Gandhi : Kami Juga Bisa Melaporkan Balik

- Reporter

Jumat, 4 Desember 2020 - 02:06

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

bojonegorotoday.com – Gandhi Koesmianto alias Go Kian An menganggap bahwa pelaporan yang dilakukan Tan Tjien Hwat atas tuduhan pasal 263 KUHP kepada dirinya pada 01 April 2020 lalu merupakan pengalihan isu.

“Terkait pelaporan itu, kami tidak gentar sama sekali,” katanya kepada bojonegorotoday.com, Kamis (03/11/2020).

Hal itu, lanjut Gandhi, pengalihan isu dari proses hukum yang saat ini seharusnya dilakukan eksekusi kepengurusan Klenteng Tri Dharma Hok Swie Bio Bojonegoro yang diduga asetnya dialihkan ke Yayasan Pribadi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Secara tegas, Gandhi sangat menyayangkan adanya pelaporan tersebut. Ia dilaporkan atas tuduhan tindak pidana pemalsuan surat. Meski demikian, Gandhi tetap menghormati dan mengikuti proses hukum yang ada.

Yang menjadi pertanyaan, kata Gandhi, perihal pelaporan tersebut. Sebab ia dilaporkan secara pribadi, akan tetapi justru menjadi pertanyaan besar lantaran menyangkut pautkan kepengurusannya.

“Jika saya pribadi yang dilaporkan kenapa harus kepengurusan yang dipermasalahkan,” ucap Gandhi.

Keputusan Mahkamah Agung terkait eksekusi aset Klenteng, pihaknya hingga saat ini masih menunggu pelaksanaan eksekusi aset Klenteng Hok Swie Bio Bojonegoro. Menurut Gandhi, pada dasarnya sudah ada pra eksekusi.

Selain itu, adanya surat dari Pengadilan Negeri (PN) Bojonegoro ke Polres Bojonegoro dan sampai saat ini eksekusi tersebut belum dijalankan lantaran masih pandemik global Virus Corona (Covid-19).

“Keputusan eksekusi sudah ada, namun belum ada pelaksanaan, karena dari pihak kepolisian disampaikan masih masa pandemi,” jelasnya.

Gandhi menyampaikan, pihaknya juga memiliki hak yang sama untuk mengadukan atau melaporkan balik, tentang dugaan pengalihan aset klenteng ke Yayasan Pribadi (Yayasan HSBB).

Gandhi Koesmianto berharap permasalahan tersebut diselesaikan dengan damai. Namun jika tidak bisa dengan cara damai, maka pihaknyaa juga akan melaporkan Tan Tjien Hwat ke aparat penegak hukum. (mil/yud)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Rabu, 1 November 2023 - 08:20

Kantor Kemenag Bojonegoro Kembali Raih Penghargaan Pengelolaan Keuangan Terbaik

Rabu, 31 Mei 2023 - 14:51

Pemkab Bojonegoro Akan Bangun 170 Km Jalan Desa Melalui Dana BKK 

Jumat, 26 Mei 2023 - 14:24

Serahkan SK PPPK Nakes, Bupati Anna Ajak Tingkatkan Kualitas SDM

Kamis, 16 Maret 2023 - 01:12

Pemkab Bojonegoro Terima Penghargaan Realisasi PAD Tertinggi Se Indonesia

Senin, 6 Maret 2023 - 01:23

Lantik Pejabat Lingkup Pemkab, Bupati Anna Wanti-wanti Tahun Politik

Jumat, 3 Maret 2023 - 04:18

Penetapan Hari RPL di Bojonegoro, Pemkab Bojonegoro Lanjutkan RPL Jenjang Magister

Kamis, 2 Maret 2023 - 01:11

Pemkab Bojonegoro Sosialisasikan Rencana Tindak Darurat Bendungan Pacal

Rabu, 22 Februari 2023 - 02:49

Bupati Bojonegoro Lantik Kades PAW Terpilih Desa Prangi

Berita Terbaru

Beberapa varietas yang disukai adalah Inpari 32. Para petani menyukai varietas ini karena dinilai memiliki beberapa keunggulan.

Pertanian

Jelang Musim Tanam, Petani Lebih Suka Benih Inpari 32

Minggu, 5 Nov 2023 - 05:06