Progres Pembangunan Jembatan Kanor-Rengel Masuki Tahap Pemancangan

- Reporter

Senin, 28 Juni 2021 - 13:32

facebook twitter whatsapp copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO – Pembangunan jembatan penghubung Desa Semambung, Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro dengan Desa Ngadirejo, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban memasuki tahap pemancangan dan pemasangan U-Ditch.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Chusaifi Ivan R, ST MM mengatakan, pengecekan kekerasan dan tekstur tanah telah dilakukan di delapan titik lokasi pembangunan setelah peletakan batu pertama atau groundbreaking beberapa waktu lalu.

“Tahap awal juga sudah dilakukan pengecekan struktur tanah sebanyak delapan titik,” kata Chusaifi Ivan R, Senin (28/06/2021).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro melalui dinas teknis terkait dengan pelaksana di lapangan, komitmen bahwa pembangunan jembatan yang melintas di atas Bengawan Solo ini selesai tepat waktu. Sehingga, manfaatnya segera dapat dirasakan.

Baca Juga :  Safety Pekerja Proyek Jembatan Kanor-Rengel Masih Minim

“Saat ini, sedang berlangsung proses pemancangan dan pemasangan u-ditch di wilayah Desa Semambung Kanor,” tambahnya.

Sementara itu, Pengawas atau Supervisor Engineer, Haris menjelaskan, hasil dari penyelidikan tanah yang menjadi lokasi jembatan Kanor-Rengel tersebut masih aman. Senada dengan yang disampaikan oleh PPK Chusaifi Ivan R.

Dijelaskan, bahwa progres pembangunan jembatan Kanor-Rengel saat ini memasuki proses pemancangan dan pemasangan u-ditch dari sisi Kecamatan Kanor. Untuk pemancangan ini dengan kedalaman 30 meter, dan di tengah sungai.

“Untuk pemancangan ini dengan kedalaman 30 meter, dan di tengah sungai atau posisi pilar sekitar 36 meter dengan pancang berbahan baja,” jelasnya.

Selain dua progres tersebut, juga terdapat pemancangan di wilayah Kecamatan Rengel yang akan dijadikan sebagai jalan layang untuk akses menuju jembatan. Jembatan Kanor-Rengel ini memiliki panjang 210 meter dan lebar 9 meter.

Baca Juga :  Mantapkan Pembangunan Waduk Pejok, Bupati Bojonegoro Lakukan Rakor dengan Bupati Lamongan

“Meliputi lebar jalan 7 meter dan 1 meter trotoar di setiap sisi. Masing-masing kekuatan tiang pancangnya mampu menahan beban kurang lebih 120 ton,” pungkasnya. (muh/mil)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Empat Jembatan Soko Temayang Diresmikan Bupati Anna
Fasilitasi Pemohon SKK, TUK LSP Hatsindo Bojonegoro Lakukan Uji Kompetensi
Masuki Tahap Awal Pembangunan, Pemkab Lakukan Sosialisasi
On Air Malowopati FM, Bupati Anna Informasikan Capaian Pembangunan Bojonegoro
Genjot Bangun Pelindung Tebing, Cegah Longsor dan Banjir Bandang
Resmi Membuka TMMD Ke 115, Bupati Harapkan Akselerasi Pembangunan Tercapai
Gubernur Khofifah Ajak IKA PMII Jatim Majukan Masyarakat Desa
PC Fatayat NU Bojonegoro Kembali Terpilih Jadi Mitra Kerja EMCL

Berita Terkait

Sabtu, 4 November 2023 - 08:37

Cak Imin Klaim Dapat Dukungan Habib di Solo: Mereka Soroti Pendidikan

Kamis, 10 Februari 2022 - 08:45

Komunitas Petani Muda Bojonegoro Deklarasi Gus Muhaimin Jadi Presiden 2024

Berita Terbaru

Beberapa varietas yang disukai adalah Inpari 32. Para petani menyukai varietas ini karena dinilai memiliki beberapa keunggulan.

Pertanian

Jelang Musim Tanam, Petani Lebih Suka Benih Inpari 32

Minggu, 5 Nov 2023 - 05:06