Kabupaten Bojonegoro Terima Penghargaan KLA Tahun 2021

- Reporter

Kamis, 29 Juli 2021 - 04:02

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO – Tahun ini, Kabupaten Bojonegoro terima penghargaan Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA) dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak Republik Indonesia dengan Predikat Madya.

Penguman peraih penghargaan dibacakan Kementerian PPPA pada Kamis (29/07/2021) secara virtual yang diikuti Menteri PPPA, Gubernur, Bupati dan Walikota. Bakal diserahkan kepada kabupaten/kota peraih pada September mendatang.

Sistem pembangunan anak telah didirikan sejak 2006 yang sempat direvitalisasi pada 2010 dan 2011. Sedangkan apresiasi pelaksanaan KLA di daerah diberikan dalam lima kategori, mulai Pratama, Madya, Nindya, Utama, hingga Kabupaten/Kota Layak Anak.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menteri PPPA, I Gusti Ayu Bintang Darmawati menyatakan, KLA merupakan sistem pembangunan berbasis  anak yang dilakukan melalui integrasi sumber daya pemerintah, masyarakat, media, dan dunia usaha yang secara keseluruh dalam program kebijakan untuk menjamin hak anak.

Baca Juga :  23 Orang dalam Pantauan, Ini Peta Sebaran Covid-19 di Bojonegoro

KLA diberikan kepada seluruh kabupaten/kota yang mempunyai sistem pembangunan berbasis hak anak melalui pengintegrasian komitmen dan sumber daya pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha yang terencana secara menyeluruh serta berkelanjutan dalam kebijakan, program dan kegiatan untuk menjamin pemenuhan hak dan perlindungan anak.

“Penghargaan ini tidak hanya dilihat sebagai tujuan akhir, tetapi menjadi penyemangat bagi daerah lain untuk melindungi anak di daerahnya masing-masing, pungkasnya,” katanya.

Sebagai komitmen dan mewujudkan Bojonegoro sebagai Kabupaten/Kota Layak Anak, Pemkab telah melahirkan beberapa terobosan yang tertuang dalam salah satu 17 program prioritas, yakni ‘Mewujudkan  Lingkungan Ramah Perempuan, Anak, penyandang Disabilitas serta Kaum Dhuafa’.

Salah satunya adalah KELANA (Kecamatan Layak Anak) dan DEKALA (Desa Layak Anak) yang dideklarasikan pada Agustus 2020 lalu.  

Baca Juga :  Bupati Minta Pengelolaan Infrastruktur Dilakukan dengan Cermat

Bupati Bojonegoro, Anna Muawanah mengatakan, penghargaan ini bukanlah hasil akhir tugas, yang paling utama adalah menjaga komitmen semua pihak yang terlibat dalam  menjamin pemenuhan hak dan perlindungan khusus anak.

“Dimulai dengan mewujudkan desa dan kelurahan layak anak, kecamatan layak anak, sekolahan ramah anak, pelayanan ramah anak di puskesmas, dan lain-lain, hingga anak dapat terlindungi,” kata Bupati. (adv)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Hari Jadi Provinsi Jawa Timur, Bakorwil Bojonegoro Gelar Pasar Murah
Kantor Kemenag Bojonegoro Kembali Raih Penghargaan Pengelolaan Keuangan Terbaik
Pemkab Bojonegoro Akan Bangun 170 Km Jalan Desa Melalui Dana BKK 
Serahkan SK PPPK Nakes, Bupati Anna Ajak Tingkatkan Kualitas SDM
Pemkab Bojonegoro Terima Penghargaan Realisasi PAD Tertinggi Se Indonesia
Lantik Pejabat Lingkup Pemkab, Bupati Anna Wanti-wanti Tahun Politik
Penetapan Hari RPL di Bojonegoro, Pemkab Bojonegoro Lanjutkan RPL Jenjang Magister
Pemkab Bojonegoro Sosialisasikan Rencana Tindak Darurat Bendungan Pacal

Berita Terkait

Sabtu, 4 November 2023 - 08:37

Cak Imin Klaim Dapat Dukungan Habib di Solo: Mereka Soroti Pendidikan

Kamis, 10 Februari 2022 - 08:45

Komunitas Petani Muda Bojonegoro Deklarasi Gus Muhaimin Jadi Presiden 2024

Berita Terbaru

Beberapa varietas yang disukai adalah Inpari 32. Para petani menyukai varietas ini karena dinilai memiliki beberapa keunggulan.

Pertanian

Jelang Musim Tanam, Petani Lebih Suka Benih Inpari 32

Minggu, 5 Nov 2023 - 05:06