, pelanggaran kelengkapan kendaraan bermotor sebanyak 1 pelanggar. Pelanggaran administrasi atau kelengakapan surat-surat sebanyak 22 pelanggar dan Pelanggaran over dimension and over load (ODOL) atau kendaraan truk yang kelebihan muatan dan dimensi.

“Meskipun tidak masuk 7 prioritas pelanggaran, namun pelangaaran ODOL atau kendaraan truk yang kelebihan muatan ini tidak bisa ditolerir karena sangat membahayakan,” ucap Ipda Ahmad Adhi Kiswanto SH.

Selain itu, petugas juga melakukan penindakan terhadap pengendara yang melanggar protokol kesehatan Covid-19.
“Sebanyak 4 orang yang melakukan pelanggaran tidak pakai masker, kita berikan tilang,” ujarnya.

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Bojonegoro, AKP Heru Sudjio Budi Santoso SH menjelaskan, bahwa dalam kegitan Operasi Zebra Semeru 2020 petugas melaksanakan penindakan pelanggaran prioritas secara selektif dan berkelanjutan. Mengedepankan fungsi lalu lintas Polri yang dilaksanakan secara Profesional, Bermoral dan Humanis.

Baca Juga :  Hari Kedua, Petugas Tindak 85 Pelanggar Lalin

“Diharapkan dengan kegiatan ini dapat menekan potensi terjadinya kecelakaan lalulintas,” tutur AKP Heru Sudjio.

Kasat Lantas berpesan kepada masyarakat untuk selalu mematuhi aturan lalulintas, selalu membawa surat-surat saat berkendara, mengenakan alat keselamatan berkendara dan menaati rambu-rambu lalu lintas yang terpasang di jalan raya.

Selain itu, warga masyarakat juga diharapkan tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19 saat berkendara di jalan raya. Pihaknya terus menekankan kepada masyarakat untuk tetap tertib dalam berkendara

“Jangan abaikan protokol kesehatan Covid-19, karena semua hal itu demi kebaikan bersama,” pungkas AKP Heru Sudjio Budi Santoso SH. (ris/yud)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Today