IKM Bojonegoro Siap Merambah Dunia Ekspor

- Reporter

Senin, 21 Maret 2022 - 09:51

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO – Asosiasi Pengusaha Makanan Minuman dan Industri Kreatif (APMMIK) Bojonegoro menggelar pertemuan rutin bulanan sebagai wadah pemberdayaan antar anggota, Senin (21/03/2022). Diharapkan, para pelaku industri kreatif memiliki target pasar international.

Wakil Ketua APMMIK Sutikno berharap, produk – produk asli Kabupaten Bojonegoro ini bisa mengibarkan sayap tak hanya di tingkat Provinsi Jawa Timur dan Nasional. Namun juga mencapai ekspor ke luar negeri. Sebab, APMMIK sendiri telah berbadan hukum.

Pihaknya mengucapkan terima kasih kepada pihak terkait mulai Dinas Perindustrian dan Ketenagakerjaan, Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Mikro, Dinas Komunikasi dan Informatika, serta pihak lain yang telah menjadi support system berkembangnya pengusaha – pengusaha IKM di wilayah Bojonegoro.

“APMMIK telah berdiri sejak 2015 dan merupakan binaan dari Dinas Perindustrian Kabupaten Bojonegoro,” ujarnya.

“Mewakili anggota mengucapkan terima kasih dalam membmbing dan membina sehingga APMMIK menjadi organisasi,” ucapnya saat di Warung Sambel Ale Kraaooz, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.

Anggota APMMIK, lnjut dia, mencapai kurang lebih 200 anggota yang bergerak di industri makanan minuman, serta produk kerajinan. Produk-produknya pun dapat dijumpai di pasar modern.

Sementara dalam mempersiapkan ekspor produk, pemilik Warung Sambal Ale ini menuturkan ke depan, produk – produk IKM tidak hanya dilengkapi dengan PIRT saja. Namun bergerak ke arah BPOM.

“Sebab, untuk ke luar negeri, produk dengan ber BPOM lebih terpercaya. Saat ini mulai kami rintis dan persiapkan. Ada tiga produk saya yang mendapat nominasi untuk ekspor pameran di Jerman tahun ini. Di antaranya Ratu Pisang, singkong krispi dan keripik bayam,” jelasnya.

Baca Juga :  Awalnya Coba-Coba Membuat Wingko, Kini Usahanya Semakin Berkembang

Ke depan, Sutikno berharap semoga teman – teman IKM terus tumbuh hingga tembus ekspor internasional.

Sementara itu, Penyuluh Perindustrian dan Perdagangan Ahli Muda Dinas Perindustrian dan Ketenagakerjaan, Siti Syamsiah mengatakan, ke depan akan koordinasi dengan Dinas Pertanian untuk kebutuhan bahan baku para pelaku IKM.

Seperti singkong dan pisang. Agar rasa produk mamin yang diolah tetap terjaga kualitasnya dengan mendapatkan varietas terbaik.

“Untuk fasilitas merk, P-IRT hingga sertifikat halal selalu kita informasikan ke ketua organisasi atau ke grup-grup lainnya. Mohon untuk para anggota agar semakin aktif dalam memperoleh informasi,” pungkasnya. (din)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Menparekraf Beri Dukungan Pelaku Ekonomi Kreatif di Bojonegoro
Sambut Ramadhan 1443 H, Pelaku UMKM IKM Bojonegoro Gelar Bazar Murah
Meneropong Potensi Ekonomi Lokal di Sekitar Jembatan Kanor Rengel (1)
Warga Desa Kedungdowo Balen Olah Limbah Peternakan Jadi Pupuk Organik
Siap Investasi, Keind Gelar Business Trip to Bojonegoro
Buka Usaha Awal Pandemi, Peminat Hingga Luar Jawa
Kerajinan Pelepah Pisang dari Bojonegoro Raih Juara Tingkat Jatim
Inovasi IKM Bojonegoro, Sulap Krokot Jadi Kopi Milenial

Berita Terkait

Sabtu, 4 November 2023 - 08:37

Cak Imin Klaim Dapat Dukungan Habib di Solo: Mereka Soroti Pendidikan

Kamis, 10 Februari 2022 - 08:45

Komunitas Petani Muda Bojonegoro Deklarasi Gus Muhaimin Jadi Presiden 2024

Berita Terbaru

Beberapa varietas yang disukai adalah Inpari 32. Para petani menyukai varietas ini karena dinilai memiliki beberapa keunggulan.

Pertanian

Jelang Musim Tanam, Petani Lebih Suka Benih Inpari 32

Minggu, 5 Nov 2023 - 05:06