Pemkab Bojonegoro Beri Bantuan kepada Masyarakat Isoman selama PPKM

- Reporter

Kamis, 5 Agustus 2021 - 12:37

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro melalui Dinas Sosial, memberikan bantuan sepanjang masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang dimulai sejak 3 Juli hingga 2 Agustus dan diperpanjang sampai 9 Agustus.

Bantuan berupa paket sembako yakni beras sebanyak 3,2 kilogram yang disuplai dari Badan Usaha Logistik (Bulog). Bantuan ini ditujukan kepada masyarakat yang terpapar Covid-19 dan melakukan isolasi mandiri (isoman).

Penerima bansos tergantung pada jumlah anggota di dalam kartu keluarga (KK) yang terpapar Covid-19. Hal ini sejalan dengan harapan dan perintah Bupati Bojonegoro Anna Muawanah untuk segera menyalurkan bansos kepada warga yang terdampak PPKM.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Harapannya dengan adanya bantuan paket sembako dapat meringankan beban bagi yang terkonfirmasi positif Covid-19,” kata Bupati Anna.

Baca Juga :  Antisipasi Genangan hingga Banjir, Pemkab Bojonegoro Normalisasi Saluran Air

Terpisah, Kepala Bidang (Kabid) Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos) Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bojonegoro, Titik Purnomo mengatakan, penerima hanya mendapatkan bantuan sebanyak satu kali.

Data penerima bantuan didapatkan Dinsos dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Bojonegoro sebagai penggelar swab test dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Bojonegoro sebagai perangkap data penerima bantuan.

“Bantuan ini kami dapatkan dari Bulog dan langsung dikirimkan ke desa. Sesampainya di desa akan didistribusikan kepada masyarakat yang sedang isoman dengan pengerahan Dinsos, TAGANA, dan Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK),” tambahnya.

Pada tahap pertama, Dinsos telah memberikan bantuan sebanyak 8,7 ton beras. Dalam tahap kedua, bantuan beras diberikan sebanyak 13 ton. Sedangkan pada tahap ketiga diberikan sebanyak 5,8 ton. Total bantuan beras dari Pemkab Bojonegoro sebanyak 27,5 ton.

Baca Juga :  Aplikasi Simponi Ternak Mudahkan Akses Informasi Pasar

Sementara itu, Kepala Bulog Sub Divisi Regional (Sub Divre) III Cabang Bojonegoro, Hendra Kurniawan menambahkan, Bulog mendukung penuh program pemerintah pusat serta daerah dalam masa PPKM. Salah satunya terkait bantuan sembako beras untuk isoman di Kabupaten Bojonegoro selama PPKM.

“Pada prinsipnya Bulog siap untuk membantu percepatan penyaluran program Bansos di masa PPKM untuk membantu masyarakat, karena memang pemberlakuan PPKM ini perekonomian masyarakat cukup tersendat,” ucapnya.

Selain itu, lanjut Hendra, tambahan bantuan beras yang diserap pemerintah sebanyak 27,5 ton untuk isoman ini juga sekaligus membantu menyerap gabah atau beras petani di tengah peningkatan panen dan membantu keluarga yang paling terdampak. (din)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Hari Jadi Provinsi Jawa Timur, Bakorwil Bojonegoro Gelar Pasar Murah
Kantor Kemenag Bojonegoro Kembali Raih Penghargaan Pengelolaan Keuangan Terbaik
Pemkab Bojonegoro Akan Bangun 170 Km Jalan Desa Melalui Dana BKK 
Serahkan SK PPPK Nakes, Bupati Anna Ajak Tingkatkan Kualitas SDM
Pemkab Bojonegoro Terima Penghargaan Realisasi PAD Tertinggi Se Indonesia
Lantik Pejabat Lingkup Pemkab, Bupati Anna Wanti-wanti Tahun Politik
Penetapan Hari RPL di Bojonegoro, Pemkab Bojonegoro Lanjutkan RPL Jenjang Magister
Pemkab Bojonegoro Sosialisasikan Rencana Tindak Darurat Bendungan Pacal

Berita Terkait

Sabtu, 4 November 2023 - 08:37

Cak Imin Klaim Dapat Dukungan Habib di Solo: Mereka Soroti Pendidikan

Kamis, 10 Februari 2022 - 08:45

Komunitas Petani Muda Bojonegoro Deklarasi Gus Muhaimin Jadi Presiden 2024

Berita Terbaru

Beberapa varietas yang disukai adalah Inpari 32. Para petani menyukai varietas ini karena dinilai memiliki beberapa keunggulan.

Pertanian

Jelang Musim Tanam, Petani Lebih Suka Benih Inpari 32

Minggu, 5 Nov 2023 - 05:06