Tekankan Peran IMP, Bupati Bojonegoro : Angka Stunting Bojonegoro Terendah Kedua se Jatim

- Reporter

Kamis, 8 Desember 2022 - 03:16

facebook twitter whatsapp copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO – Pemkab Bojonegoro terus menekankan pentingnya peran Institusi Masyarakat Pedesaan (IMP) dalam percepatan penurunan kasus stunting. Ini sebagai langkah mendukung tercapainya target nasional, yakni prevalensi stunting di bawah 14 persen pada 2024.

Penegasan ini disampaikan Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah saat memberi pembinaan melalui zoom meeting kepada kader IMP di Pendopo Kecamatan Bojonegoro, Kamis (8/12/2022). 

Bupati Anna menjelaskan saat ini pemerintah telah menetapkan stunting sebagai isu prioritas nasional. Sasaran dan strategi penanganannya telah ditetapkan melalui Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Berbagai upaya dan sinergi semua pihak dilakukan. Saat ini Kabupaten Bojonegoro angka stunting terendah nomor dua se-Jawa Timur setelah Kota Surabaya,” ucap Bupati Anna.

Baca Juga :  Tambahan Jargas 10.000 SR, Harus Lebih Banyak Rakyat Yang Bisa Menikmati.

Ibu Pembangunan Bojonegoro ini juga menjelaskan bahwa peran IMP sangat penting dalam penyampaian informasi terhadap percepatan penurunan stunting. Karena mereka garda terdepan yang bersinggungan langsung dengan masyarakat. Oleh karena itu, pembinaan IMP sangat diperlukan untuk meningkatkan kualitas para kader baik dalam pengendalian Angka Kematian Ibu (AKI), Angka Kematian Bayi (AKB) serta penanganan stunting di Bojonegoro.

Bupati Perempuan Pertama di Bojonegoro ini juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya untuk semua pihak atas kerja sama selama ini. Yakni dengan ikut mempersiapkan generasi yang berkualitas menuju Indonesia emas.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Bojonegoro Heru Sugiharto menambahkan bahwa tujuan pembinaan IMP ini untuk meningkatkan kepedulian dan peran serta IMP agar menjadi pengelola dan pelaksanaan program KB yang dinamis dan mandiri. Terutama dalam menyelenggarakan kegiatan yang berkaitan dengan pendewasaan usia perkawinan, pengaturan kelahiran, pembinaan ketahanan keluarga dan peningkatan kesejahteraan keluarga.

Baca Juga :  Pemkab Bojonegoro Bahas Persiapan New Normal

“Di samping itu untuk meningkatkan pengetahuan, bertambahnya wawasan kader terhadap program Pembangunan Keluarga Kependudukan dan Keluarga Berencana (BANGGA KENCANA) sekaligus koordinasi sesama kader IMP dalam membangun kualitas SDM kader IMP yang respon dan tanggap di tengah masyarakat,” imbuhnya.

Heru Sugiharto juga menjelaskan bahwa prevalensi angka stunting di Bojonegoro mengalami penurunan. Menurut data bulan timbang bayi pada Februari 2022, terdapat 73.045 balita dengan prevalensi stunting 3.804 atau setara dengan 5,2%. 

Sedangkan dari hasil bulan timbang bayi pada Agustus 2022 sebanyak 74.626 balita dengan prevalensi stunting 2.225 atau 2,97%.

“Dengan capaian penurunan tersebut, mari kita tingkatkan kerja sama dan sinergitas dari semua stakeholder guna mendukung tercapainya target nasional di tahun 2024,” ungkapnya.

Baca Juga :  Tahun Ini, Pemkab Siapkan Rp 78,54 Miliar Rehap RTLH

Sementara, salah satu pegiat IMP Siti Kotijah dari Desa Sendangrejo Kecamatan Dander antusias mengikuti pembinaan yang diselenggarakan oleh Pemkab Bojonegoro. Baginya, kegiatan ini menjadi bukti adanya perhatian pemerintah kepada kader IMP.

“Terima kasih atas perhatian dan ilmu yang diberikan. Semoga pembinaan ini menjadi penambah semangat bagi kader IMP dalam memberikan pendampingan kepada masyarakat,” harapnya.

Turut hadir dalam kegiatan ini, Staf Ahli Bidang Ekonomi Keuangan dan Pembangunan Elzadeba Agustina, Kepala OPD terkait, Forkopimcam, Kepala Desa, Koordinator Penyuluh KB Kecamatan Dander, Kapas, dan Bojonegoro. (fit)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Hari Jadi Provinsi Jawa Timur, Bakorwil Bojonegoro Gelar Pasar Murah
Kantor Kemenag Bojonegoro Kembali Raih Penghargaan Pengelolaan Keuangan Terbaik
Pemkab Bojonegoro Akan Bangun 170 Km Jalan Desa Melalui Dana BKK 
Serahkan SK PPPK Nakes, Bupati Anna Ajak Tingkatkan Kualitas SDM
Pemkab Bojonegoro Terima Penghargaan Realisasi PAD Tertinggi Se Indonesia
Lantik Pejabat Lingkup Pemkab, Bupati Anna Wanti-wanti Tahun Politik
Penetapan Hari RPL di Bojonegoro, Pemkab Bojonegoro Lanjutkan RPL Jenjang Magister
Pemkab Bojonegoro Sosialisasikan Rencana Tindak Darurat Bendungan Pacal

Berita Terkait

Sabtu, 4 November 2023 - 08:37

Cak Imin Klaim Dapat Dukungan Habib di Solo: Mereka Soroti Pendidikan

Kamis, 10 Februari 2022 - 08:45

Komunitas Petani Muda Bojonegoro Deklarasi Gus Muhaimin Jadi Presiden 2024

Berita Terbaru

Beberapa varietas yang disukai adalah Inpari 32. Para petani menyukai varietas ini karena dinilai memiliki beberapa keunggulan.

Pertanian

Jelang Musim Tanam, Petani Lebih Suka Benih Inpari 32

Minggu, 5 Nov 2023 - 05:06