Pembangunan Bendungan Gongseng Tahap Pembersihan Lahan, September Mulai Diisi Air

- Reporter

Senin, 9 Agustus 2021 - 14:06

facebook twitter whatsapp copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO – Bendungan Gongseng di Desa Papringan, Kecamatan Temayang, Kabupaten Bojonegoro memasuki tahap akhir yakni clearing area genangan atau pembersihan lahan (land clearing). Sesuai target, pengerjaan tuntas akhir Agustus dan mulai dilakukan pengisian (impounding) air pada minggu kedua September.

Kepala Bidang (Kabid) Air Baku Irigasi Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air (PU SDA) Kabupaten Bojonegoro Bungku Susilowati mengatakan, pembersihan lahan atau land clearing di sekitar Bendungan Gongseng dilakukan sebagai upaya mempermudah proses pengisian air nantinya.

“Baru-baru ini kita lakukan zoom meeting dengan Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS). Penentuan pembersihan lahan terkait pohon-pohon yang perlu ditebang di sekitar bendungan. Sebab yang menentukan BBWS. Penebangan pohon dilakukan supaya tidak mengganggu proses pengisian air,” kata Bungku.

Bendungan Gongseng memiliki kapasitas tampungan air total 22,43 juta m³. Bendungan mempunyai lima potensi manfaat. Yakni untuk irigasi seluas 6.191 hektar, penyediaan air baku 300 liter/detik, konservasi pariwisata, reduksi banjir hingga 133,27 m³/detik, serta berpotensi untuk pembangkit listrik tenaga mikrohidro (PLTMH) sebesar 0,7 mega watt.

Pemkab Bojonegoro, lanjut dia, memfasilitasi dokumen terkait Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan (IPPKH). Harapannya setelah proses land clearing selesai dan September mulai pengisian air bisa segera dimanfaatkan. Sementara untuk layanan irigasi memiliki wilayah yang sama dengan Waduk Pacal, sebab Bendungan Gongseng dibangun sebagai suplesi atau tambahan tampungan air Waduk Pacal.

Baca Juga :  PC Fatayat NU Bojonegoro Kembali Terpilih Jadi Mitra Kerja EMCL

“Berdasarkan analisa Hidrologi dari BBWSBS, rencana pengisian tampungan (impounding) diperkirakan mulai dilakukan pada minggu kedua Bulan September, sementara hingga kapasitas tampungan penuh dan air melimpah melalui spillway diestimasikan pada tanggal 23 Januari 2022,” imbuhnya. (din/mil)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Empat Jembatan Soko Temayang Diresmikan Bupati Anna
Fasilitasi Pemohon SKK, TUK LSP Hatsindo Bojonegoro Lakukan Uji Kompetensi
Masuki Tahap Awal Pembangunan, Pemkab Lakukan Sosialisasi
On Air Malowopati FM, Bupati Anna Informasikan Capaian Pembangunan Bojonegoro
Genjot Bangun Pelindung Tebing, Cegah Longsor dan Banjir Bandang
Resmi Membuka TMMD Ke 115, Bupati Harapkan Akselerasi Pembangunan Tercapai
Gubernur Khofifah Ajak IKA PMII Jatim Majukan Masyarakat Desa
PC Fatayat NU Bojonegoro Kembali Terpilih Jadi Mitra Kerja EMCL

Berita Terkait

Sabtu, 4 November 2023 - 08:37

Cak Imin Klaim Dapat Dukungan Habib di Solo: Mereka Soroti Pendidikan

Kamis, 10 Februari 2022 - 08:45

Komunitas Petani Muda Bojonegoro Deklarasi Gus Muhaimin Jadi Presiden 2024

Berita Terbaru

Beberapa varietas yang disukai adalah Inpari 32. Para petani menyukai varietas ini karena dinilai memiliki beberapa keunggulan.

Pertanian

Jelang Musim Tanam, Petani Lebih Suka Benih Inpari 32

Minggu, 5 Nov 2023 - 05:06