Sempat Kabur Sembunyi di Gorong-Gorong, Pasien Ini Kembali Dirawat di RS setelah Dirayu Polisi

- Reporter

Sabtu, 13 Februari 2021 - 16:16

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

bojonegorotoday.com – Seorang pasien terkonfirmasi positif virus corona (Covid-19) yang dirawat di ruang perawatan RSUD Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro, Jawa Timur, melarikan diri dan sembunyi ke gorong-gorong di area RSUD setempat.

Kapolres Bojonegoro, AKBP EG Pandia, SIK MM MH menjelaskan, dari data yang diperoleh, pasien DN (50) ini merupakan seorang karyawan asal Kabupaten Nganjuk didiagnosis positif Covid-19 dan menjalani perawatan sejak 10 Februari 2021.

Awalnya, DN datang ke rumah sakit untuk periksa dengan keluhan sakit kepala dan meriang pada Rabu (10/02/2021). Kemudian, pihak RSUD Sosodoro Djatikoesoemo melakukan tes swab. Hasilnya positif terpapar Covid-19. Pun, DN dirawat di RS tersebut.

“Kejadian ini diketahui saat salah satu security mengetahui pasien DN berada dalam gorong-gorong dengan kedalam 3 meter,” jelas Kapolres.

Lebih jauh, Kapolres mengungkapkan, security mengetahui pasien tersebut merupakan pasien terkonfirmasi Positif Covid-19. Pihak rumah sakit pun langsung melakukan koordinasi dengan Polres Bojonegoro dan Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Bojonegoro.

Saat proses evakuasi, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro membongkar tutup gorong-gorong. Namun, pasien DN semakin jauh masuk ke dalam gorong-gorong. Pasien DN ini sempat melakukan perlawanan.

“Akhirnya, Kasat Intelkam dan Kasat Binmas masuk ke gorong-gorong kurang lebih 1,5 jam dan berhasil mengamankan pasien DN yang berada di dalam gorong gorong,” jelasnya.

Baca Juga :  Vaksinasi Nakes di Bojonegoro Capai 67,50 Persen

Kemudian, setelah berhasil dievakuasi baru meminta bantuan BPBD dan anggota Polres yang stanby di atas untuk membantu menarik pasien keluar dari gorong gorong. DN berhasil dievakuasi dengan kondisi lemah dan langsung dilakukan penanganan dan perawatan.

“Pasien DN berhasil kita evakuasi, setelah melarikan diri dan sembunyi di gorong-gorong kurang lebih 1,5 jam dibujuk oleh Kasat Intelkam dan Kasat Binmas. Kita apresiasi,” ucap Kapolres.

“Perawatan pasien Positif Covid-19 perlu dilakukan secara tuntas agar tidak menular ke orang lain,” imbuh Pria lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 2000 ini.

Kapolres Bojonegoro, AKBP EG Pandia, SIK, MM, MH memimpin jalannya evakuasi tersebut. Turut dihadiri Wakapolres Bojonegoro, Kompol Rendy Surya Aditama, Kasat Intelkam, AKP Beni Ulang dan Kasat Binmas, AKP Sujono. (muh/mil)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Beragam Inovasi dan Komitmen RSUD Sosodoro Siap Menuju WBBM
Pemkab Bojonegoro Terima Penghargaan UHC dari Wapres RI
Optimalkan Pencegahan Stunting, Pemkab Bojonegoro Gelar Aksi Gizi Sekolah
Bupati Anna Resmikan Poliklinik Wijaya Kusuma
RSUD Sosodoro Djatikoesoemo Ajak Warga Bojonegoro Waspadai Osteoarthritis
Ikuti Jalan Sehat, Bupati Anna Ajak Masyarakat selalu Sehat untuk Bangkit Bersama
Sosialisasi PMT Bumil, Bupati Usulkan Makanan Lokal Jadi Tambahan Gizi
FKP RSUD Sumberrejo, Bupati Harap Terus Tingkatkan Pelayanan Kesehatan

Berita Terkait

Sabtu, 4 November 2023 - 08:37

Cak Imin Klaim Dapat Dukungan Habib di Solo: Mereka Soroti Pendidikan

Kamis, 10 Februari 2022 - 08:45

Komunitas Petani Muda Bojonegoro Deklarasi Gus Muhaimin Jadi Presiden 2024

Berita Terbaru

Beberapa varietas yang disukai adalah Inpari 32. Para petani menyukai varietas ini karena dinilai memiliki beberapa keunggulan.

Pertanian

Jelang Musim Tanam, Petani Lebih Suka Benih Inpari 32

Minggu, 5 Nov 2023 - 05:06