Capaian Realisasi IKM Kabupaten Bojonegoro Berhasil Naik Lampaui Target

- Reporter

Kamis, 3 Februari 2022 - 07:44

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO – Hasil IKM kumulatif Kabupaten Bojonegoro atas 19 OPD mengalami kenaikan pada pada skor 3,54 setara dengan 88,50 yang berarti berada pada mutu Sangat Baik. Hasil IKM Kumulatif 19 OPD sebelumnya adalah 87,63, naik sejumlah 0,87. Ekspose serta evaluasi atas hasil akhir SKM dipimpin langsung oleh Bupati Bojonegoro pada Kamis (03/02/2022) di ruang rapat Batik Madrim, gedung Pemkab Bojonegoro.

Pelaksanaan SKM melibatkan 19 OPD yang ada di lingkup pemerintah Kabupaten Bojonegoro dengan total 21 jenis layanan serta  1.163 responden.

Survei Kepuasan Masyarakat dilaksanakan oleh Indekstat Konsultan Indonesia di Tahun 2021 dengan sasaran 29 OPD. Sedangkan, hasil rata-rata IKM pada 29 SKPD adalah : 3,53 (NI) setara dengan 88,40 (NIK), Mutu Pelayanan : A, Predikat Kinerja Pelayanan : Sangat Baik.

Realisasi/capaian IKM Pemkab Bojonegoro dengan sampling 29 SKPD ini juga berhasil melampaui target yang telah ditetapkan dalam RPJMD Tahun 2021. RPJMD yang ditetapkan pada tahun 2018-2023 (Perda No. 2 Tahun 2019) adalah : 3,27 (NI) setara dengan 81,75 (NIK), Mutu Pelayanan : Baik, Predikat Kinerja Pelayanan : Baik.

Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah menyampaikan, bahwa meski hasil IKM berhasil naik melampaui target, namun beliau tidak lupa mengingatkan untuk melakukan pembenahan dalam beberapa aspek yang belum maksimal. “Kita harus memperbaiki pelaksana kebijakan serta sarana dan prasarana aduan yang dirasa masih kurang,” ungkap Bupati Bojonegoro.

Bupati Bojonegoro juga menghimbau kepada masing-masing OPD agar website serta kanal pengaduan masyarakat untuk lebih dioptimalkan lagi. Hal ini karena unsur penyusun indeks kepuasan masyarakat adalah persyaratan, prosedur, waktu penyelesaian, biaya, produk spesifikasi jenis layanan, kompetensi, perilaku, penanganan pengaduan dan sarana prasarana.

Baca Juga :  Pemkab Bojonegoro Jadikan Pesarean Keluarga Soemantri sebagai Wisata Religi

Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) merupakan kegiatan pengukuran secara komprehensif tentang tingkat kepuasan masyarakat terhadap kualitas layanan yang diberikan oleh penyelenggara pelayanan publik. Pelaksana adalah Unit pelayanan publik secara berkala setiap 3 bulanan (triwulan), 6 bulanan (Semester) atau 1 tahun. SKM bertujuan untuk mengukur tingkat kepuasan masyarakat serta sebagai instrumen perbaikan layanan pemerintah. (mil)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Hari Jadi Provinsi Jawa Timur, Bakorwil Bojonegoro Gelar Pasar Murah
Kantor Kemenag Bojonegoro Kembali Raih Penghargaan Pengelolaan Keuangan Terbaik
Pemkab Bojonegoro Akan Bangun 170 Km Jalan Desa Melalui Dana BKK 
Serahkan SK PPPK Nakes, Bupati Anna Ajak Tingkatkan Kualitas SDM
Pemkab Bojonegoro Terima Penghargaan Realisasi PAD Tertinggi Se Indonesia
Lantik Pejabat Lingkup Pemkab, Bupati Anna Wanti-wanti Tahun Politik
Penetapan Hari RPL di Bojonegoro, Pemkab Bojonegoro Lanjutkan RPL Jenjang Magister
Pemkab Bojonegoro Sosialisasikan Rencana Tindak Darurat Bendungan Pacal

Berita Terkait

Sabtu, 4 November 2023 - 08:37

Cak Imin Klaim Dapat Dukungan Habib di Solo: Mereka Soroti Pendidikan

Kamis, 10 Februari 2022 - 08:45

Komunitas Petani Muda Bojonegoro Deklarasi Gus Muhaimin Jadi Presiden 2024

Berita Terbaru

Beberapa varietas yang disukai adalah Inpari 32. Para petani menyukai varietas ini karena dinilai memiliki beberapa keunggulan.

Pertanian

Jelang Musim Tanam, Petani Lebih Suka Benih Inpari 32

Minggu, 5 Nov 2023 - 05:06