Produksi Padi di Bojonegoro Meningkat, Tahun 2021 Capai 824.722 Ton

- Reporter

Rabu, 16 Februari 2022 - 03:47

facebook twitter whatsapp copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO – Sebagai salah satu kabupaten lumbung pangan nasional, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro terus melakukan upaya peningkatan produksi padi. Banyak program yang disiapkan Pemkab untuk para petani.

Program Pemkab Bojonegoro diantaranya bantuan benih dan pupuk non subsidi melalui Program Petani Mandiri (PPM), pembangunan jaringan irigasi tingkat usaha tani, pembangunan sumur bor, Sekolah Lapang Pengelolaan Tanaman Terpadu (SLPTT) dan lain-lain.

Berdasarkan data Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Bojonegoro, bahwa produksi padi di Kabupaten Bojonegoro pada tahun 2021 sebanyak 824.722 ton. Produksi tersebut naik sebesar 0.69 % dibandingkan tahun 2020 yang produksinya sebesr 819.097 ton.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala bidang Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan, Imam Nurhamid menjelaskan, bahwa produksi padi tahun 2021 mengalami peningkatan. Hal ini berdasarkan data statistik pertanian dan data yang diinput oleh Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) di 28 kecamatan.

Baca Juga :  Apresiasi Panen Tembakau, Bupati Dorong Petani Tingkatkan Kualitas.

Input data, lanjut dia, melalui aplikasi Sistem Informasi Tanam dan Panen Pertanian (SITAMPAN). Melalui aplikasi SITAMPAN dapat terpantau luas tambah tanam, luas panen serta provitas.

“Untuk luas tanam dan luas panen padi ada peningkatan dari target luas tanam sebesar 150.192 hektar realisasi sebesar 152.872 hektar sedangkan produksi padi sebesar 824.722 ton,” jelasnya.

Aplikasi SITAMPAN adalah aplikasi yang digunakan DKPP sejak tahun 2020 untuk memudahkan pelaporan data karena dapat disajikan dengan cepat. Laporan dari PPL akan otomatis terekap setelah PPL menginput data sesuai wilayah kerja masing-masing. (din)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Pesemaian Padi Mengering, Petani Kepohbaru Terancam Gagal Tanam
Padi Inpari Digdaya, Beras Pulen Kelas Premium Sedigdaya Namanya
Mengenal Varietas Padi Logawa, Lebih Kuat Batangnya Lebih Joss Hasilnya.
Jelang Musim Tanam, Petani Lebih Suka Benih Inpari 32
Siapkan Sarpras Pertanian, Jaga Ketahanan Pangan di Bojonegoro
Harga Gabah Di Bojonegoro Naik, Ini Kata Petani
Tingkatkan Hasil Pertanian, Pemkab Bojonegoro Realisasikan 30.806 Meter JUT
Panen Jagung Pulut, Bupati Harap Gerakan Potensi Lahan Tanaman Pangan

Berita Terkait

Kamis, 21 Desember 2023 - 04:12

Pesemaian Padi Mengering, Petani Kepohbaru Terancam Gagal Tanam

Minggu, 5 November 2023 - 14:46

Padi Inpari Digdaya, Beras Pulen Kelas Premium Sedigdaya Namanya

Minggu, 5 November 2023 - 05:51

Mengenal Varietas Padi Logawa, Lebih Kuat Batangnya Lebih Joss Hasilnya.

Jumat, 24 Februari 2023 - 01:37

Siapkan Sarpras Pertanian, Jaga Ketahanan Pangan di Bojonegoro

Jumat, 3 Februari 2023 - 02:03

Harga Gabah Di Bojonegoro Naik, Ini Kata Petani

Selasa, 13 Desember 2022 - 01:00

Tingkatkan Hasil Pertanian, Pemkab Bojonegoro Realisasikan 30.806 Meter JUT

Sabtu, 1 Oktober 2022 - 10:31

Panen Jagung Pulut, Bupati Harap Gerakan Potensi Lahan Tanaman Pangan

Selasa, 6 September 2022 - 03:06

Fun Farmer’s Day 2022, Kuatkan Produk Lokal Pertanian Bojonegoro

Berita Terbaru