Sukses Laksanakan Program RPL, Bupati Bojonegoro Jadi Pembicara Forum Pertides

- Reporter

Kamis, 10 November 2022 - 00:09

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Kabupaten Bojonegoro sebagai salah satu kabupaten yang telah melaksanakan progam Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) Desa. Program ini juga berguna mendukung percepatan capaian SDGs Desa, menuju kemandirian desa yang utamanya di sektor sosial ekonomi yang didukung dari potensi pertanian sebagaimana menjadi tujuan dari program Transformasi Ekonomi Kampung Terpadu (TEKAD).

Sebagai kabupaten yang melaksanakan program RPL, Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah hadir sebagai narasumber pada Kegiatan Forum Perguruan Tinggi Untuk Desa (Pertides). Acara berlangsung pada 8-10 November 2022 di Hotel Borobudur Jakarta dengan tema Penguatan Peran Perguruan Tinggi Untuk Mengakselerasi Transformasi Ekonomi Kampung Terbadu Bagi Kesehatan Masyarakat.

Bupati Bojonegoro bersama Rektor UNESA, Rektor UNY dan Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Pemberdayaan Masyarakat Desa, Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi memberikan paparan pada diskusi panel dengan tema “Best Practice Implementasi Program RPL Desa untuk Mendukung Transformasi Ekonomi Kampung Terpadu”.

Pada kesempatan ini Bupati Bojonegoro menyampaikan, bahwa dengan adanya program Rekognisi Pembelajaran Lampau Desa (RPL Desa) ini bisa membuka peluang pengembangan sasaran penerima beasiswa yaitu para pelaku pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa.

Peserta program RPL Bojonegoro dengan jumlah mahasiswa sebanyak 999 (sembilan ratus sembilan puluh sembilan) orang, yang terdiri atas 394 (tiga ratus sembilan puluh empat) orang mahasiswa di UNY dan 605 (enam ratus lima) orang mahasiswa di UNESA.

Selanjutnya Bupati Bojonegoro juga menjelaskan bahwa dengan adanya program RPL bagi pegiat desa di Kabupaten Bojonegoro diharapkan dapat meningkatkan kualitas, kapasitas, dan kompetensi para pegiat desa yang terlibat dalam perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa, yang akan berdampak kepada kemajuan desa di berbagai bidang baik bidang ekonomi, sosial, maupun ketahanan masyarakat desa sebagaimana 18 Goals dalam SDGs Desa serta mendukung percepatan peningkatan status Indeks Desa Membangun.

Baca Juga :  Pemkab Bojonegoro Terima Penghargaan Realisasi Pendapatan Daerah Tertinggi

Sebagai keberlanjutan program RPL Desa, maka Pemerintah Kabupaten Bojonegoro telah merencanakan program Beasiswa RPL Desa Generasi ke II pada tahun 2023 dengan jumlah 750 (tujuh ratus lima puluh) orang pegiat desa. “Untuk itu, guna terlaksananya rencana Program RPL Desa di Tahun 2023, maka kami terus mengharapkan dukungan dan kerjasama dengan berbagai pihak,” jelas Bupati Bojonegoro saat menutup paparan. (din)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Hari Jadi Provinsi Jawa Timur, Bakorwil Bojonegoro Gelar Pasar Murah
Kantor Kemenag Bojonegoro Kembali Raih Penghargaan Pengelolaan Keuangan Terbaik
Pemkab Bojonegoro Akan Bangun 170 Km Jalan Desa Melalui Dana BKK 
Serahkan SK PPPK Nakes, Bupati Anna Ajak Tingkatkan Kualitas SDM
Pemkab Bojonegoro Terima Penghargaan Realisasi PAD Tertinggi Se Indonesia
Lantik Pejabat Lingkup Pemkab, Bupati Anna Wanti-wanti Tahun Politik
Penetapan Hari RPL di Bojonegoro, Pemkab Bojonegoro Lanjutkan RPL Jenjang Magister
Pemkab Bojonegoro Sosialisasikan Rencana Tindak Darurat Bendungan Pacal

Berita Terkait

Sabtu, 4 November 2023 - 08:37

Cak Imin Klaim Dapat Dukungan Habib di Solo: Mereka Soroti Pendidikan

Kamis, 10 Februari 2022 - 08:45

Komunitas Petani Muda Bojonegoro Deklarasi Gus Muhaimin Jadi Presiden 2024

Berita Terbaru

Beberapa varietas yang disukai adalah Inpari 32. Para petani menyukai varietas ini karena dinilai memiliki beberapa keunggulan.

Pertanian

Jelang Musim Tanam, Petani Lebih Suka Benih Inpari 32

Minggu, 5 Nov 2023 - 05:06