Buka Akses Wilayah Selatan, Bupati Anna Usulkan Exit Tol

- Reporter

Selasa, 8 Juni 2021 - 06:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO – Peningkatan infrastruktur untuk membuka akses wilayah luar terus dilakukan Pemkab Bojonegoro. Terbaru adalah usulan pintu tol baru (Exit Tol) yang bisa menembus Wilayah Kecamatan Sekar atau Kecanatan Gondang Bojonegoro.

Dalam paparannya, di Direktorat Jalan Bebas Hambatan (JBH) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KEMENPUPR), Bupati Anna menjelaskan atas gagasan adanya Exit Tol/Gate Tol di wilayah selatan Kabupaten Bojonegoro.

“Pemerintah Kabupaten Bojonegoro mengusulkan adanya pintu tol baru (exit tol) pada ruas jalan Tol Kertosono-Solo. Tepatnya di Desa Lemahbang, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun,” jelasnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dimana titik exit tol tersebut, melewati ruas jalan Kabupaten Madiun di Desa Pajaran dan Desa Lemahbang sepanjang 13 KM, kewenangan Kabupaten Madiun.

Baca Juga :  Pemkab Bojonegoro Dinobatkan Pemilik Komitmen Tertinggi Belanja Produk Dalam Negeri

“Kedapan, ruas jalan ini perlu ditingkatkan untuk bisa menjadi standar jalan kolektor sebagai akses keluar dari exit tol,” tutur Bupati Anna.

“Titik exit tol juga melewati akses Jalan Sekar Klino yang tahun 2021 ini dilakukan peningkatan sepanjang
2 KM,” bebernya.

Untuk infrastruktur setelah exit tol, 500 meter masih menjadi kewenangan JBH. Selepas 500 meter harus merupakan jalan kolektor.

JBH perlu segera turun untuk checking lokasi exit tol dan ada pembahasan lebih lanjut dengan Pemkab Madiun, Provinsi Jatim, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) dan Direktorat JBH Kementerian PUPR, terkait perlunya peningkatan lebar ruas Jalan Klino-Saradan menjadi standar jalan kolektor dari exit tol.

Baca Juga :  Pisah Kenal Camat Kanor Terapkan Prokes Secara Ketat

“Dengan Exit/akses gate tol ini, diharapkan mempermudah jangkauan pelayanan, transportasi, mobilisasi, serta akses perdagangan,” katanya.

“Selain itu, juga mengurangi kepadatan kendaraan angkutan barang atau truk-truk besar yang melewati akses Bojonegoro kota menuju akses tol Ngawi,” pungkasnya. (din/mil)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Hari Jadi Provinsi Jawa Timur, Bakorwil Bojonegoro Gelar Pasar Murah
Kantor Kemenag Bojonegoro Kembali Raih Penghargaan Pengelolaan Keuangan Terbaik
Pemkab Bojonegoro Akan Bangun 170 Km Jalan Desa Melalui Dana BKK 
Serahkan SK PPPK Nakes, Bupati Anna Ajak Tingkatkan Kualitas SDM
Pemkab Bojonegoro Terima Penghargaan Realisasi PAD Tertinggi Se Indonesia
Lantik Pejabat Lingkup Pemkab, Bupati Anna Wanti-wanti Tahun Politik
Penetapan Hari RPL di Bojonegoro, Pemkab Bojonegoro Lanjutkan RPL Jenjang Magister
Pemkab Bojonegoro Sosialisasikan Rencana Tindak Darurat Bendungan Pacal

Berita Terkait

Sabtu, 4 November 2023 - 08:37

Cak Imin Klaim Dapat Dukungan Habib di Solo: Mereka Soroti Pendidikan

Kamis, 10 Februari 2022 - 08:45

Komunitas Petani Muda Bojonegoro Deklarasi Gus Muhaimin Jadi Presiden 2024

Berita Terbaru

Beberapa varietas yang disukai adalah Inpari 32. Para petani menyukai varietas ini karena dinilai memiliki beberapa keunggulan.

Pertanian

Jelang Musim Tanam, Petani Lebih Suka Benih Inpari 32

Minggu, 5 Nov 2023 - 05:06