Eksekutif dan Legislatif Bojonegoro Bahas Raperda Dana Abadi Pendidikan

- Reporter

Rabu, 8 Juni 2022 - 16:55

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bojonegoro bersama Bupati Bojonegoro, Anna Muawanah, melakukan rapat pembahasan Raperda Dana Abadi Pendidikan Berkelanjutan di ruang Paripurna DPRD setempat, Rabu (08/06/2022).

Hadir Bupati Bojonegoro Anna Muawanah, Pimpinan dan Anggota Fraksi DPRD Bojonegoro, Sekretaris Daerah, dan segenap Kepala OPD.

Di hadapan Pimpinan dan Anggota DPRD, Bupati Bojonegoro Anna Muawanah mengemukakan, bahwa Pemkab Bojonegoro memiliki kapasitas keuangan tinggi dan kinerja layanan tinggi serta untuk meningkatkan akuntabilitas dan transparasi dalam pengelolaan dana abadi program pendidikan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Untuk itu perlu adanya pengaturan pengelolaan Dana Abadi Pendidikan Berkelanjutan Daerah,” ucap Bupati.

Hal tersebut merujuk pada Undang-undang No 17 Tahun 2003 Tentang Keuangan Negara dan Undang-undang No 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional, maka perlu menetapkan Peraturan Daerah tentang Dana Abadi Pendidikan Berkelanjutan Daerah.

Baca Juga :  Kabupaten Bojonegoro Masuk Nominasi 10 Besar KI Awards 2021

Lebih lanjut, Bupati Bojonegoro memaparkan, hasil manfaat Pengelolaan Dana Abadi Daerah ditujukan untuk memperoleh manfaat ekonomi, manfaat sosial, dan memberikan sumbangan kepada penerimaan daerah dan menyelenggarakan manfaat umum lintas generasi.

Sementara sumber dana abadi yang bersumber dari Dana Bagi Hasil (DBH) Migas, pendapatan investasi, dan sumber lain yang sah sesuai perundang-undangan.

Dana abadi nantinya akan dibentuk secara bertahap selama tiga tahun anggaran yakni tahun 2022, 2023, dan 2024 dengan rencana penempatan dana abadi sebesar Rp 3 triliun rupiah dimana setiap tahun sebesar Rp 1 triliun.

“Dalam hal penganggaran dana abadi, penggunaan hasil pengelolaan dana abadi dianggarkan pada belanja yang diperuntukan untuk beasiswa pendidikan di Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro,” terangnya.

Baca Juga :  Hadir Sosialisasi BKD, Bupati Anna Berharap agar Dilaksanakan dengan Baik

“Hasil pengembangan dana abadi tahun berjalan digunakan untuk tahun anggaran berikutnya, yakni untuk beasiswa jenjang Pendidikan Tinggi (S1, S2 dan S3), apabila masih tersisa akan digunakan untuk menambah dana abadi,” tambahnya.

Menyikapi hal tersebut, Anggota Komisi B DPRD Bojonegoro, Lasuri menyarankan, agar Pemerintah Kabupaten Bojonegoro tetap melakukan penelitian lebih lanjut terkait dengan data jumlah lembaga sekolah baik dari SD, SMP, maupun SMA agar lebih tepat sasaran. (muh)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Hari Jadi Provinsi Jawa Timur, Bakorwil Bojonegoro Gelar Pasar Murah
Kantor Kemenag Bojonegoro Kembali Raih Penghargaan Pengelolaan Keuangan Terbaik
Pemkab Bojonegoro Akan Bangun 170 Km Jalan Desa Melalui Dana BKK 
Serahkan SK PPPK Nakes, Bupati Anna Ajak Tingkatkan Kualitas SDM
Pemkab Bojonegoro Terima Penghargaan Realisasi PAD Tertinggi Se Indonesia
Lantik Pejabat Lingkup Pemkab, Bupati Anna Wanti-wanti Tahun Politik
Penetapan Hari RPL di Bojonegoro, Pemkab Bojonegoro Lanjutkan RPL Jenjang Magister
Pemkab Bojonegoro Sosialisasikan Rencana Tindak Darurat Bendungan Pacal

Berita Terkait

Sabtu, 4 November 2023 - 08:37

Cak Imin Klaim Dapat Dukungan Habib di Solo: Mereka Soroti Pendidikan

Kamis, 10 Februari 2022 - 08:45

Komunitas Petani Muda Bojonegoro Deklarasi Gus Muhaimin Jadi Presiden 2024

Berita Terbaru

Beberapa varietas yang disukai adalah Inpari 32. Para petani menyukai varietas ini karena dinilai memiliki beberapa keunggulan.

Pertanian

Jelang Musim Tanam, Petani Lebih Suka Benih Inpari 32

Minggu, 5 Nov 2023 - 05:06