Dorong Pembangunan Partisipatif dan Kolaboratif dalam Musrenbang Perempuan

- Reporter

Selasa, 22 Maret 2022 - 08:05

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO – Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Perempuan untuk tahun 2023 kembali di gelar di Pendopo Malowopati Pemkab Bojonegoro pada Selasa (22/03/2022). Tema yang diusung yakni ‘Peran Perempuan Dalam Perencanaan Pembangunan’.

Musrenbang ini dihadiri Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah, Sekretaris Daerah Nurul Azizah, Kepala DP3AKB Jatim, Jajaran Istri Forkopimda, Kepala OPD Perempuan, akademisi, Ormas permpuan, serta menghadirkan aktifis perempuan Nursyahbani Katjasungkana sebagai narasumber.

Dalam tujuan pemberdayaan perempuan, untuk membangun eksistensi perempuan, harus disadari bahwamemiliki hak yang sama dengan kaum laki – laki, tidak seharusnya perempuan selalu berada dalam posisi terpuruk, sehingga perempuan memiliki kesempatan yang sama dalam mengembangkan diri.

Lahirnya UU Pemerintahan Daerah UU No.22 Tahuh 1999 yabg diubah dengan UU No.32 Tahun 2004, serta UU No. 25 Tahun 1999 Tentang Perimbangan Keuangan Daerah mengubah paradigma dari pembangunan top down ke button up.

Perubahan ini juga mengubah dari pembangunan yang dilakukan Pemerintah menjadi pembangunan yang partisipatif dan kolaborative dengan melibatkan banyak kelompok dalam masyarakat termasuk kelompok perempuan.

Mengawali sambutan, Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah menyampaikan, dalam kerangka pemerataan pembangunan, sudah layaknya perempuan terlibat aktif dalam pembangunan daerah, baik itu mendapatkan akses yang luas, baik informasi maupun aspirasi. Musrenbang ini akan menjadi masukan, pedoman dalam menyusun kebijakan daerah pada APBD 2023 mendatang.

Baca Juga :  Stabilkan Harga Minyak Goreng, Pemkab Bojonegoro Gelar Operasi Pasar Murah

“Dalam forum musyawarah ini bisa menampung seluruh aspirasi peserta, juga menuangkan ide-ide gagasan, konsep, untuk mendorong pembangunan Bojonegoro, peningkatan Indeks Pembangunan Manusia, penanganan stunting, serta pencegahan terhadap angka kematian ibu dan bayi, dan sebagainya,” kata Bupati.

Sementara, Kepala Bappeda Bojonegoro, M Anwar Murtadlo mengatakan, persoalan perempuan masih menjadi permasalahan di Kabupaten Bojonegoro antara lain Indeks Pembangunan Manusia sektor perempuan, Indeks Pembangunan Gender, dan Indeks Pemberdayaan Gender masih di bawah Provinsi dan Nasioanl.

“Kemudian angka kematian Ibu melahirkan dan juga kwantitas stunting. Musrenbang Perempuan dapat menjawab berbagai persoalan perempuan khususnya kesenjangan gender khusunya di Kabupaten Bojonegoro,” ucapnya.

Tujuan Musrenbang Perempuan ini untuk meningkatkan partisipasi dan keterlibatan perempuan dalam proses penyusunan perencanaan dan anggaran pembangunan di Kabupaten Bojonegoro. Juga sebagai inovasi dan terobosan dalam memperkuat pelaksanaan pengarusutamaan gender daerah.

Baca Juga :  BKPP Bojonegoro Gelar Sosialisasi Pengelolaan Kinerja ASN

“Yang hasilnya nanti diharapkan mampu melahirkan kesepakatan dan kepahaman peserta dengan Pemkab Bojonegoro tentang program dalam pencapaian sasaran prioritas pembangunan Daerah tahun 2023,” pungkasnya. (din)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Hari Jadi Provinsi Jawa Timur, Bakorwil Bojonegoro Gelar Pasar Murah
Kantor Kemenag Bojonegoro Kembali Raih Penghargaan Pengelolaan Keuangan Terbaik
Pemkab Bojonegoro Akan Bangun 170 Km Jalan Desa Melalui Dana BKK 
Serahkan SK PPPK Nakes, Bupati Anna Ajak Tingkatkan Kualitas SDM
Pemkab Bojonegoro Terima Penghargaan Realisasi PAD Tertinggi Se Indonesia
Lantik Pejabat Lingkup Pemkab, Bupati Anna Wanti-wanti Tahun Politik
Penetapan Hari RPL di Bojonegoro, Pemkab Bojonegoro Lanjutkan RPL Jenjang Magister
Pemkab Bojonegoro Sosialisasikan Rencana Tindak Darurat Bendungan Pacal

Berita Terkait

Sabtu, 4 November 2023 - 08:37

Cak Imin Klaim Dapat Dukungan Habib di Solo: Mereka Soroti Pendidikan

Kamis, 10 Februari 2022 - 08:45

Komunitas Petani Muda Bojonegoro Deklarasi Gus Muhaimin Jadi Presiden 2024

Berita Terbaru

Beberapa varietas yang disukai adalah Inpari 32. Para petani menyukai varietas ini karena dinilai memiliki beberapa keunggulan.

Pertanian

Jelang Musim Tanam, Petani Lebih Suka Benih Inpari 32

Minggu, 5 Nov 2023 - 05:06