Forkopimda Bojonegoro Dukung Penuh Gerakan Santri Bermasker

- Reporter

Jumat, 26 Februari 2021 - 01:13

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Nico Afinta, melaunching pencanangan Gerakan Santri Bermasker untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona (Covid-19) di Jawa Timur di gedung Rupatama Polda Jawa Timur, Kamis (24/02/2021).

Gerakan Santri Bermasker didukung para kiyai dan ulama, serta Forkopimda Jawa Timur, diantaranya Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa. Pangdam V Brawijaya, Mayjend TNI Suharyanto. Pangkoarmada II, Laksda TNI I.N.G. Sudihartawan.

Kegiatan ini diikuti Kapolres jajaran se Jawa Timur, kiai, maupun ulama dari seluruh Pondok Pesantren (Ponpes) di Jawa Timur secara virtual.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapolda Jawa Timur secara virtual mengatakan, pencanangan Gerakan Santri Bermasker ini merupakan bagian penting dalam penanganan dan pencegahan wabah Covid-19 di Jawa Timur.

Kapolda yakin dengan jumlah pesatren dan santri di Jawa Timur yang jumlahnya ribuan ini bisa memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Baca Juga :  Masih Ingat Polisi Yang Viral Karena Memeriksa Bapaknya Saat Razia? Begini Ceritanya

“Kami mempunyai pemikiran bahwa santri akan menjadi basis yang kuat dan penting dalam menghadapi Covid-19,” kata Kapolda Jawa Timur saat Launching Pencanangan Gerakan Santri Bermasker.

Sementara itu, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan, bahwa ingin memanggil kembali memori warga bangsa, terutama Jawa Timur. Yang lebih spesifik adalah penguatan bermasker tetap bisa menjadi bagian dari pelaksanaan disiplin protokol kesehatan.

Disela-sela kegiatan tersebut, Kapolres Bojonegoro, AKBP EG Pandia mengatakan, adanya pencanangan Gerakan Santri Bermasker, Polres Bojonegoro terus bersinergi dengan TNI dan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro untuk bersama-sama mendukung gerakan ini.

Wabah virus corono masih ada disekitar. Maka dari itu, mari bersama-sama untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Kuatkan TNI-Polri, pemerintah kabupaten dan pengurus ponpes untuk bersama-sama melakukan pencegahan di kawasan ponpes dengan menerapkan protokol kesehatan 5M.

Baca Juga :  Jelang Pilkades Serentak, Kapolres Ajak Ciptakan Suasana Kondusif

“Gerakan Santri Bermasker ini sebagai langkah preventif agar ponpes tidak menjadi klaster baru Covid-19,” kata Kapolres.

Pihaknya mengajak para kiyai dan ulama di Bojonegoro untuk ikut membantu supaya Gerakan Santri Bermasker ini bisa membantu menekan angka penyebaran virus Covid-19.

“Ada perwakilan dari PC NU, PD Muhammadiyah, dan Kemenag yang dilibatkan,” ujar Kapolres Bojonegoro kepada awak media di gedung AP I Rawi.

Ketua MUI Bojonegoro dan pengasuh Ponpes Ar Rosyid, KH. Alamul Huda mengatakan, bahwa pihaknya turut mendukung sepenuhnya pencanangan Gerakan Santri Bermasker oleh Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Nico Afinta, yang sebelumnya ada Ponpes Tangguh Semeru ada dampak positifnya bagi ponpes.

“Gerakan Santri Bermasker ini dengan harapan penguatan bermasker bagi para santri bisa menjadi bagian dari pelaksanaan disiplin protokol kesehatan,” katanya.

“Kegiatan di pesantren ini banyak hal yang memang harus terus terkawal protokol kesehatannya. Terutama bagaimana bermasker dengan benar dan menjaga jarak serta mencuci tangan, 3M bahkan sekarang 5M,” ucap Gus Huda.

Baca Juga :  Gencar Operasi Yustisi, Ratusan Pelanggar Ditindak Tegas

Setelah mengikuti launching pencanangan Gerakan Santri Bermasker dengan virtual, Kapolres Bojonegoro, Dandim 0813, perwakilan dari Pemkab Bojonegoro dan Kejaksaan Negeri Bojonegoro membagikan masker sebanyak 5.000 secara simbolis yang diterima perwakilan santri.

Kegiatan ini turut dihadiri Kapolres Bojonegoro, AKBP EG Pandia, SIK, MM, MH, Dandim 0813/Bojonegoro, Letkol Inf Bambang Hariyanto, perwakilan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, perwakilan Kejaksaan Negeri Bojonegoro, para pejabat utama Polres Bojonegoro.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bojonegoro dan pengasuh ponpes Ar Rosyid, KH. Alamul Huda, Kemenag Kabupaten Bojonegoro, H.M. Zainal, Pengurus Daerah (PD) Muhammadiyah, Suwito, PC NU Kabupaten Bojonegoro, Hilmi Al Junaidi, perwakilan Ponpes Al Fatimah, Ponpes Ar Rosyid. (din/mil)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Mutasi Jajaran Polres Bojonegoro, 1 Kasat dan 2 Kapolsek Berganti
Kapolres Bojonegoro Gelar Ngopi Bareng Bersama Media
Perkuat Sinergitas, Forkopimda Bojonegoro Gelar Cangkrukan Bersama Kamtibmas
Cangkrukan Kamtibmas Presisi, Upaya Polisi di Bojonegoro  Ciptakan Situasi Aman
Kapolres Bojonegoro Berikan Reward 11 Anggota Berprestasi
Begini Cara Unik Polres Bojonegoro Sosialisasi PPKM Darurat
Polres Bojonegoro Gelar Doa Bersama untuk 53 ABK KRI Nanggala 402 yang Gugur
Kapolres Bojonegoro Beri Penghargaan Kades, Kasun dan Ketua RT

Berita Terkait

Sabtu, 4 November 2023 - 08:37

Cak Imin Klaim Dapat Dukungan Habib di Solo: Mereka Soroti Pendidikan

Kamis, 10 Februari 2022 - 08:45

Komunitas Petani Muda Bojonegoro Deklarasi Gus Muhaimin Jadi Presiden 2024

Berita Terbaru

Beberapa varietas yang disukai adalah Inpari 32. Para petani menyukai varietas ini karena dinilai memiliki beberapa keunggulan.

Pertanian

Jelang Musim Tanam, Petani Lebih Suka Benih Inpari 32

Minggu, 5 Nov 2023 - 05:06