Impouding Waduk Gongseng, Diharapkan Produksi Pertanian Kian Melimpah

- Reporter

Kamis, 23 September 2021 - 13:03

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO – Pengisian awal atau impounding Bendungan Gongseng sesuai timeline Minggu kedua September 2021. Bupati Bojonegoro, Anna Muawanah resmi menekan sirine tanda dimulainya pengisian awal Waduk Gongseng, Kecamatan Temayang, Kabupaten Bojonegoro pada Rabu (22/09/2021).

Acara dihadiri Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo, Forkopimda, Dandim 0813, Kapolres yang diwakili Wakapolres, DPRD, Kajari, Kepala OPD, tokoh masyarakat serta tamu undangan dengan mematuhi protokol kesehatan secara ketat.

Kepala BBWS Bengawan Solo, Agus Rudyanto dalam sambutannya mengatakan, pembangunan Bendungan Gongseng melewati perjalanan panjang untuk menjamin keamanan. Agar bisa segera dimanfaatkan untuk masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Penutupan pintu konduit merupakan tahap awal pengisian waduk. Diharapkan dalam waktu lima bulan ke depan, tampungan Bendungan Gongseng telah penuh sampai melimpas pada spillway. Dan segera dapat dimanfaatkan masyarakat Bojonegoro,” katanya.

Baca Juga :  Soal Minyak Goreng, Bupati Bojonegoro Berkirim Surat ke Pemprov Jatim

Manfaat Bendungan Gongseng untuk irigasi seluas 6.191 hektar, penyediaan air baku 300 liter/detik, konservasi pariwisata, reduksi banjir hingga 133,27 m³/detik, serta berpotensi untuk pembangkit listrik tenaga mikrohidro (PLTMH) sebesar 0,7 mega watt.
Pemenuhan manfaat dapat dipenuhi dari Kapasitas tampungan total 22,43 juta m³ yang berada di daerah genangan seluas 390 hektar.

“Pengerjaan Bendungan Gongseng mulai 2013. Direncanakan selesai 2021 dengan biaya Rp 574 miliar sumber dana APBN. Saat ini progres 94 persen. Bendungan Gongseng memasuki tahap akhir pengerjaan, sehingga pengisian awal menjadi salah satu syarat pengoperasian,” papar Agus.

BBWS Bengawan Solo, lanjutnya, tetap berkomitmen dengan Pemkab Bojonegoro dalam penyediaan air. Kedepan, melalui Bendungan Karangnongko agar masyarakat Bojonegoro melimpah airnya.

Baca Juga :  Mimpi Masyarakat Bojonegoro Terwujud, Jalan Desa Kini Mulai Mulus

Sementara itu, Bupati Bojonegoro Anna Muawanah mengatakan, sudah tepat jika perhatian pemerintah pusat terhadap penyediaan dan pengendali. “Sebab jika penyediaan saja bisa over suplai artinya terjadi banjir. Pengendali sekaligus me manage ketersediaan air,” ucap Bupati Anna.

Bojonegoro juga memiliki Migas. Adanya Bendungan Gongseng, seimbang antara kebutuhan Migas dan juga kebutuhan air. Serta bisa mengairi beberapa kecamatan. Karena itu, selain sumber daya alam, sumber daya pertanian sesuatu yang tidak dapat dihindari. Salah satu kebutuhannya adalah air.

“Maka atas nama Pemkab Bojonegoro, tidak hentinya saya mengucapkan terima kasih kepada pemerintah pusat yang hari ini pelaksana adalah BBWS atas terselesainya Bendungan Gongseng,” pungkasnya.

Baca Juga :  Tekan Angka Pengangguran, Disperinaker Maksimalkan Pelatihan dan Penyediaan Lowongan Kerja

Diketahui, Kabupaten Bojonegoro juga merupakan lumbung pangan nomer tiga. Harapannya, dengan keberadaan Bendungan Gongseng, produksi tanaman pangan dapat melebihi kabupaten lain. (din/mil)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Hari Jadi Provinsi Jawa Timur, Bakorwil Bojonegoro Gelar Pasar Murah
Kantor Kemenag Bojonegoro Kembali Raih Penghargaan Pengelolaan Keuangan Terbaik
Pemkab Bojonegoro Akan Bangun 170 Km Jalan Desa Melalui Dana BKK 
Serahkan SK PPPK Nakes, Bupati Anna Ajak Tingkatkan Kualitas SDM
Pemkab Bojonegoro Terima Penghargaan Realisasi PAD Tertinggi Se Indonesia
Lantik Pejabat Lingkup Pemkab, Bupati Anna Wanti-wanti Tahun Politik
Penetapan Hari RPL di Bojonegoro, Pemkab Bojonegoro Lanjutkan RPL Jenjang Magister
Pemkab Bojonegoro Sosialisasikan Rencana Tindak Darurat Bendungan Pacal

Berita Terkait

Sabtu, 4 November 2023 - 08:37

Cak Imin Klaim Dapat Dukungan Habib di Solo: Mereka Soroti Pendidikan

Kamis, 10 Februari 2022 - 08:45

Komunitas Petani Muda Bojonegoro Deklarasi Gus Muhaimin Jadi Presiden 2024

Berita Terbaru

Beberapa varietas yang disukai adalah Inpari 32. Para petani menyukai varietas ini karena dinilai memiliki beberapa keunggulan.

Pertanian

Jelang Musim Tanam, Petani Lebih Suka Benih Inpari 32

Minggu, 5 Nov 2023 - 05:06