Musrenbangkab RKPD 2022, Wujudkan Pertanian Tangguh

- Reporter

Rabu, 30 Maret 2022 - 09:22

facebook twitter whatsapp copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melalui Bappeda menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Kabupaten (Musrenbangkab) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2022, Rabu (30/03/2022).

Musrenbangkab digelar di Ruang Angling Dharma dan diikuti oleh 130 orang dengan tema yakni penguatan ketahanan ekonomi, sosial, dan kualitas lingkungan melalui infrastruktur dan transformasi digital yang mantab berkelanjutan.

Hadir Bappeda Provinsi Jatim, Bakorwil Provinsi Jatim, Forkopimda Kabupaten Bojonegoro, jajaran asisten dan staf ahli, sekretaris daerah, Ka OPD, DPRD, camat se-Kabupaten Bojonegoro, perwakilan BUMN, tokoh masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lalu, tokoh perempuan, tokoh agama, ormas kepemudaan dan pendidikan, serta perwakilan Forum Anak Kabupaten Bojonegoro (FaBo).

Kepala Bappeda Bojonegoro, Anwar Mukhtadlo mengatakan, maksud dan tujuannya adalah untuk menyempurnakan rancangan RKPD Kabupaten Bojonegoro tahun 2023 berdasarkan rumusan rancangan rencana kerja perangkat daerah hasil forum perangkat daerah.

Baca Juga :  Program RPL Desa di Kabupaten Bojonegoro Diminati Perangkat Desa dari Daerah Lain

Tujuannya rancangan renja mengacu pada rancangan RKPD tahun 2023. Selain itu, Musrenbangkab juga dilakukan pembahasan prioritas program atau kegiatan yang diusulkan pembiayaannya melalui APBD kabupaten, ABPD provinsi, APBN dan sumber pembiayaan lainnya.

Hasil kegiatan, lanjutnya untuk mendapatkan kesepakatan tentang rumusan akhir rencana RKPD dan rancangan renja perangkat daerah pada program-program prioritas. Kegiatan ini merupakan rangkaian tahapan perencanaan yang telah dilaksanakan sebelumnya.

“Mulai dari pelaksanaan Musrenbang RKPD Desa, Musrenbang Kecamatan, Forum Konsultasi Publik Ranwal RKPD, serta sentralisasi usulan kegiatan prioritas hasil musrenbang kecamatan,” jelasnya.

Sementara itu, Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah saat memberi pengarahan menjelaskan, Pemkab sebelumnya sudah melaksanakan musrenbang khusus perempuan yang menunjukkan partisipasi perempuan.

Kenapa ada musrenbangkab setiap tahun? Bupati Anna menuturkan, hal ini selaras dengan adanya musrenbangnas dan provinsi setiap tahun, pun juga ada musrenbangdes yang menunjukkan partisipasi masyarakat.

Baca Juga :  Bupati Anna Terima Aspirasi, ADD Bakal Ditambal DBH

“Penyelarasan untuk saling harmonisasi dan menguatkan antara kebijakan musrenbangnas, musrenbang provinsi hingga musrenbang tingkat dua,” ujar Bupati.

Tema mantab berkelanjutan juga sesuai dengan apa yang dimulai tahun sebelumnya. Di era digital, tidak hanya infrastrukturnya, tapi juga sumber daya manusianya pun juga harus disiapkan.

Transparansi digital menjadi salah satu konsen di Kabupaten Bojonegoro pasca menyelesaikan infrastruktur fisik.

“Maka trasformasi digital, pemerintah berbasis digital, ekonomi digital, identifikasi digital perlu kami tingkatkan,” tandasnya.

Bupati Anna yakin, jika dunia digital semakin cepat diambil maka dapat sekaligus bisa mendorong IPM. Peran serta camat dari bawah pada kebutuhan yang mengawal musrenbangdes bisa termaktub pada sebuah keputusan untuk musrenbangkab.

Kepala Bappeda Jatim Mohammad Yasin menyampaikan, Bupati Anna merupakan bupati andalan di Jawa Timur karena kapasitas dan kemampuan fiskal Kabupaten Bojonegoro yang merupakan penentu Provinsi Jawa Timur.

Baca Juga :  Pemkab Bojonegoro Raih Dua Penghargaan Top Digital Awards 2021

“Arah kebijakan RPJP Jatim, salah satunya ingin menjadikan Jawa Timur provinsi dengan pertanian tangguh sampai 2025,” tegasnya.

Sebab, lanjutnya, pertanian masih menjadi kebiasaan dan mata pencaharian 60 persen lebih penduduk Jatim dan masih menjadi habit. Pertanian di masa pandemi mampu bertahan lebih hebat dibanding sektor jasa, pariwisata dan perindustrian.

“Ini yang penting, mohon pertanian tetap menjadi prioritas kita bagaimana membangun pertanian tangguh di Bojonegoro. Kemampuan fiskal di kabupaten yang tinggi di antaranya pemprov sudah pasti, kedua Bojonegoro, Surabaya dan Sidoarjo,” ucapnya.

“Kita berbangga menjadi kabupaten yang kemampuan fiskalnya masuk ke kelas tinggi,” tambahnya.

Di akhir Musrenbangkab ini, dilaksanakan penandatanganan berita acara oleh Kepala OPD, perwakilan civitas akademik, tokoh perempuan, dan perwakilan BUMN serta Forum Anak Bojonegoro. (din)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Hari Jadi Provinsi Jawa Timur, Bakorwil Bojonegoro Gelar Pasar Murah
Kantor Kemenag Bojonegoro Kembali Raih Penghargaan Pengelolaan Keuangan Terbaik
Pemkab Bojonegoro Akan Bangun 170 Km Jalan Desa Melalui Dana BKK 
Serahkan SK PPPK Nakes, Bupati Anna Ajak Tingkatkan Kualitas SDM
Pemkab Bojonegoro Terima Penghargaan Realisasi PAD Tertinggi Se Indonesia
Lantik Pejabat Lingkup Pemkab, Bupati Anna Wanti-wanti Tahun Politik
Penetapan Hari RPL di Bojonegoro, Pemkab Bojonegoro Lanjutkan RPL Jenjang Magister
Pemkab Bojonegoro Sosialisasikan Rencana Tindak Darurat Bendungan Pacal

Berita Terkait

Kamis, 21 Desember 2023 - 04:12

Pesemaian Padi Mengering, Petani Kepohbaru Terancam Gagal Tanam

Minggu, 5 November 2023 - 14:46

Padi Inpari Digdaya, Beras Pulen Kelas Premium Sedigdaya Namanya

Minggu, 5 November 2023 - 05:51

Mengenal Varietas Padi Logawa, Lebih Kuat Batangnya Lebih Joss Hasilnya.

Jumat, 24 Februari 2023 - 01:37

Siapkan Sarpras Pertanian, Jaga Ketahanan Pangan di Bojonegoro

Jumat, 3 Februari 2023 - 02:03

Harga Gabah Di Bojonegoro Naik, Ini Kata Petani

Selasa, 13 Desember 2022 - 01:00

Tingkatkan Hasil Pertanian, Pemkab Bojonegoro Realisasikan 30.806 Meter JUT

Sabtu, 1 Oktober 2022 - 10:31

Panen Jagung Pulut, Bupati Harap Gerakan Potensi Lahan Tanaman Pangan

Selasa, 6 September 2022 - 03:06

Fun Farmer’s Day 2022, Kuatkan Produk Lokal Pertanian Bojonegoro

Berita Terbaru