Pemkab Bojonegoro Dorong Realisasi Wisata Tebing Gupit Desa Sumuragung

- Reporter

Rabu, 9 Juni 2021 - 04:12

facebook twitter whatsapp copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro terus mendorong pembangunan desa sebagai bagian pembangunan berkelanjutan. Salah satunya dengan cara mendorong pengembangan desa wisata sebagai wujud kemandirian desa.

Pemkab Bojonegoro menyambut baik dan berkomitmen mendukung pembangunan desa Sumuragung, Kecamatan Baureno. Di desa ini tebing gupit di bangun sebagai rintisan desa wisata. Selain memiliki potensi keindahan alam, nilai budaya, nilai religi, keunikan dan kisah sejarah masa lalu.

“Masyarakat Desa Sumuragung juga masih memerlukan stimulan untuk mempercepat dan mendorong pengembangan desa wisata, untuk mendukung terwujudnya kemandirian desa,” ungkap Wakil Bupati Bojonegoro, Budi Irawanto, saat hadir dalam kunjungan Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) di Desa Sumuragung Kecamatan Baureno, Sabtu (05/06/2021).

Wakil Bupati Budi Irawanto menambahkan, dalam pembangunan desa, SDGs desa dapat dioperasionalkan melalui berbagai program dan kegiatan. Diantaranya, peningkatan infrastruktur dasar dan pengembangan desa wisata, memberikan pendampingan pembangunan desa hingga membuka jalan kerjasama dan kemitraan masyarakat desa.

“Sebagai sebuah rintisan desa wisata, selain memiliki potensi keindahan alam, nilai budaya, nilai religi, keunikan dan kisah sejarah masa lalu. Tentu masyarakat masih memerlukan stimulan untuk mempercepat pembangunan desa wisata,” ujarnya.

Melalui pengembangan desa wisata nantinya, dapat menciptakan lapangan kerja, mengangkat budaya keunikan, keaslian dan ciri khas desa. Serta menumbuhkan perekonomian dengan mendorong peningkatan Pendapatan Asli Desa (PADes) melalui BUMDesa.

Baca Juga :  Mimpi Masyarakat Bojonegoro Terwujud, Jalan Desa Kini Mulai Mulus

Namun adanya keterbatasan dan kewenangan yang menyebabkan Pemkab tidak selalu bisa memberikan program bagi masyarakat. Semua alokasi anggaran yang dibelanjakan harus mengedepankan akuntabilitas keuangan dan skala prioritas sebagaimana ketentuan.

“Kami berharap kolaborasi dan sinergitas ini bisa terus meningkat dan berlanjut kedepan. Sehingga komitmen untuk membangun bersama secara produktif bisa terwujud,” pungkasnya. (din/yud)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Hari Jadi Provinsi Jawa Timur, Bakorwil Bojonegoro Gelar Pasar Murah
Kantor Kemenag Bojonegoro Kembali Raih Penghargaan Pengelolaan Keuangan Terbaik
Pemkab Bojonegoro Akan Bangun 170 Km Jalan Desa Melalui Dana BKK 
Serahkan SK PPPK Nakes, Bupati Anna Ajak Tingkatkan Kualitas SDM
Pemkab Bojonegoro Terima Penghargaan Realisasi PAD Tertinggi Se Indonesia
Lantik Pejabat Lingkup Pemkab, Bupati Anna Wanti-wanti Tahun Politik
Penetapan Hari RPL di Bojonegoro, Pemkab Bojonegoro Lanjutkan RPL Jenjang Magister
Pemkab Bojonegoro Sosialisasikan Rencana Tindak Darurat Bendungan Pacal

Berita Terkait

Kamis, 21 Desember 2023 - 04:12

Pesemaian Padi Mengering, Petani Kepohbaru Terancam Gagal Tanam

Minggu, 5 November 2023 - 14:46

Padi Inpari Digdaya, Beras Pulen Kelas Premium Sedigdaya Namanya

Minggu, 5 November 2023 - 05:51

Mengenal Varietas Padi Logawa, Lebih Kuat Batangnya Lebih Joss Hasilnya.

Jumat, 24 Februari 2023 - 01:37

Siapkan Sarpras Pertanian, Jaga Ketahanan Pangan di Bojonegoro

Jumat, 3 Februari 2023 - 02:03

Harga Gabah Di Bojonegoro Naik, Ini Kata Petani

Selasa, 13 Desember 2022 - 01:00

Tingkatkan Hasil Pertanian, Pemkab Bojonegoro Realisasikan 30.806 Meter JUT

Sabtu, 1 Oktober 2022 - 10:31

Panen Jagung Pulut, Bupati Harap Gerakan Potensi Lahan Tanaman Pangan

Selasa, 6 September 2022 - 03:06

Fun Farmer’s Day 2022, Kuatkan Produk Lokal Pertanian Bojonegoro

Berita Terbaru