Jelang Musim Hujan, Normalisasi Sungai di Bojonegoro Terus Dilakukan

- Reporter

Kamis, 17 Juni 2021 - 05:01

facebook twitter whatsapp copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO – Jelang musim penghujan, proses normalisasi sejumlah sungai dan kali avur sekaligus membuat longstorage di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, terus dikebut.

Tujuannya, untuk mengantisipasi terjadinya banjir di beberapa wilayah, sehingga tahun ini akan menormalisasi sungai dan kali avur sepanjang 4,67 kilo meter (km).

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air (PU SDA) Kabupaten Bojonegoro, Tejdo Sukmono mengatakan, normalisasi ini dipetakan lokasi prioritas. Diutamakan sungai-sungai yang mengalami pendangkalan parah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Normalisasi, lanjut Tedjo Sukmono, juga bertujuan agar debit air pada aliran sungai bisa sesuai dengan kondisi semula, sehingga daya tampungnya bertambah.

“Selain pengembalian fungsi sungai. Untuk membuat long storage, mengembalikan dimensi sungai, memperbesar alur sungai, menahan luberan akibat luapan banjir pada musim penghujan,” katanya.

Baca Juga :  Gerbang Ratubangnegoro Kertowilangan, Pintu Kerjasama Pembangunan Kawasan

“Dan menyediakan air irigasi terutama pada musim kemarau. Selain itu, pengerukan juga dilakukan untuk mengembalikan daya tampung sungai,” tambahnya.

Disebutkan, dari total 4,67 kilo meter, Dinas PU SDA telah menyelesaikan Normalisasi Desa Sembung, Kecamatan Kapas panjang 50 meter, Desa Wedi, Kecamatan Kapas panjang 50 meter, Desa Mojoranu Kecamatan Dander 800 meter, Desa Ngumpakdalem Kecamatan Dander panjang 1200 meter.

Kemudian, Desa Ngrancang (TMMD) panjang 70 meter, Desa Sudu, Kecamatan Gayam 900 meter, Desa Jati Mulyo (TMMD) 100 meter, Kecamatan Dander Desa Kedungsumber 800 meter, Desa/Kecamtan Gondang 500 meter, dan Desa Kedungsumber kecamatan Dander panjang 200 meter.

“Yang sedang berjalan Desa Sumbergede Kecamatan Kepohbaru, Desa/Kecamatan Malo dan Desa Ngraseh Kecamatan Dander,” bebernya.

Baca Juga :  Pemkab Bojonegoro Launching Tari Selamat Datang Langen Thengul

Normalisasi sungai tersebut dengan mengangkat sedimen dari dalam sungai dengan menggunakan alat berat, dan mengembalikan alur sungai sehingga sungai dapat berfungsi sebagai mana mestinya.

“Caranya dengan mengangkat sedimen dari dalam sungai dan meletakkan di kanan-kiri sungai, sekaligus dibuat semacam tanggul, sehingga nantinya setelah dinormalisasi, dapat berfungsi sebagai tampungan air atau long storage,” kata Tedjo Sukmono.

Tedjo menjelaskan, long storage adalah tempat tampungan air yang memanjang di sungai atau kali yang telah dilakukan normalisasi, sehingga sepanjang sungai tersebut ketersediaan air selalu ada, sekaligus dapat meninggikan muka air sehingga air irigasi bisa mengalir secara gravitasi.

Nantinya, di bagikan hilir dapat dilengkapi dengan bangunan cekdam. Selain sebagai tampungan air, manfaat long storage juga dapat digunakan untuk penyedia air irigasi pertanian dan dapat dimanfaatkan untuk pemeliharaan ikan air tawar.

Baca Juga :  Resmikan Gedung Baru DPRD, Bupati Anna Berharap Tingkatkan Fungsi Aspirasi dan Inspirasi

“Selain itu potensi lain bisa untuk pengembangan pariwisata dan konservasi air untuk membantu pelestarian mata air dan kelestarian sumur masyarakat,” ungkapnya.

Adanya normalisasi sungai dan pembangunan long storage tersebut diharapkan dapat meminimalisir dampak bencana banjir luapan sungai saat musim penghujan, dan tampungan air dari long storage tersebut dapat menyediakan air irigasi pada musim kemarau.

Pihaknya menghimbau kepada masyarakat Bojonegoro untuk tidak membuang sampah di sungai. Sehingga tidak menyumbat aliran sungai yang bisa mengakibatkan banjir.

“Jangan membuang sampah sembarangan. Jaga kebersihan sungai. Jadi kita bekerjasama demi kenyamanan kita bersama,” tutupnya. (din/mil)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Hari Jadi Provinsi Jawa Timur, Bakorwil Bojonegoro Gelar Pasar Murah
Kantor Kemenag Bojonegoro Kembali Raih Penghargaan Pengelolaan Keuangan Terbaik
Pemkab Bojonegoro Akan Bangun 170 Km Jalan Desa Melalui Dana BKK 
Serahkan SK PPPK Nakes, Bupati Anna Ajak Tingkatkan Kualitas SDM
Pemkab Bojonegoro Terima Penghargaan Realisasi PAD Tertinggi Se Indonesia
Lantik Pejabat Lingkup Pemkab, Bupati Anna Wanti-wanti Tahun Politik
Penetapan Hari RPL di Bojonegoro, Pemkab Bojonegoro Lanjutkan RPL Jenjang Magister
Pemkab Bojonegoro Sosialisasikan Rencana Tindak Darurat Bendungan Pacal

Berita Terkait

Kamis, 21 Desember 2023 - 04:12

Pesemaian Padi Mengering, Petani Kepohbaru Terancam Gagal Tanam

Minggu, 5 November 2023 - 14:46

Padi Inpari Digdaya, Beras Pulen Kelas Premium Sedigdaya Namanya

Minggu, 5 November 2023 - 05:51

Mengenal Varietas Padi Logawa, Lebih Kuat Batangnya Lebih Joss Hasilnya.

Jumat, 24 Februari 2023 - 01:37

Siapkan Sarpras Pertanian, Jaga Ketahanan Pangan di Bojonegoro

Jumat, 3 Februari 2023 - 02:03

Harga Gabah Di Bojonegoro Naik, Ini Kata Petani

Selasa, 13 Desember 2022 - 01:00

Tingkatkan Hasil Pertanian, Pemkab Bojonegoro Realisasikan 30.806 Meter JUT

Sabtu, 1 Oktober 2022 - 10:31

Panen Jagung Pulut, Bupati Harap Gerakan Potensi Lahan Tanaman Pangan

Selasa, 6 September 2022 - 03:06

Fun Farmer’s Day 2022, Kuatkan Produk Lokal Pertanian Bojonegoro

Berita Terbaru