Bangun Stabilitas Harga Hasil Panen Padi, Bupati Sinergikan BUMDesa dan BUMD

- Reporter

Jumat, 26 Agustus 2022 - 07:29

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO – Sektor Pertanian di Kabupaten Bojonegoro khususnya hasil panen padi menjadi komoditas unggulan dalam menyumbang kebutuhan pangan nasional.
Tahun 2021 saja, tercatat 824.723 ton gabah dapat diproduksi dan angka surplus mencapai 375.220 ton.

Namun dengan fenomena naik turunnya harga hasil panen dan tata niaga padi di masyarakat yang sulit dikendalikan, Pemkab Bojonegoro berupaya memberikan kemudahan dan jaminan stabilitas harga bagi petani padi.

Bupati Bojonegoro, Anna Muawanah menyampaikan, bahwa Pemkab Bojonegoro sangat mendambakan kesejahteraan petani.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain dengan Program KPM (Kartu Petani Mandiri) yang telah berjalan, Pemkab Bojonegoro kembali berupaya memfasilitasi petani dengan membentuk BUMD Bojonegoro Pangan Mandiri sebagai perusahaan yang membeli hasil panen petani.

Baca Juga :  Harga Gabah Di Bojonegoro Naik, Ini Kata Petani

Bupati menjelaskan kepada 142 peserta yang terdiri dari 96 Ketua BUMDesa, 22 Tenaga Pendamping BUMDesa dan 24 undangan lainnya yang hadir di ruang Partnership Room Lt.4 Pemkab Bojonegoro, bahwa pemkab berupaya menjaga stabilitas harga Padi di Bojonegoro melalui BUMDesa di tiap desa.

Disampaikan untuk penguatan modal BUMDesa akan ada suntikan dana hingga Rp 100 juta untuk masing-masing BUMDesa yang dikhususkan untuk sektor Agribisnis.

“Saya sangat mendambakan tidak ada lagi petani yang megeluh harga gabah anjlok drastis,” ucap Bupati saat Pembinaan Pengembangan Usaha BUMDesa dalam Pembelian Hasil Pertanian Bekerja Sama Dengan Bulog pada Jumat (26/08/2022).

“Disini kami akan bekerjasama dengan Bulog, dengan memberikan stabilitas harga jual hasil panen dan jaminan kepastian pembayaran untuk petani,” tambahnya.

Baca Juga :  Padi Inpari Digdaya, Beras Pulen Kelas Premium Sedigdaya Namanya

Bupati Bojonegoro menambahkan, dalam upaya meningkatkan kesejahteraan rakyat melalui proses bisnis yang dijalin antara pemerintah dan Bulog, harapannya para pelaku Bisnis dapat maju bersama. Sehingga masyarakat dapat menikmati pelayanan dan kemudahan yang diberikan.

Sementara, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Bojonegoro menyampaikan, bahwa BUMD Bojonegoro Pangan Mandiri hadir menjadi wadah untuk BUMDesa dalam menjalankan usaha Agrobisnis dengan membeli hasil panen petani.

“Dengan sinergitas antara BUMDesa dan BUMD harapannya petani dapat menikmati kemudahan dan pelayanan yang pemerintah berikan dengan jaminan memperoleh harga yang stabil dan jaminan pembayaran langsung sesuai yang dikehendaki,” pungkasnya. (fit)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Pesemaian Padi Mengering, Petani Kepohbaru Terancam Gagal Tanam
Padi Inpari Digdaya, Beras Pulen Kelas Premium Sedigdaya Namanya
Mengenal Varietas Padi Logawa, Lebih Kuat Batangnya Lebih Joss Hasilnya.
Jelang Musim Tanam, Petani Lebih Suka Benih Inpari 32
Siapkan Sarpras Pertanian, Jaga Ketahanan Pangan di Bojonegoro
Harga Gabah Di Bojonegoro Naik, Ini Kata Petani
Tingkatkan Hasil Pertanian, Pemkab Bojonegoro Realisasikan 30.806 Meter JUT
Panen Jagung Pulut, Bupati Harap Gerakan Potensi Lahan Tanaman Pangan

Berita Terkait

Sabtu, 4 November 2023 - 08:37

Cak Imin Klaim Dapat Dukungan Habib di Solo: Mereka Soroti Pendidikan

Kamis, 10 Februari 2022 - 08:45

Komunitas Petani Muda Bojonegoro Deklarasi Gus Muhaimin Jadi Presiden 2024

Berita Terbaru

Beberapa varietas yang disukai adalah Inpari 32. Para petani menyukai varietas ini karena dinilai memiliki beberapa keunggulan.

Pertanian

Jelang Musim Tanam, Petani Lebih Suka Benih Inpari 32

Minggu, 5 Nov 2023 - 05:06