oleh

Lelang Selesai, Bupati Anna Harap Pembangunan Trotoar Selesai Tepat Waktu

BOJONEGORO – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melalui Dinas PKP Cipta Karya, tahun 2021 ini mengalokasikan anggaran sekitar Rp 24,6 miliar untuk pembangunan saluran drainase dan trotoar. Anggaran tersebut bersumber dari APBD kabupaten setempat.

Dana tersebut untuk membangun saluran drainase dan trotoar di 6 titik yang berada.di Jl. K.H. Hasyim Ashari, Jl. Dr. Sutomo, Jl. Panglima Sudriman, Jl. Imam Bonjol, Jl. Trunojoyo, Jl. Mastrip, dan 1 titik pembangunan trotoar di Jl. Gajah Mada.

Bupati Bojonegoro, Anna Muawanah menekankan agar pembangunan saluran drainase dan trotoar tahun ini bisa selesai sesuai dengan kontrak. Diharapkan, tidak ada pembangunan trotoar dan drainase yang mangkrak. Sebab sangat merugikan masyarakat.

Baca Juga :  Pemkab Bojonegoro Gelontorkan Hibah DAK Madrasah Aliyah Rp 13,5 Miliar lebih

“Saya harap tidak ada lagi pembangunan saluran drainase dan trotoar yang mangkrak di tahun ini,” kata Bupati Anna.

“Oleh karena itu saya perintahkan Saudari Sekretaris Daerah bersama OPD terkait untuk melakukan langkah-langkah teknis,” tambahnya.

Sesuain instruksi tersebut, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bojonegoro Dra. Nurul Azizah, MM, pada Rabu (30/06/2021) sore bersama OPD terkait, melakukan cek lokasi pembangunan saluran drainase dan trotoar yang terkesan lamban di 4 titik yang berada di Jl. Mastrip, Jl. P. Sudirman.

Lalu, Jl. Dr. Sutomo, dan Jl. Hasyim Ashari serta melaksanakan rapat terbatas bersama OPD terkait dan rekanan pada Kamis (01/07/2021).

Baca Juga :  Kabupaten Bojonegoro Masuk Finalis Top Inovasi Pelayanan Publik 2021

Sekda menyampaikan, bahwa cek lokasi tersebut juga melibatkan rekanan, sehingga hasil croscek lapangan langsung disampaikan ke rekanan untuk segera ditindaklanjuti. Penebangan dan mencabut akar pohon menjadi tanggungjawab rekanan.

“Kami sampaikan ke rekanan untuk penebangan pohon dan mencabut akar pohon yang sudah menjadi tanggungjawab mereka untuk segera dilaksnakan secepatnya,” ucap Sekda.

Dijelaskan, rekanan telah menyampaikan, bahwa di minggu pertama bulan Juli ini akan segera ada pekerjaan dengan menggunakan alat berat diantaranya penggalian saluran, pencabutan akar pohon dan pemasangan U Ditch.

Baca Juga :  Pemkab Bojonegoro Dorong Realisasi Wisata Tebing Gupit Desa Sumuragung

Sekda menambahkan, tentunya tahapan di awal Juli ini juga berlaku sama di 3 titik pekerjaan yang lain. Sekda beraharap kepada rekanan agar dalam pengerjaannya untuk memperhatikan kondisi lingkungan sekitar, termasuk arus lalu lintas.

Harus diperhatikan tahapan dalam pengiriman bahan material, jangan sampai drainase belum digali tapi U Ditch sudah menumpuk sehingga mengganggu arus lalu lintas atau sebaliknya sudah ada penggalian tapi U Ditch belum tersedia yang berakibat adanya genangan air.

“Dan yang lebih penting lagi adalah kualitas pekerjaan harus diutamakan,” imbuhnya. (bid/mil)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *