Kurma Tomat, Camilan Khas Bojonegoro Cocok untuk Buka Puasa

- Reporter

Senin, 4 April 2022 - 06:21

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO – Kurma memang identik dengan buah dari Timur Tengah. Namun tangan kreatif Sri Endah Wahyuningsih, ibu rumah tangga asal Desa Mojodeso, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro bisa membuat makanan ‘kurma’ berbahan dasar dari tomat.

Endah menceritakan, awal mula membuat kurma tomat, atau ia beri nama dengan kurmo jowo, sebab dirinya yang gemar mengonsumsi tomat sejak duduk di bangku SMA. Apalagi di sekitar rumahnya melimpah tomat, yakni saat tinggal di Kota Malang.

“Dulu mulai belajar membuat kurma tomat itu sejak tahun 1992, waktu itu belajar buat sama adik, dan saya sajikan sebagai camilan lebaran, ternyata banyak yang suka dan pesan,” ungkapnya.

Setelah kembali ke Bojonegoro, Endah berniat untuk mengenalkan produknya tersebut di Bojonegoro dengan terlebih dahulu mengurus PIRT.

Selang satu tahun izin produknya keluar pada tahun 2010, dan produknya mulai diterima di toko aneka camilan dan supermarket di Bojonegoro.

“Dulu tidak langsung diterima, sempat ditolak Bravo juga karena kemasannya yang kurang menarik, karena waktu itu hanya saya kemas dengan plastik dan mika biasa dengan label kertas fotocopy hasil dari design anak saya yang masih duduk di bangku SMP,” bebernya.

Dirinya juga mengaku pernah diundang oleh Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker), yang sedang mengumpulkan produk unggulan daerah. Kemudian Disperinaker mempromosikan produknya melalui website hingga menarik pembeli asal Bandung.

Baca Juga :  Smartfren Catat Kenaikan Traffic Layanan Data Lebih dari 10 Persen Selama Ramadhan dan Lebaran

Tak hanya itu, pelanggan kurma jawa pun bayak yang berasal dari luar daerah seperti halnya Bali, Kalimantan, Surabaya, Mojokerto, Malang.

Endah menambahkan, untuk penjualan kurma tomat pun, sempat naik turun karena kemasan yang ia pasarkan cukup besar. Setelah dapat saran dari teman sekitar untuk membuat kemasan yang lebih ekonomis, dan mulailah dikemas 1 ons ternyata peminatnya stabil hingga sekarang.

“Seiring dengan berkembangnya zaman saya sekarang ganti kemasan dengan standing pouch, juga pemasarannya bertambah luas,” pungkasnya.

Jika penasaran bisa melihat langsung di akun IG : Kurmojowo_tomat atau beli langsung produknya di Toko Aneka Camilan Jl. Diponegoro atau IKM Mart, Jl. Pemuda dan Bravo serta KDS, nomor WhatsApp 081359308398. (din)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Tangkap Peluang Ekonomi Melalui Pelatihan Kerajinan Pelepah Pisang
Mudik Idul Fitri 1443 H, Smartfren Tingkatkan Kualitas Jaringan dan Coverage di Jawa Timur
Mantap ! Sambel’e Mbak Chichi, Sambal Kemasan Banyak Varian
Bazar Ramadhan FIJ, Bangkitkan Ekonomi IKM Bojonegoro
Camilan Gurih dan Manis di Bazar Murah Ramadhan Bojonegoro
Makin Lengkap, Smartfren Sambut Ramadhan dengan Promo Terbaru
Pedagang Bojonegoro Penerima KPP Wilayah Baureno Belajar Digital Marketing
Bawang Goreng Tanpa Pengawet, Produksi Gaet Warga Lokal Bojonegoro

Berita Terkait

Sabtu, 4 November 2023 - 08:37

Cak Imin Klaim Dapat Dukungan Habib di Solo: Mereka Soroti Pendidikan

Kamis, 10 Februari 2022 - 08:45

Komunitas Petani Muda Bojonegoro Deklarasi Gus Muhaimin Jadi Presiden 2024

Berita Terbaru

Beberapa varietas yang disukai adalah Inpari 32. Para petani menyukai varietas ini karena dinilai memiliki beberapa keunggulan.

Pertanian

Jelang Musim Tanam, Petani Lebih Suka Benih Inpari 32

Minggu, 5 Nov 2023 - 05:06