Antisipasi Wabah PMK di Bojonegoro, Polres Bojonegoro Gelar Rakor

- Reporter

Jumat, 13 Mei 2022 - 15:09

facebook twitter whatsapp copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO – Mengantisipasi wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak, Polres Bojonegoro menggelar rapat koordinasi (rakor) bersama instansi terkait dalam rangka pengawasan, pencegahan dan penanganan penyebaran wabah PMK di Kabupaten Bojonegoro.

Rakor yang dilaksanakan di gedung AP I Rawi Polres Bojonegoro, Kamis (12/5/2022) ini dipimpin Wakapolres Bojonegoro, Kompol Muh Wahyudi Latif dan diikuti Para Pejabat Utama (PJU) Polres Bojonegoro, Pemkab Bojonegoro diwakili Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dians Peternakaan, Kodim 0813/Bojonegoro diwakili Pasi Ops dan Sat Pol PP.

Wakapolres Bojonegoro, Kompol Muh Wahyudi Latif mengatakan, bahwa diketemukannya wabah PMK di Kabupaten lain, Polres Bojonegoro bersama instansi terkait bersama-sama untuk melakukan pengawasan, pencegahan dan penanganan wabah PMK pada hewan ternak.

Lanjut Kompol Muh Wahyudin Latif, meski di Kabupaten Bojonegoro sebaran virus tersebut masih belum ditemukan, akan tetapi tetap harus diwaspadai dan melakukan berbagai pencegahan.

“Rakor ini untuk kita sepakati bersama untuk melakukan pengawasan dan penanganan serta pencegahan sebaran virus PMK di wilayah Bojonegoro,” ucapnya.

Meski di Kabupaten Bojonegoro belum ditemukan adanya virus PMK, namun berbagai langkah mulai dilakukan. Salah satunya yakni melakukan pendataan dan pemeriksaan terhadap hewan ternak sapi serta sosialisasi kepada pemilik ternak hewan sapi dan melakukan pengawasan mulai dari peternak hingga pasar hewan.

“Untuk mencegah sebaran virus PMK kita lakukan upaya-upaya intensif dengan melakukan pengawasan, pemeriksaan dan sosialisasi kepada peternak hewan sapi hingga pasar hewan,” imbuh Kompol Muh Wahyudin Latif.

Baca Juga :  Wabup Bojonegoro Berikan Semangat Petugas Medis Puskesmas Kepohbaru

Wakapolres Bojonegoro mengimbau kepada seluruh peternak sapi untuk tetap waspada dengan adanya sebaran virus PMK. Apabila hewan peternaknya mengalami gangguan kesehatan, untuk segera melaporkan kepada tiga pilar di Kecamatan masing-masing.

Rakor tersebut dilanjutkan pemaparan dari Kasat Intelkam, AKP Beni Ulang Setiawan dilanjutakan pemaparan Kepala Dinas Peternakaan Bojonegoro, drh. Catur Rahayu dan Kepala Dinas Kesehatan Bojonegoro, dr. Ani Pudjiningrum.

Sementara dari hasil rapat koordinasi tersebut disepakati bersama pembatasan kegiatan pembelian hewan sapi dari luar wilayah Bojonegoro yang berpotensi sudah terjadi sebaran virus PMK. Selain itu membentuk satgas gabungan yang nanti leading sektornya dari Dinas Peternakan.

“Hasil rakor yang kita laksanakan secara sinergi dengan dinas instansi lainnya kita sepakati bersama pembatasan pembelian hewan dari luar Bojonegoro dan membentuk satgas yang nanti leading sektornya dari Dinas Peternakan,” pungkasnya. (waf/mil)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Beragam Inovasi dan Komitmen RSUD Sosodoro Siap Menuju WBBM
Pemkab Bojonegoro Terima Penghargaan UHC dari Wapres RI
Optimalkan Pencegahan Stunting, Pemkab Bojonegoro Gelar Aksi Gizi Sekolah
Bupati Anna Resmikan Poliklinik Wijaya Kusuma
RSUD Sosodoro Djatikoesoemo Ajak Warga Bojonegoro Waspadai Osteoarthritis
Ikuti Jalan Sehat, Bupati Anna Ajak Masyarakat selalu Sehat untuk Bangkit Bersama
Sosialisasi PMT Bumil, Bupati Usulkan Makanan Lokal Jadi Tambahan Gizi
FKP RSUD Sumberrejo, Bupati Harap Terus Tingkatkan Pelayanan Kesehatan

Berita Terkait

Sabtu, 4 November 2023 - 08:37

Cak Imin Klaim Dapat Dukungan Habib di Solo: Mereka Soroti Pendidikan

Kamis, 10 Februari 2022 - 08:45

Komunitas Petani Muda Bojonegoro Deklarasi Gus Muhaimin Jadi Presiden 2024

Berita Terbaru

Beberapa varietas yang disukai adalah Inpari 32. Para petani menyukai varietas ini karena dinilai memiliki beberapa keunggulan.

Pertanian

Jelang Musim Tanam, Petani Lebih Suka Benih Inpari 32

Minggu, 5 Nov 2023 - 05:06