Emping Girut Produk Lokal Bojonegoro, Penjualan Tembus Luar Negeri

- Reporter

Sabtu, 17 April 2021 - 15:16

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO – Tanaman girut biasa tumbuh di hutan Bojonegoro atau tumbuh liar di semak belukar. Namun, di tangan Ana Nurhayati, dia mengubah girut menjadi emping dan penjualannya tembus internasional.

Girut merupakan tanaman bawah tegakan hutan dan menjadi incaran untuk diversifikasi pangan, Girut juga bisa bisa diolah menjadi beberapa komoditas yang mempunyai nilai ekonomi cukup tinggi.

Tanaman yang biasa dipanen di musim kemarau sekitar bulan Juni-Agustus ini bisa dikonsumsi langsung dengan cara direbus. Sementara umbinya bisa dibuat produk jadi maupun setengah jadi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satunya bisa dibuat emping girut yang mempunyai cita rasa yang khas dan lebih aman bagi kesehatan.

Baca Juga :  Meneropong Potensi Ekonomi Lokal di Sekitar Jembatan Kanor Rengel (1)

Hal inilah yang dilakukan Ana Nurhayati dalam memanfaatkan peluang dari hasil girut yang melimpah di daerah Bojonegoro. Seperti kita tahu bahwa 40 persen wilayah Bojonegoro terdiri dari hutan.

Bu Ana sapaan akrabnya, mulai memproduksi olahan girut dari tahun 2010 untuk diolah menjadi keripik girut dengan label Raflesia Emping Girut.

“Awalnya produksi sendiri. Namun dengan berjalannya waktu dan proses marketing kesana-kemari. Saat ini ada 4 orang karyawan yang membantu untuk produksi olahan girut ini,” ucap ibu rumah tangga asal Kecamatan Ngasem ini.

Setiap harinya, Ana dapat memproduksi kurang lebih 30 kilogram (kg) girut. Setiap 5 kg bahan baku girut menjadi 1 kg emping girut kering. Jadi, setiap hari dapat 6 kg emping girut kering.

Baca Juga :  Pandemi Corona, Jumlah Pengiriman Paket Logistik Sempat Mengalami Penurunan

“Untuk setiap bulannya, kami mampu memproduksi 1 sampai 5 kwintal girut. Namun jika masa panen girut tiba kami menyetok bahan baku girut hingga 1,5 ton yang kami peroleh dari petani langsung dan bekerja sama dengan pihak Perhutani Kabupaten Bojonegoro,” ujar Ana.

Selain itu, produk setengah jadi dari girut bisa berupa tepung. Patinya juga dapat diolah dan mempunyai manfaat bagus untuk kesehatan.

“Pati atau tepungnya bisa dijadikan bahan untuk kue. Bahkan dijadikan pengganti nasi yang kandungan berkarbohidrat tinggi,” katanya.

Untuk pemasaran sendiri, emping girut sudah merambah ke toko swalayan bahkan sudah mulai merambah ke luar negeri yaitu Jepang, Korea dan Singapura.

Emping girut olahan Bu Ana ini disamping rasanya yang nikmat harganya juga sangat terjangkau mulai dari harga Rp 5.000 hingga Rp 100 ribu rupiah.

Baca Juga :  Dukung Pembelajaran Jarak Jauh, Operator Seluler Tanda Tangani Kerja Sama dengan Kemendikbud

“Alhamdulillah, dengan hasil olahan girut yang saya geluti tersebut dapat menghasilkan keuntungan 25 juta perbulannya sehingga dapat menyekolahkan anak ke jenjang yang lebih tinggi,” pungkasnya. (kom/mil)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Tangkap Peluang Ekonomi Melalui Pelatihan Kerajinan Pelepah Pisang
Mudik Idul Fitri 1443 H, Smartfren Tingkatkan Kualitas Jaringan dan Coverage di Jawa Timur
Mantap ! Sambel’e Mbak Chichi, Sambal Kemasan Banyak Varian
Bazar Ramadhan FIJ, Bangkitkan Ekonomi IKM Bojonegoro
Kurma Tomat, Camilan Khas Bojonegoro Cocok untuk Buka Puasa
Camilan Gurih dan Manis di Bazar Murah Ramadhan Bojonegoro
Makin Lengkap, Smartfren Sambut Ramadhan dengan Promo Terbaru
Pedagang Bojonegoro Penerima KPP Wilayah Baureno Belajar Digital Marketing

Berita Terkait

Rabu, 1 November 2023 - 08:20

Kantor Kemenag Bojonegoro Kembali Raih Penghargaan Pengelolaan Keuangan Terbaik

Rabu, 31 Mei 2023 - 14:51

Pemkab Bojonegoro Akan Bangun 170 Km Jalan Desa Melalui Dana BKK 

Jumat, 26 Mei 2023 - 14:24

Serahkan SK PPPK Nakes, Bupati Anna Ajak Tingkatkan Kualitas SDM

Kamis, 16 Maret 2023 - 01:12

Pemkab Bojonegoro Terima Penghargaan Realisasi PAD Tertinggi Se Indonesia

Senin, 6 Maret 2023 - 01:23

Lantik Pejabat Lingkup Pemkab, Bupati Anna Wanti-wanti Tahun Politik

Jumat, 3 Maret 2023 - 04:18

Penetapan Hari RPL di Bojonegoro, Pemkab Bojonegoro Lanjutkan RPL Jenjang Magister

Kamis, 2 Maret 2023 - 01:11

Pemkab Bojonegoro Sosialisasikan Rencana Tindak Darurat Bendungan Pacal

Rabu, 22 Februari 2023 - 02:49

Bupati Bojonegoro Lantik Kades PAW Terpilih Desa Prangi

Berita Terbaru

Beberapa varietas yang disukai adalah Inpari 32. Para petani menyukai varietas ini karena dinilai memiliki beberapa keunggulan.

Pertanian

Jelang Musim Tanam, Petani Lebih Suka Benih Inpari 32

Minggu, 5 Nov 2023 - 05:06