Ramadhan Berkah, Bazar CEC Ajak Milenial Berkreasi Tanpa Batas

- Reporter

Sabtu, 17 April 2021 - 14:07

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO – Berjejer empat perempuan di tenda bazar yang dinaungi Creative Economi Centre (CEC) di Jalan MH Thamrin, Sabtu (17/04/2021). Sebuah komunitas yang bergerak di bidang wirausaha.

Mereka bisa disebut wujud kartini masa kini. Perempuan mandiri yang berwirausaha tanpa pantang menyerah. Mereka berempat pun juga memiliki produk sendiri-sendiri.

Keempatnya adalah pengurus CEC. Diketuai Adib Nurdiyanto, penggagas yang telah berkecimpung di wirausaha dan memiliki banyak produk merek sendiri. Anggota CEC kini berjumlah 156 terdiri dari berbagai lapisan masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Adib, sapaan akrabnya mengatakan, ada tiga kategori anggota di dalamnya. Dari pelajar, mahasiswa, hingga akademisi tergabung di komunitas mereka.

Baca Juga :  Makin Lengkap, Smartfren Sambut Ramadhan dengan Promo Terbaru

Bazar ini buka mulai pukul 15.00 Wib hingga menjelang buka puasa selama bulan Ramadan.

Berbagai aneka kuliner tersusun rapi di meja. Dengan banner nama komunitas mereka tersemat di depan meja. Harganya beragam mulai dari Rp 6.000 dan tergantung jenis makanan yang dijual.

Ada sembako, lauk-pauk, makanan ringan, jajanan pasar, hingga minuman kekinian yang sangat cocok dinikmati saat berbuka.

Adib menceritakan, CEC memiliki lima outlet. Tiga di kota yakni di Jalan Veteran, Jalan MH Thamrin, Jalan Cokro Aminoto.

“Dua outlet lainnya di Desa Wedi dan Gondang. Sementara di Jalan MH Thamrin inilah tempat yang paling cocok untuk dibuka bazar,” katanya.

“Selain tempat yang strategis, salah satu anggota juga tempatnya di sini. Selain itu, di MH Thamrin juga ramai warga berlalu-lalang,” ujarnya.

Baca Juga :  Hadiri Lokakarya Difabel, Natasha Berharap Difabel Diperhatikan di Semua Akses

Sementara itu, Sekretaris CEC Anis Yulianti menambahkan, bazar ini didirikan bertujuan menggerakkan ekonomi warga dan menjembatani para pelaku usaha yang tidak memiliki wadah.

Mulai dari usaha kerajinan, kuliner, hingga jasa seperti modeling.n”Kami mengajarkan pemuda-pemudi untuk berkreasi tanpa batas,” kata Anis.

Apalagi, lanjut perempun ramah ini, bulan Ramadan adalah kesempatan emas bagi para pelaku usaha untuk menjajakan produknya. Hingga terbersitlah ide bazar yang dimulai sejak 13 April lalu.

Semakin sore, bazar bertenda merah itu banyak kedatangan pembeli. Bahkan, kata Anis, sampai waktunya tutup pun pembeli masih menanyakan dagangan mereka.

Salah satu konsumen Ngardi asal Kecamatan Trucuk bahkan rela ngabuburit di Kota Bojonegoro. Mereka menyebrangi Jembatan Sosrodilogo, jembatan yang menghubungkan Kecamatan Trucuk dan Kecamatan Bojonegoro.

Baca Juga :  Keluh Kesah Pedagang Ini ditengah Pandemi Corona

Bersama istri dan seorang anaknya, mereka membeli botok, makanan khas jawa yang terbuat dari kelapa dan membeli beberapa camilan lainnya.

“Ke sini sekalian beli lauk dan jalan-jalan jelang buka puasa,” katanya. (bid/mil)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Tangkap Peluang Ekonomi Melalui Pelatihan Kerajinan Pelepah Pisang
Mudik Idul Fitri 1443 H, Smartfren Tingkatkan Kualitas Jaringan dan Coverage di Jawa Timur
Mantap ! Sambel’e Mbak Chichi, Sambal Kemasan Banyak Varian
Bazar Ramadhan FIJ, Bangkitkan Ekonomi IKM Bojonegoro
Kurma Tomat, Camilan Khas Bojonegoro Cocok untuk Buka Puasa
Camilan Gurih dan Manis di Bazar Murah Ramadhan Bojonegoro
Makin Lengkap, Smartfren Sambut Ramadhan dengan Promo Terbaru
Pedagang Bojonegoro Penerima KPP Wilayah Baureno Belajar Digital Marketing

Berita Terkait

Sabtu, 4 November 2023 - 08:37

Cak Imin Klaim Dapat Dukungan Habib di Solo: Mereka Soroti Pendidikan

Kamis, 10 Februari 2022 - 08:45

Komunitas Petani Muda Bojonegoro Deklarasi Gus Muhaimin Jadi Presiden 2024

Berita Terbaru

Beberapa varietas yang disukai adalah Inpari 32. Para petani menyukai varietas ini karena dinilai memiliki beberapa keunggulan.

Pertanian

Jelang Musim Tanam, Petani Lebih Suka Benih Inpari 32

Minggu, 5 Nov 2023 - 05:06