Komitmen Penanganan Kemiskinan, Pemkab Bojonegoro Launching Damisda berbasis BNBA

- Reporter

Kamis, 10 November 2022 - 10:34

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO – Dalam rangka menurunkan angka kemiskinan ekstrem, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro menggelar rapat penguatan strategi penanganan kemiskinan di dengan meluncurkan penetapan data mandiri kemiskinan daerah (Damisda).

Peluncuran Damisda ini sebagai upaya penanganan kemiskinan yang efektif dan tepat sasaran. Kegiatan dilaksanakan diruang Angling Darma, Kamis (10/11/2022). Hal ini dilakukan sebagai penegasan komitmen pemkab untuk penurunkan kemiskinan ekstrim di Kabupaten Bojonegoro.

Adapun tujuan kegiatan adalah Sebagai penguatan strategi penanganan kemiskinan berbasis data mandiri kemiskinan daerah, penyampaian informasi penetapan data kemiskinan kepada berbagai pihak, baik perangkat daerah, akademis, media dan dunia usaha.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Badan Pemerintah dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Bojonegoro, M. Anwar Mukhtadlo, menyampaikan Damisda dibuat dalam rangka pensasaran program penanganan kemiskinan agar lebih terukur sehingga mampu menurunkan angka kemiskinan.

Baca Juga :  10 Kecamatan Nunggak Pembayaran PBB P2, Kecamatan Bojonegoro Tertinggi

Adapun tujuan kegiatan rapat penguatan strategi penanganan kemiskinan berbasis data mandiri kemiskinan daerah diantaranya, Pertama penyampaian informasi data mandiri kemiskinan daerah sebagai basis data dalam intervensi program penanganan kemiskinan khususnya dalam penghapusan kemiskinan ekstrem.

Kemudian, kedua terwujudnya program penanggulangan kemiskinan dan penghapusan kemiskinan ekstrem yang tepat sasaran.

“Ketiga mewujudkan Sinergitas dalam penanganan kemiskinan bagi semua stakeholder,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut Anwar Mukhtadlo juga menyampaikan kendala terkait belum tersedianya data yang lengkap, akurat dan mudah diakses serta diperbaharui secara berkala.

“Guna mengatasi kendala tersebut Pemkab Bojonegoro membuat terobosan dengan melibatkan seluruh desa dan kelurahan melakukan pendataan mandiri dengan metode sensus,” terangnya .

“Dalam proses penampilan Pemkab Bojonegoro juga bekerjasama dengan BPS sebagai pembina data statistik daerah untuk menyusun semua pendataan dan menampilkan bobot masing masing indikator, sehingga sistem dapat menampilkan data yang akurat dan menggambarkan kondisi real yang ada dilapangan,” tambahnya.

Baca Juga :  Jemppol Produktif, Layanan Jemput Bola Urus KTP bagi Pelajar SLTA

Sementara itu, Bupati Bojonegoro, Anna Mu’awanah melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Nurul Azizah, menyampaikan isu kemiskinan merupakan prioritas di semua pemerintahan mulai dari pemerintah pusat hingga pemerintahan desa.

Tantangannya adalah terletak pada data. Dimana dibutuhkan data yang valid terukur dan akuntabel sehingga bisa dengan tepat dipakai sebagai pensasaran program.

“Pemkab Bojonegoro berkomitmen bahwa untuk penanganan kemiskinan menjadi isu utama yang harus segara ditangani, didalamnya termasuk target Presiden yaitu penghapusan kemiskinan ekstrim,” ucapnya.

Untuk itu pihak mendorong agar verifikasi dan validasi data yang ada dilapangan harus senantiasa dilaksanakan.

“Sebagai upaya dan langkah penanganan kemiskinan, di tahun 2022 ini kabupaten Bojonegoro menginisiasi data mandiri kemiskinan daerah (Damisda),” ungkapnya.

Baca Juga :  Verifikasi Lapangan Hybrid KLA, Bupati Anna Harapkan Target Tercapai

Hal ini bertujuan agar intervensi penanganan program kemiskinan tepat guna, tepat sasaran dan benar benar diberikan kepada masyarakat miskin yang membutuhkan.

“Upaya percepatan pengentasan kemiskinan maka dibutuhkan perencaan dan langkah aksi nyata dalam penanggulangan kemiskinan yang berbasis pada data yang dapat dipertanggungjawabkan,” tandasnya.

Harapannya kedepan Damisda menjadi dasar dasar dalam perencanaan dan pengalokasian program. Berbagai inovasi dan terobosan serta kolaborasi antara pemerintah pusat, provinsi dan Pemkab Bojonegoro telah kita laksanakan dalam rangka untuk penanganan penanganan kemiskinan. (din)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Hari Jadi Provinsi Jawa Timur, Bakorwil Bojonegoro Gelar Pasar Murah
Kantor Kemenag Bojonegoro Kembali Raih Penghargaan Pengelolaan Keuangan Terbaik
Pemkab Bojonegoro Akan Bangun 170 Km Jalan Desa Melalui Dana BKK 
Serahkan SK PPPK Nakes, Bupati Anna Ajak Tingkatkan Kualitas SDM
Pemkab Bojonegoro Terima Penghargaan Realisasi PAD Tertinggi Se Indonesia
Lantik Pejabat Lingkup Pemkab, Bupati Anna Wanti-wanti Tahun Politik
Penetapan Hari RPL di Bojonegoro, Pemkab Bojonegoro Lanjutkan RPL Jenjang Magister
Pemkab Bojonegoro Sosialisasikan Rencana Tindak Darurat Bendungan Pacal

Berita Terkait

Sabtu, 4 November 2023 - 08:37

Cak Imin Klaim Dapat Dukungan Habib di Solo: Mereka Soroti Pendidikan

Kamis, 10 Februari 2022 - 08:45

Komunitas Petani Muda Bojonegoro Deklarasi Gus Muhaimin Jadi Presiden 2024

Berita Terbaru

Beberapa varietas yang disukai adalah Inpari 32. Para petani menyukai varietas ini karena dinilai memiliki beberapa keunggulan.

Pertanian

Jelang Musim Tanam, Petani Lebih Suka Benih Inpari 32

Minggu, 5 Nov 2023 - 05:06