Pemkab Bojonegoro Terima Dua Penghargaan dari Kemenaker

- Reporter

Rabu, 25 November 2020 - 08:05

facebook twitter whatsapp copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

bojonegorotoday.com – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro menerima penghargaan sebagai Pembina Produktivitas Daerah dan juga penghargaan Siddhakarya tahun 2020 tingkat Provinsi Jawa Timur dari Kementrian Tenaga Kerja di Gedung Barunawati, Surabaya pada Selasa (24/11/2020).

Dua penghargaan tersebut diserahkan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Timur kepada Bupati Bojonegoro, Anna Mu’awanah yang diwakili oleh Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Bojonegoro, Welly Fitrama.

Kepala Disperinaker Kabupaten Bojonegoro, Welly Fitrama mengatakan, Kabupaten Bojonegoro menjadi salah satu dari 6 kabupaten/kota yang menerima penghargaan tingkat Provinsi Jawa Timur.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sedangkan Perusahaan yang menerima penghargaan dan menjadi peserta lomba paramakarya Tingkat Nasional Tahun 2021 adalah PT Pareto Estu Guna (Industri kripik lokasi Desa Kapas).

“Karena menerima penghargaan tersebut, maka secara otomatis mewakili Jawa Timur di lomba paramakarya Tingkat Nasional tahun 2021,” tegasnya.

Baca Juga :  Optimalkan Mall Pelayanan Publik, Pemkab Bojonegoro Jalin MoU dengan 12 Instansi

Siddhakarya adalah penghargaan produktivitas yang diberikan Gubernur Jatim kepada Perusahaan dan Kepala Daerah sebagai pembinanya. Paramakarya merupakan penghargaan produktivitas yang diberikan presiden RI kepada perusahaan dan kepala daerah sebagai pembinanya.

Perusahaan yang mendapat penganugrahan Siddhakarya tingkat Provinsi dan kepala daerah sebagai pembinanya, lanjutnya, secara otomatis mewakili Provinsi untuk mengikuti lomba Paramakarya tingkat nasional tahun berikutnya.

Kepala Bidang Pelatihan dan Produktivitas Dinas Ketenagakerjaan Provinsi Jawa Timur Suhartoyo M.M menyampaikan, maksud dan tujuan diadakannya penghargaan Siddhakarya adalah untuk memasyarakatkan konsep dan dasar produktivitas dan penghargaan kepada perusahaan.

“Selain itu pemberian penganugrahan untuk membangun budaya kerja guna peningkatan produktivitas dan juga untuk meningkatkan lapangan pekerjaan untuk kesejahteraan,” katanya.

Di Jawa Timur ada 53 Perusahaan yang mendaftar dan 15 masuk finalis dan 6 yang berhak mewakili Jawa Timur untuk maju ditingkat nasional, serta berhak mendapat penghargaan Siddhakarya 2020.

Baca Juga :  Pemkab Serahkan Dana Kerohiman kepada Warga Eks Tanggul Jalan MH Thamrin

Sementara perusahaan yang mendapat penghargaan Siddhakarya adalah PT. Putra Restu Ibu Abadi (Kabupaten Mojokerto), PT. Auto Modect (Kota Surabaya), PT. Agung Bumi Anggur (Kabupaten Pasuruan), CV. Dua Putri Soleha (Kabupaten Probolinggo), PT. Paretto Restu Guna (Kabupaten Bojonegoro), serta UD. Legend Trend (Kabupaten Gresik).

Sementara itu bupati/walikota yang mendapatkan penghargaan sebagai pembina produktivitas daerah adalah Kabupaten Mojokerto, Kota Surabaya, Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Probolinggo, Kabupaten Bojonegoro, Kabupaten Gresik.

Dirjen Binalattas Kementerian Ketenagakerjaan RI yang diwakilkan Kasubid Pengukuran dan Analisis Produktivitas Kementerian Ketenagakerjaan RI Trianto Agus SE, M.Si menyampaikan, produktivitas memiliki arti sikap mental yang mempunyai pandangan bahwa hari ini harus bisa lebih baik dari kemarin, dan besok harus bisa lebih baik dari hari ini.

Baca Juga :  Wabup Dukung Peningkatan Geliat Pariwisata di Bojonegoro

“Siddhakarya memiliki 2 arti yaitu Siddhakarya itu sendiri artinya pelayanan prima yang diberikan dalam meningkatkan produktivitas. Kedua adalah Paramakarya adalah karya unggul yang diberikan kepada perusaanan dengan kualitas dan produktivitas ditingkat nasional tertingi,” tegasnya.

Kepala Dinas Dan Transmigrasi Provinsi Jawa Timur Dr. Himawan S. Tubagyo, S.H, MM menyampaikan bahwa Siddhakarya adalah bagian yang didorong bersama untuk menjadi bagian dalam memajukan perusahaan.

“Penghargaan ini diberikan kepada perusahaan yang terus berusaha untuk meningkatkan produktivitasnya dan tetap mempertahankan produktivitasnya selam 3 tahun berturut-turut,” lanjutnya.

Ada 3 ukuran yang dipakai diantaranya adalah pertama kesadaran untuk memberikan produktivitasnya diantaranya dengan meningkatkan kompetensi, pengadaan pelatihan untuk karyawan. Kedua perusahaan meningkatkan produktivitasnya. Ketiga dengan merawat produktivitasnya tersebut. (red)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Hari Jadi Provinsi Jawa Timur, Bakorwil Bojonegoro Gelar Pasar Murah
Kantor Kemenag Bojonegoro Kembali Raih Penghargaan Pengelolaan Keuangan Terbaik
Pemkab Bojonegoro Akan Bangun 170 Km Jalan Desa Melalui Dana BKK 
Serahkan SK PPPK Nakes, Bupati Anna Ajak Tingkatkan Kualitas SDM
Pemkab Bojonegoro Terima Penghargaan Realisasi PAD Tertinggi Se Indonesia
Lantik Pejabat Lingkup Pemkab, Bupati Anna Wanti-wanti Tahun Politik
Penetapan Hari RPL di Bojonegoro, Pemkab Bojonegoro Lanjutkan RPL Jenjang Magister
Pemkab Bojonegoro Sosialisasikan Rencana Tindak Darurat Bendungan Pacal

Berita Terkait

Sabtu, 4 November 2023 - 08:37

Cak Imin Klaim Dapat Dukungan Habib di Solo: Mereka Soroti Pendidikan

Kamis, 10 Februari 2022 - 08:45

Komunitas Petani Muda Bojonegoro Deklarasi Gus Muhaimin Jadi Presiden 2024

Berita Terbaru

Beberapa varietas yang disukai adalah Inpari 32. Para petani menyukai varietas ini karena dinilai memiliki beberapa keunggulan.

Pertanian

Jelang Musim Tanam, Petani Lebih Suka Benih Inpari 32

Minggu, 5 Nov 2023 - 05:06