oleh

Gandhi : Kami Juga Bisa Melaporkan Balik

bojonegorotoday.com – Gandhi Koesmianto alias Go Kian An menganggap bahwa pelaporan yang dilakukan Tan Tjien Hwat atas tuduhan pasal 263 KUHP kepada dirinya pada 01 April 2020 lalu merupakan pengalihan isu.

“Terkait pelaporan itu, kami tidak gentar sama sekali,” katanya kepada bojonegorotoday.com, Kamis (03/11/2020).

Hal itu, lanjut Gandhi, pengalihan isu dari proses hukum yang saat ini seharusnya dilakukan eksekusi kepengurusan Klenteng Tri Dharma Hok Swie Bio Bojonegoro yang diduga asetnya dialihkan ke Yayasan Pribadi.

Secara tegas, Gandhi sangat menyayangkan adanya pelaporan tersebut. Ia dilaporkan atas tuduhan tindak pidana pemalsuan surat. Meski demikian, Gandhi tetap menghormati dan mengikuti proses hukum yang ada.

Yang menjadi pertanyaan, kata Gandhi, perihal pelaporan tersebut. Sebab ia dilaporkan secara pribadi, akan tetapi justru menjadi pertanyaan besar lantaran menyangkut pautkan kepengurusannya.

“Jika saya pribadi yang dilaporkan kenapa harus kepengurusan yang dipermasalahkan,” ucap Gandhi.

Keputusan Mahkamah Agung terkait eksekusi aset Klenteng, pihaknya hingga saat ini masih menunggu pelaksanaan eksekusi aset Klenteng Hok Swie Bio Bojonegoro. Menurut Gandhi, pada dasarnya sudah ada pra eksekusi.

Selain itu, adanya surat dari Pengadilan Negeri (PN) Bojonegoro ke Polres Bojonegoro dan sampai saat ini eksekusi tersebut belum dijalankan lantaran masih pandemik global Virus Corona (Covid-19).

“Keputusan eksekusi sudah ada, namun belum ada pelaksanaan, karena dari pihak kepolisian disampaikan masih masa pandemi,” jelasnya.

Gandhi menyampaikan, pihaknya juga memiliki hak yang sama untuk mengadukan atau melaporkan balik, tentang dugaan pengalihan aset klenteng ke Yayasan Pribadi (Yayasan HSBB).

Gandhi Koesmianto berharap permasalahan tersebut diselesaikan dengan damai. Namun jika tidak bisa dengan cara damai, maka pihaknyaa juga akan melaporkan Tan Tjien Hwat ke aparat penegak hukum. (mil/yud)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *