oleh

2020, Polres Bojonegoro Ungkap 3 Kasus Korupsi

bojonegorotoday.com – Kepolisian Resor (Polres) Bojonegoro berhasil mengungkap 3 kasus dugaan tindak pidana korupsi (tipikor) pada tahun 2020. Perkembangan perkara tersebut telah P-21 (berkas dinyatakan lengkap) serta selesai tahap dua.

Kasat Reskrim Polres Bojonegoro, AKP Iwan Hari Poernwanto SH mengungkapkan, bahwa kasus dugaan tindak pidana korupsi itu menyeret Ketua Pokmas (Kelompok Masyarakat) dan dua Mantan Kepala Desa di Kabupaten Bojonegoro.

“Ada tiga tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi ini,” kata Kasat Reskrim Polres Bojonegoro kepada Media Online bojonegorotoday.com, Selasa (05/01/2021).

Tiga tersangka itu yakni, Imron Amirudin selaku Ketua Pokmas Singosari Desa Sudu, Kecamatan Gayam, dalam pengelolaan Dana Hibah Provinsi TA 2018 senilai Rp 250.000.000 dengan Kerugian Negara sebesar Rp 161.796.918.

Lalu, lanjut Kasat, tersangka Danang Puji selaku Mantan Kepala Desa/Kecamatan Trucuk dalam pengelolaan Dana Desa (DD) 2018 senilai Rp 1.750.337.802 dan 2019 senilai Rp 1.926.781.600 dengan Kerugian Negara sebesar Rp 780.200.498.

Kemudian, tersangka Mukti Ali selaku Mantan Kades (Kepala Desa) Wotanngare, Kecamatan Kalitidu dalam pengelolaan Dana Desa Tahun Anggaran 2019 senilai Rp 3.143.132.673 dengan jumlah Kerugian Negara sebesar Rp 1.060.056.793.

“Akibat perbuatannya, tersangka terancam Pasal 2 Ayat (1) dan atau Pasal 3 UU RI No 31 tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU RI No 20 tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi,” jelasnya.

Kasat Reskrim menambahkan, pihaknya berharap kinerja di tahun 2021 akan lebih baik dari tahun sebelumnya. Ia menegaskan tidak tebang pilih dalam tindak pidana korupsi. Siapapun yang terlibat bakal ditindak tegas sesuai peraturan yang ada.

“Jangan main-main dengan uang negara, jika terbukti ada penyelewengan akan kami tindak tegas,” imbuhnya menegskan. (mil/yud)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *